Bola.net - - Manchester City mampu memukau sepakbola dengan permainan menyerang nan dominan mereka musim ini. Dengan bermodal permainan indah dan mematikan, Man City sukses meraih gelar juara Premier League sembari memecahkan berbagai rekor.
Meski demikian, Manchester City bukanlah klub yang mendapatkan uang paling banyak dari Premier League musim ini. Setelah liga berakhir, pihak operator memberikan hak setiap tim, sesuai dengan jatah yang harusnya mereka dapat.
Premier League mendapat banyak pujian karena memiliki kebijakan yang sangat adil dalam hal pembagian uang hadiah dan hak siar televisi setiap musimnya. Sebagai liga yang paling mahal, semua kontestan Premier League memang mendapatkan dua tipe uang dari operator.
Yang pertama adalah jatah pasti dari pos hak siar domestik, hak siar luar negeri, dan juga iklan terpusat. Untuk hak siar domestik, setiap klub mendapatkan £34.812.558. Untuk hak siar luar negeri, setiap klub mendapatkan £40.771.108. Untuk iklan terpusat, setiap klub mendapatkan dana sebesar £4.838.892. Artinya, setiap klub dijamin mendapatkan uang senilai £.
Lalu ada pembagian uang berdasarkan posisi di klasemen akhir (merit payment) dan juga dana fasilitas yang diberikan setiap kali pertandingan mereka ditayangkan secara langsung di televisi. Setiap peringkat bernilai £1.931.268. Artinya, peringkat 20 West Brom mendapatkan £1.931.268 sedangkan Man City yang menjadi juara mendapatkan £38.625.360.
Lalu ada dana fasilitas yang diberikan setiap kali pertandingan sebuah klub ditayangkan secara langsung di televisi. Setiap klub dijamin mendapatkan £12.312.666 dari pos ini. Setelah melebihi 10 pertandingan, setiap pertandingannya akan menghasilkan £1.129.879 per pertandingan.
Menariknya, Manchester City yang menjadi juara bukanlah klub yang mendapatkan penghasilan terbesar. Titel itu menjadi milik Manchester United.
Derby (Finansial) Manchester

Manchester City tentu saja unggul di pos merit payment. Sebagai juara, City mendapatkan uang paling banyak dari pos ini sebesar £38.625.360. United yang finis di posisi dua mendapatkan £36.694.092.
Namun United mampu mengungguli City di aspek facility fees. Pertandingan Manchester United, meski dalam hal permainan tidak semenarik laga-laga Man City, ternyata lebih diminati.
Pertandingan Manchester United ditayangkan secara langsung dalam 28 kesempatan. Artinya, mereka berhak mendapatkan £12.312.666 + (18 x £1.129.879) = £32.650.495. Sementara itu, pertandingan Man City disiarkan langsung 26 kali dan City mendapatkan dana fasilitas sebesar £30.390.736.
Secara keseluruhan, Manchester United mendapatkan £149.767.145 dari Premier League musim ini, paling tinggi di antara semua kontestan. Sedangkan Manchester City berada di peringkat dua dengan mengeruk uang sebesar £149,438,654.
Elitnya Klub-klub Kelas Atas Inggris

Seperti halnya persaingan dua tim di puncak, persaingan di empat posisi selanjutnya pun cukup unik. Tottenham yang finis di peringkat tiga ternyata masih kalah dalam hal pendapatan dibanding Liverpool yang berada di peringkat empat. Spurs mendapatkan £144.446.238 sementara Liverpool mengantongi £145.904.609.
Hal yang sama juga berlaku di posisi lima dan enam. Chelsea yang berada di posisi lima hanya mendapatkan £141.713.582 sedangkan Arsenal yang finis di posisi enam mengeruk £142.042.073.
Artinya, enam klub teratas di Inggris berhasil mendapatkan dana masing-masing di kisaran 140-an juta pound. Tapi kesenjangan mulai terlihat jika kita melihat klub-klub yang finis di bawahnya.
Burnley yang berada di peringkat tujuh hanya mendapatkan £119.772.976. Klub non enam besar yang mendapatkan uang paling banyak adalah Everton yang finis di peringkat tujuh dengan mengeruk dana sebesar £128.010.622.
Melimpah, Bahkan Bagi yang Terdegradasi

Namun satu hal yang tak dimiliki liga-liga lain adalah besarnya dana yang masuk ke Liga Inggris. Dari sisi hak siar saja, Premier League mendapatkan lebih dari dua miliar pound per musimnya. Serie A hanya mendapatkan tak sampai separuhnya, cuma satu miliar pound.
Alhasil, klub-klub papan bawah Inggris pun bisa menikmati gelontoran dana yang sangat besar dari liga mereka, jauh lebih besar dibanding klub-klub dari negara lain. West Brom yang berada di posisi buncit dan terdegradasi saja mendapatkan uang total sebesar £94.666.492.
Musim lalu, Juventus yang menjadi juara Serie A hanya mendapatkan sekitar 102 juta pound dari Serie A. Angka itu bahkan lebih kecil dibanding yang didapat Southampton yang musim ini nyaris terdegradasi dan akhirnya selamat dengan menempati posisi 17. Southampton mendapatkan total £107.239.572 musim ini.
Dalam hal ini, Real Madrid dan Barcelona bisa bersaing dengan para elit Premier League. Tapi hal itu dikarenakan Madrid dan Barca bisa melakukan negosiasi sendiri hak siar mereka. Alhasil, duo Clasico mendapatkan uang melimpah sementara klub-klub La Liga lainnya mendapat sangat sedikit.
Premier League Memang Kaya

Setiap klub mendapatkan £34.812.558 untuk hak siar televisi domestik. Artinya, Premier League mengeluarkan total 38 x £34.812.558 = £696.251.160. Sementara itu, untuk hak siar luar negeri, setiap klub menerima £40.771.108. Dengan kata lain, Premier League harus membayar £815.422.160 untuk pos ini.
Yang terakhir adalah pos iklan terpusat. Liga Inggris membayar total £96.777.840.
Jika dijumlah, maka Premier League sudah memberikan uang sebesar (£405.566.280 + £405.566.308 + £696.251.160 + £815.422.160 + £96.777.840) = £2.419.583.748. Uang sebesar 2,4 miliar pound itu tentu saja hanya sebagian dari pendapatan total Premier League.
Selain menghadiahkan uang untuk kontestan mereka, Premier League memberikan Parachute Money, semacam uang santunan kepada klub-klub yang terdegradasi. Uang itu tidak diberikan secara langsung tetapi secara bertahap selama empat tahun.
Musim lalu Premier League membayar £219 juta untuk delapan klub. Musim ini, angka parachute money itu naik menjadi £243 juta. Para penerima parachute money musim ini adalah Sunderland, Hull, Middlesbrough, Cardiff, Fulham, QPR, Aston Villa, dan Norwich City.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aguero: Mustahil Bermain Bersama Messi
Liga Inggris 18 Mei 2018, 22:04
-
Yorke: Tim Yang Dibangun Mourinho Sudah Sangat Bagus
Liga Inggris 18 Mei 2018, 18:11
-
Chelsea dan City Ikut Rayu Buffon
Liga Inggris 18 Mei 2018, 17:41
-
City Pertimbangkan Untuk Bajak Hazard
Liga Inggris 18 Mei 2018, 17:01
-
Guardiola Sempat Takut Gagal di Premier League
Liga Inggris 18 Mei 2018, 14:26
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez 'Menghilang' di Laga Everton vs MU, Ada Apa Gerangan?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:55
-
Pertahanan Rapat dan Solid, Kunci MU Menang 0-1 di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:46
-
Manchester United Kalahkan Everton, Benjamin Sesko: Ini Kemenangan yang Krusial!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:32
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR