Bola.net - Final Liga Champions dini hari nanti dipastikan bakal bernuansa hijau. Hijaunya bukan karena rumput lapangan, melainkan warna dinding. Stadion Fussball Arena atau Allianz Arena, Munich, Jerman, memang bisa berganti-ganti sesuai tema.
Puluhan ribu suporter bakal disambut jutaan panel warna hijau dengan sedikit corak biru saat memasuki area stadion ini. Tema 'Go-Green' dipilih panitia pertandingan agar atmosfer laga final ini lebih netral.
Manajer Pemasaran Fussball Arena, Joe Gross menilai kombinasi warna itu tidak berkesan memihak tuan rumah dan memunculkan aura dramatis.
"Kami berusaha memaksimalkan potensi stadion ini yang bangunannya terkenal karena bisa memunculkan bermacam-macam warna. Tema hijau dengan sedikit corak biru kami pilih agar suporter dari Munich atau London merasakan suasana dramatis," ujar dia.
Stadion kandang Bayern Munich ini dikenal karena dinding luarnya dibangun dengan panel khusus berbahan Ethylene tetrafluoroethylene.
Bahan plastik khusus itu bisa memancarkan warna, terutama dari warna utama seperti biru, merah, dan kuning. Arsitek asal Swiss Herzog dan de Meuron berharap dengan adanya panel-panel itu, desain bangunan ini bisa berganti sesuai kebutuhan pertandingan.
Ketika Bayern Munich bermain sebagai tuan rumah, maka bangunan stadion jadi merah, seperti kostum tim kebanggaan warga Bavaria itu. Sebaliknya, saat tim sekota TSV 1860 Munich yang main, bangunan menjadi biru. Giliran tim nasional Jerman berlaga di sana, maka Allianz Arena berganti putih.
Stadion yang selesai dibangun pada 2005 ini akan menjadi saksi sejarah bila Munich sukses menumbangkan Chelsea. Selama Liga Champions digelar, tuan rumah laga final belum pernah juara. (mdk/did)
Puluhan ribu suporter bakal disambut jutaan panel warna hijau dengan sedikit corak biru saat memasuki area stadion ini. Tema 'Go-Green' dipilih panitia pertandingan agar atmosfer laga final ini lebih netral.
Manajer Pemasaran Fussball Arena, Joe Gross menilai kombinasi warna itu tidak berkesan memihak tuan rumah dan memunculkan aura dramatis.
"Kami berusaha memaksimalkan potensi stadion ini yang bangunannya terkenal karena bisa memunculkan bermacam-macam warna. Tema hijau dengan sedikit corak biru kami pilih agar suporter dari Munich atau London merasakan suasana dramatis," ujar dia.
Stadion kandang Bayern Munich ini dikenal karena dinding luarnya dibangun dengan panel khusus berbahan Ethylene tetrafluoroethylene.
Bahan plastik khusus itu bisa memancarkan warna, terutama dari warna utama seperti biru, merah, dan kuning. Arsitek asal Swiss Herzog dan de Meuron berharap dengan adanya panel-panel itu, desain bangunan ini bisa berganti sesuai kebutuhan pertandingan.
Ketika Bayern Munich bermain sebagai tuan rumah, maka bangunan stadion jadi merah, seperti kostum tim kebanggaan warga Bavaria itu. Sebaliknya, saat tim sekota TSV 1860 Munich yang main, bangunan menjadi biru. Giliran tim nasional Jerman berlaga di sana, maka Allianz Arena berganti putih.
Stadion yang selesai dibangun pada 2005 ini akan menjadi saksi sejarah bila Munich sukses menumbangkan Chelsea. Selama Liga Champions digelar, tuan rumah laga final belum pernah juara. (mdk/did)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kahn: Munich Akan Dominasi Eropa
Liga Champions 19 Mei 2012, 23:00
-
Lagu Tema Liga Champions Diperbarui
Bolatainment 19 Mei 2012, 21:47
-
Semua Mata Tertuju ke kota Muenchen
Liga Champions 19 Mei 2012, 21:05
-
Lahm dan Schweini Harapkan Magis Ribery di Final
Liga Champions 19 Mei 2012, 20:30
-
Ziege Ungkap Pemain Kunci Final Liga Champions
Liga Champions 19 Mei 2012, 20:00
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR