Bola.net - Bundesliga dikenal sebagai liga yang dipenuhi pemain-pemain muda berbakat. Bolaneters bisa menemukan pesepakbola muda dengan bakat-bakat luar biasa hampir di seluruh 18 kontestan Bundesliga.
Salah satu bakat muda yang bersinar terang di Bundesliga dalam beberapa tahun terakhir adalah Kai Havertz. Pemuda berusia 21 tahun itu dikenal oleh para pecinta sepakbola berkat permainannya bersama Bayer Leverkusen.
Mengawali karirnya di usia yang sangat muda, Havertz berhasil menjelma menjadi salah satu bintang yang paling bersinar di skuat Die Werkself. Ia disebut-sebut akan menjadi playmaker masa depan Timnas Jerman.
Kecemerlangan sang playmaker ini juga membuat banyak klub tertarik mendapatkannya. Bolaneters bisa melihat sehari-hari bagaimana sejumlah raksasa Eropa berebut untuk mendapatkan tanda tangannya.
Lantas siapa sih Kai Havertz dan mengapa ia bisa begitu bersinar di skuat Bayer Leverkusen? Kami mengajak Bolaneters sekalian untuk mengenal lebih dalam bintang masa depan Jerman ini.
Putra Daerah Aachen

Lahir 11 Juni 1999 di Aachen, pada mulanya ia bermain untuk SV Alemannia Mariadorf tahun 2003 hingga 2009, untuk Alemannia Aachen tahun 2009 sampai 2010 dan sejak saat itu hingga sekarang loyal bersama Bayer 04 Leverkusen.
Kai merupakan putra dari seorang ayah yang berprofesi sebagai polisi dan ibu yang merupakan pengacara sukses di Jerman ini telah memainkan 113 pertandingan selama kariernya di Bundesliga. Dari jumlah tersebut, ia telah memenangi 54 laga.
Havertz memainkan semua pertandingan profesionalnya di Bundesliga sebagai bagian dari Die Werkself. Bersama mereka, Havertz telah memasukkan total 34 bola ke gawang lawan. Pada tahun 2016, ia dianugerahi medali perak U-17 Fritz Walter Medal - serangkaian penghargaan tahunan yang diberikan oleh Asosiasi Sepak Bola Jerman untuk para pemain muda berbakat- sebelum membobol masuk tim senior Leverkusen di musim berikutnya.
Debut tim senior Havertz untuk Leverkusen terjadi pada 15 Oktober 2016 saat melawan Werder Bremen, menjadikannya pemain termuda dalam sejarah klub di divisi utama sepak bola Jerman pada usia 17 tahun dan 126 hari.
Ia mengklaim rekor lain sebelum musim 2016/2017 berakhir ketika gol pertamanya saat berhadapan dengan Wolfsburg berhasil menempatkannya sebagai pencetak gol termuda Leverkusen di Bundesliga pada usia 17 tahun.
Statistik Ciamik Musim Ini

Saudara kandung dari Leah (saudara perempuan) dan Jan (saudara laki-laki) itu telah mencetak 10 gol hingga matchday ke-28 Bundesliga kali ini. Hal tersebut menjadikannya pencetak gol terbanyak di timnya sekarang.
Dengan lima assist, ia menempati posisi ketiga penyedia assist terbanyak di timnya bersama Moussa Diaby dan Kerem Demirbay. Dengan total 45 tembakan, Kai Havertz juga adalah pemain ketiga terbanyak yang melepaskan tembakan tepat sasaran ke gawang lawan, yang empat di antaranya membentur tiang gawang.
Dengan catatan tersebut, ia berada di posisi teratas Bundesliga berbagi tempat dengan Serge Gnabry dari Bayern Muenchen. Dengan 52 umpan berbuah tembakan, gelandang setinggi 189 sentimeter itu saat ini menempati posisi ke-10 dalam statistik Bundesliga bersama Philipp Max dari FC Augsburg.
Kai Havertz memantapkan namanya untuk selalu berada di starting line-up pada 25 pertandingan sebelumnya musim ini. Dari jumlah tersebut, 15 di antaranya ia menangkan bersama dengan klubnya.
Pemain dengan nomor punggung 29 itu juga adalah salah satu pelari terkuat di Bundesliga. Jumlah total sprint yang ia lakukan musim ini adalah 718 - menempatkannya di peringkat sembilan dari seluruh pemain yang berkompetisi.
Tancap Gas

Di paruh pertama musim 2019/20, mesin Havertz masih belum panas dengan hanya mengemas dua gol dan satu assist. Namun, memasuki tahun 2020, ia langsung tancap gas. Pada pertandingan pertama Rueckrunde saja, ia langsung mengemas satu gol dan satu assist saat mengalahkan SC Paderborn.
Hingga matchday ke-28 lalu, ia sudah mengantongi 8 gol dan 4 assist di paruh kedua musim. Havertz bahkan mulai dipercaya oleh Peter Bosz untuk memimpin rekan setimnya sebagai kapten di lima kesempatan dalam enam pertandingan terakhir.
Gaya Bermain

Havertz adalah mesin penggerak di lini tengah, ia mampu bermain di mana saja di lini tengah tetapi secara alami adalah seorang playmaker yang beroperasi di belakang striker utama. Deskripsi itu sangat cocok dengan bintang Gunners saat ini, Mesut Ozil yang kerap dibandingkan dengan Havertz.
Tidak hanya bersinar di klub, ia juga bersinar di TImnas Jerman. Hingga kini, Kai Havertz telah menciptakan satu gol dari tujuh pertandingan internasional bersama timnas Jerman yang telah ia mainkan.
(Bundesliga)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rangkaian Fakta Menarik di Balik Hattrick Jadon Sancho
Bundesliga 1 Juni 2020, 10:43
-
No Haaland No Party? Ah, Dortmund Masih Punya Jadon Sancho
Bundesliga 1 Juni 2020, 09:11
-
Mengenal Kai Havertz Lebih Dekat, Sang Playmaker Masa Depan Jerman
Bundesliga 1 Juni 2020, 07:30
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR