
Bola.net - Selebrasi gol merupakan bentuk ekspresi kepuasan pemain setelah berhasil menembus gawang lawan. Bagi penonton, terkadang aksi pemain merayakan gol bisa menjadi bentuk hiburan tersendiri. Umpamanya seperti salto ala Nani atau tarian robot yang dulu sempat dipopulerkan oleh Peter Crouch.
Namun tak jarang selebrasi gol juga dimanfaatkan untuk memprovokasi lawan. Ini biasanya terjadi di laga sengit, yang melibatkan banyak kepentingan di luar sepakbola.
Tak jarang selebrasi yang kontroversial ini bahkan lebih menjadi pusat perhatian dibandingkan laga itu sendiri!
Lantas mana sajakah selebrasi gol yang sempat menuai kontroversi di dunia sepakbola? Mari kita simak satu persatu. (bola/rer)
Namun tak jarang selebrasi gol juga dimanfaatkan untuk memprovokasi lawan. Ini biasanya terjadi di laga sengit, yang melibatkan banyak kepentingan di luar sepakbola.
Tak jarang selebrasi yang kontroversial ini bahkan lebih menjadi pusat perhatian dibandingkan laga itu sendiri!
Lantas mana sajakah selebrasi gol yang sempat menuai kontroversi di dunia sepakbola? Mari kita simak satu persatu. (bola/rer)
1 dari 5 halaman
Freddie Kanoute

Masalahnya, kaos itu bertuliskan dukungan terhadap Palestina, yang saat itu memang tengah terlibat perang dengan Israel. Hal ini menjadi kontroversial karena aturan FIFA menyebutkan dengan jelas bahwa kepentingan politik dilarang masuk ranah sepakbola.
2 dari 5 halaman
Cristiano Lucarelli

Ia berlari ke pinggir lapangan, tepat di depan tribun suporter timnya. Kemudian ia melepas kaus, meletakkannya di tanah, berlutut, dan mulai melakukan gerakan layaknya orang sedang melakukan hubungan seks!
Diakui Lucarelli selebrasi itu memiliki makna bahwa ia amat mencintai klubnya sehingga memutuskan untuk 'menikahi' seragam Livorno
3 dari 5 halaman
Giorgos Katidis

Hasilnya? Katidis dilarang untuk membela tim nasional Yunani di level apapun selamanya. Anehnya lagi, usai keputusan itu dijatuhkan, Katidis mengaku ia tak rasis dan tak paham arti salam Nazi itu sendiri.
4 dari 5 halaman
Ronaldo, Robinho, dan Roberto Carlos

Tentu saja tak perlu jadi profesor untuk tahu makna selebrasi itu. Trio R tersebut mengibaratkan pemain Alaves sebagai kecoa yang begitu lemah dan mudah untuk ditaklukkan.
5 dari 5 halaman
Mario Balotelli

Usai laga terungkap bahwa itu merupakan bentuk kekesalan Balotelli terhadap media Inggris yang selalu menyudutkannya di beragam situasi. Topik ini dibicarakan cukup lama, bahkan seminggu setelah laga usai.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Benzema Bantah Perilaku Sebabkan Paceklik Gol
Piala Dunia 9 Oktober 2013, 23:29
-
'Harga Tinggi Bale Salah Spurs-Madrid'
Liga Spanyol 9 Oktober 2013, 21:23
-
'Ronaldo Akan Tetap Super Hingga Usia 35 Tahun'
Liga Spanyol 9 Oktober 2013, 19:05
-
Pogba: Juve Akan Kalahkan Madrid Satu Kali
Liga Champions 9 Oktober 2013, 18:53
-
Roberto Carlos: Bale Layak Dihargai 100 Juta Euro
Liga Spanyol 9 Oktober 2013, 18:06
LATEST UPDATE
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
-
YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
Lain Lain 9 Juli 2026, 08:59
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR