
Bola.net - Penyerang Borussia Monchengladbach Marcus Thuram dan winger Borussia Dortmund Jadon Sancho kompak memberikan pesan solidaritas kepada George Floyd.
Thuram baru saja bermain membela Gladbach melawan Union Berlin. Di laga itu ia mencetak dua gol dan membantu timnya menang 4-1.
Sementara itu Sancho membela Dortmund melawan Paderborn. Ia mengemas hattrick dan membawa timnya menang telak 6-1.
Usai mencetak gol, keduanya melakukan selebrasi yang sedikit berbeda. Marcus memilih berlutut dengan satu kaki, sementara Sancho menulis sebuah pesan di kaus dalamnya.
Solidaritas untuk George Floyd

Keduanya melakukan itu demi mengirimkan pesan solidaritas kepada George Floyd. George adalah seorang warga kulit hitam dari Minneapolis, Amerika, yang meninggal setelah lehernya ditekan dengan lutut selama sekitar sembilan menit oleh seorang polisi kulit putih bernama Derek Chauvin yang hendak menahannya.
Videonya insiden brutal itu kemudian menjadi viral. Gelombang protes muncul di sejumlah kota di Amerika dan menjalar ke beberapa negara lain, termasuk di Jerman.
Di kaus dalamnya, Sancho menuliskan: "Keadilan untuk George Floyd."
#BlackLivesMatter #JusticeForGeorgeFloyd pic.twitter.com/HX7JYZrR5l
— Borussia Dortmund (@BlackYellow) May 31, 2020
Sementara itu aksi simbolis Marcus meniru aksi beberapa pemain NFL di Amerika yang pernah berlutut saat lagu kebangsaan negara tersebut dikumandangkan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes atas aksi rasisme dan ketikdakadilan yang terus dialami warga kulit hitam di negeri Paman Sam.
No explanation needed. pic.twitter.com/5JO1CCJexU
— Gladbach (@borussia_en) May 31, 2020
Kecaman dari Antonio Rudiger

Bek timnas Jerman yang membela Chelsea, yakni Antoni Rudigers, ikut geram atas peristiwa brutal yang menimpa George Floyd. Ia makin emosi karena merasa polisi yang harusnya jadi pelindung masyarakat malah bertindak brutal hingga menghilangkan nyawa orang lain.
Ia pun tak mau insiden seperti itu dibiarkan terjadi lagi. Ia berharap semua orang mau bergerak untuk menghapus aksi rasisme.
If the police, whose work it is to protect and serve people, behave with such racism and brutality then I'm losing all respect for this system in the USA. 🤦🏾♂️🤦🏾♂️ These incidents are not single cases anymore... actions need to be taken. #StopRacism #DerekChauvin
— Antonio Rüdiger (@ToniRuediger) May 27, 2020
"Jika polisi, yang tugasnya melindungi dan melayani orang, berperilaku dengan aksi rasisme dan kebrutalan seperti itu maka saya kehilangan rasa hormat terhadap sistem ini di USA. Insiden ini bukan kasus tunggal lagi ... tindakan perlu diambil. #StopRacism #DerekChauvin."
(Twitter)
Jangan Lewatkan:
- Sangar di Atas Ring, Undertaker Ternyata Mak Comblang yang Cihuy
- Sara Salamo Bahas Hubungan Seks dengan Isco di Media: Kami Sangat Kompetitif
- Ariel Tatum Hingga Tyas Mirasih: Artis Cantik yang Pernah Jatuh di Pelukan Pesepak Bola Indonesia
- Mantan Kapten Persib Atep Siap Terjun di Pilkada Kabupaten Bandung
- Isi Jeda Kompetisi, Dendi Santoso Jadi Youtuber
- Gaya Rambut Baru Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Siapa Lebih Keren?
- Lisa Trede, Si Cantik Jago Berkuda yang Selalu Setia Temani Thomas Muller
- Delapan Tahun Menikah, Begini Potret Keharmonisan Coutinho dan Aine
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rangkaian Fakta Menarik di Balik Hattrick Jadon Sancho
Bundesliga 1 Juni 2020, 10:43
-
No Haaland No Party? Ah, Dortmund Masih Punya Jadon Sancho
Bundesliga 1 Juni 2020, 09:11
-
Mengenal Kai Havertz Lebih Dekat, Sang Playmaker Masa Depan Jerman
Bundesliga 1 Juni 2020, 07:30
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR