
Bola.net - Rabu (25/11) jelang tengah hari waktu Argentina, dunia sepak bola berduka. Salah seorang legenda sepak bola asal Negeri Tango tersebut, Diego Armando Maradona, berpulang.
Maradona meninggal di kediamannya, di kawasan Buenos Aires Argentina. Ia berpulang pada usia 60 tahun. Henti jantung disebut sebagai penyebab kematian Si Tangan Tuhan.
Sepanjang hidupnya, terlepas dari sejumlah noktah hitam yang mencemari, Maradona merupakan sosok yang dicinta bahkan dipuja. Tak hanya sebagai pesepak bola, ada segolongan pencinta fanatiknya yang bahkan menganggap pria kelahiran Lanus, 30 Oktober 1960 ini sebagai tuhan.
Tak hanya memuja 'tuhan' mereka secara personal, para umat Maradona ini melangkah lebih jauh. Mereka mendirikan gereja sebagai tempat ibadah untuk memuja Si Tangan Tuhan. Gereja ini biasa disebut Iglesia Maradoniana atau Church of Maradona.
Simak kisah selengkapnya soal Iglesia Maradoniana dalam lanjutan artikel di bawah ini.
Didirikan 32 Tahun Silam
The Iglesia Maradoniana (Church of Maradona) is a religion created by fans of the retired Argentine football player Diego Maradona. pic.twitter.com/GhrKFNczuC
— #MiddendorpOut (@Thabiso_Dlamini) April 6, 2020
Gereja Maradona didirikan pada 30 Oktober 1998, bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-38 Maradona, di Rosario. Pendirinya adalah Héctor Campomar, Alejandro Veron and Hernán Amez. Mereka adalah pencinta garis keras Maradona.
"Agama kami adalah sepak bola. Seperti semua agama lain, kami harus punya sosok tuhan," kata Alejandro Veron, seperti dilansir dari Guardian.
"Kami tidak pernah melupakan mukjizat yang ia tunjukkan di lapangan dan semangat dalam diri kami, para pencintanya, yang ia bangkitkan," sambungnya.
Gereja ini memiliki simbol D10S. Ini merupakan gabungan dari kata Dios (Bahasa Spanyol untuk Tuhan) dan angka 10, yang merupakan nomor punggung sang legenda.
Memiliki Setengah Juta Umat
#TheJam97fm STRANGE BUT TRUE powered by @Shell_Uganda
— Radiocity 97FM (@97fmRadiocity) October 6, 2020
There is a religion called Iglesia Maradoniana who pray in the Maradonian Church and worship Diego Maradona as their god.
They even have their own 10 commandments.
This is their handle twitter @IGMARADONIANA pic.twitter.com/MKcbPaQn6W
Meski disebut sebagai praktik sinkretisme dari gereja Katolik, tak ada yang menghalangi Gereja Maradona memiliki pengikut. Pada akhir 2019 lalu, menurut catatan America Magazine, gereja ini sudah memiliki tak kurang dari setengah juta umat pengikut.
Ingin menjadi anggota dari gereja tersebut? Mudah saja. Anda tinggal mendaftar melalui akun twitter resmi gereja tersebut @Igmaradoniana.
Saat ini, pengikut gereja Maradona tak hanya berasal dari Argentina. Pada 2017, menurut catatan The Bubble, ada pengikut gereja yang berasal dari Bolivia, Kolombia, Brasil, Uruguay, Prancis, dan Kanada.
Salah seorang umat Maradona dari Italia, Andrea Camera, bahkan jauh-jauh meninggalkan tanah kelahirannya ke Argentina hanya untuk bertemu sang pujaan.
"Saya memang masih belum bertemu dengannya. Namun, saya menemukan kenyamanan dan ketenangan di Gereja Maradona ini," kata pria asal Napoli tersebut.
Ibadah di Gereja Maradona
#NavidadMaradoniana Felices #60D10S Reunidos con el AMOR de siempre, respetando distancias, llegaron los bautismos virtuales. Gracias a todos los que desde lugares insolitos se sumaron on line. #IglesiaMaradoniana #Napoli #Argentina #futbol pic.twitter.com/myb6u73475
— IGLESIA MARADONIANA (@IGMARADONIANA) October 31, 2020
Lazimnya gereja, Iglesia Maradoniana juga menyelenggarakan peribadatan. Misa diadakan tiap pekan, biasanya pada hari Sabtu.
Jangan bayangkan acara ini berlangsung resmi. 'Misa' Gereja Maradona, yang berlangsung berpindah-pindah tempat ini, biasanya diisi dengan permainan kartu, makan sosis bakar, minum bir, sembari saling berkisah soal bagaimana Maradona menginspirasi mereka.
Jika ada yang sedikit resmi, itu adalah ketika ada acara pembaptisan.
Pembaptisan dihelat dengan cara mereplikasi gol Tangan Tuhan Maradona ke gawang Timnas Inggris pada Piala Dunia 1986. Setelah gol, umat yang dibaptis menerima sertifikat sebagai tanda telah resmi menjadi anggota Gereja Maradona.
Natal dan Paskah di Gereja Maradona
The God is Dead#iglesiamaradoniana pic.twitter.com/kAul0u9Kpi
— Andi Fitriyanto (@indoheathen) November 26, 2020
Jamaknya dalam sebuah agama, dalam kepercayaan para pengikut Gereja Maradona ini juga dikenal hari raya. Ada dua hari raya yang dikenal para pengikut Gereja Maradona ini.
Ada dua hari raya bagi para pengikut Gereja Maradona. Pertama adalah Natal Maradona dan kedua adalah Paskah Maradona.
Natal Maradona dirayakan sesuai dengan kelahiran Maradona, pada 30 Oktober. Sementara, Paskah Maradona dirayakan pada 22 Juni, tanggal ketika Maradona menunjukkan aksi gol Tangan Tuhan ke gawang Inggris pada Perempat Final Piala Dunia 1986.
Sama seperti perayaan Natal pada umumnya, perayaan Natal Maradona dimeriahkan dengan kehadiran pohon Natal. Dalam Natal Maradona, pohon dihias dengan warna putih dan biru langit, seperti kostum kebesaran Timnas Argentina. Dahan dan ranting pohon Natal Maradona dihias foto sang legenda yang tersenyum sembari memegang jersey Timnas Argentina.
Jelang tengah malam, saudari Maradona, María Rosa Maradona menuturkan sejumlah petuah. Kemudian, para pendiri Gereja Maradona menghitung sampai sepuluh, mengenang kehadiran D10S ke muka bumi.
Setelahnya, para umat Gereja Maradona ini menyantap hamburger dan meminum bir. Tak lupa mereka menyanyikan chant, "Siapa yang tidak melompat adalah orang Inggris". Perayaan ini pun ditutup dengan doa Diego Nuestro.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Diego Maradona dan Mitos-nya yang Meninggalkan Dunia
- Potret Duka Napoli dan Argentina Usai Maradona Tutup Usia
- Diego Maradona Tiada, Video Pemanasan Nyentriknya yang Melegenda Kembali Viral
- Menelusuri Hubungan Lionel Messi dengan Diego Maradona
- Usai Duel di Lapangan, Zidane dan Conte Ucapkan Duka untuk Maradona
- Virus Corona Segera Hilang, dan Permintaan Terakhir Diego Maradona Sebelum Tutup Usia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Inggris: Maradona Lebih Baik dari Messi dan Ronaldo!
Piala Dunia 26 November 2020, 21:23
-
Khabib Nurmagomedov dan Mike Tyson Ikut Berduka Atas Meninggalnya Maradona
Bolatainment 26 November 2020, 20:45
-
Kisah Maradona yang Pernah Membangkang Perintah Napoli Demi Ikuti Laga Amal
Bolatainment 26 November 2020, 20:15
-
10 Pemain yang Mendapat Julukan 'Next Diego Maradona' (Bagian 1)
Liga Champions 26 November 2020, 18:27
-
Mengenang Maradona Kala Bermain untuk Tottenham Dengan Sepatu Pinjaman
Liga Inggris 26 November 2020, 18:25
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR