Bola.net - - Pada salah satu permainan yang paling membingungkan dalam sejarah Dota 2, tim Indonesia, BOOM ID menyerah begitu saja di pertandingan yang seharusnya mereka menangkan melawan Team Team, skuat Amerika Utara. BOOM ID pun harus menerima nasib mereka tersingkir dari Bucharest Minor karena kesalahan fatal tersebut.
Melansir Fox Sports Asia, BOOM ID melawan Team Team dalam putaran eliminasi Lower Bracket dengan sistem best of three. Pada laga penentu di Game 1, kedua tim tampaknya terlalu fokus pada teamfight yang berjalan ketat selama 49 menit.
Team Team berhasil memenangkan gank tersebut dengan membunuh semua hero BOOM ID, tapi di saat yang sama creeps tim BOOM ID berhasil menembus base Team Team dan sudah menyerang Ancient mereka.
Uniknya, baik BOOM ID dan Team Team tampaknya tidak memperhatikan kondisi tersebut. Team Team justru fokus menyerang Ancient BOOM ID, tak ada hero Team Team yang pulang ke markas untuk bertahan, mereka tak menyadari bahaya itu.
Menurut hitungan damage per minute, seharusnya creeps BOOM ID bisa lebih dahulu menghancurkan Ancient Team Team sebelum tim Amerika untuk menghancurkan markas BOOM ID. Sayangnya, tim BOOM ID tampaknya tak menyadari hal ini, mereka semua sudah mengirim pesan "GG" dan menyerah lebih cepat.
Tak luput, kesalahan fatal itu langsung dilabeli sebagai blunder paling fatal sepanjang sejarah oleh analis turnamen dan semua bagian komunitas Dota 2. BOOM ID telah melakukan blunder yang paling memalukan karena tak fokus pada permainan.
Setelah kekalahan konyol itu, BOOM ID memulihkan diri dan berhasil memenangkan game 2 - yang seharusnya jadi akhir permainan jika mereka tak membuat kesalahan. Alih-alih, mereka kembali kalah telak di game 3 dan akhirnya tersingkir dari turnamen tersebut.
Berita Video
Berita video melihat perbandingan besarnya kuota saat bermain games e-sports dengan menonton YouTube.
Baca Juga:
- Kecanduan Main PUBG Mobile, Fitness Trainer Asal India Terserang Gangguan Mental
- 4 Pemain yang Pantas Turun Rating di Update Terbaru FIFA 19
- Dari Neymar Sampai Pogba, Siapa yang Layak Jadi Pemain ke-12 FIFA 19 TOTY 2018?
- FIFA 19 FUT Team of the Year 2018 - Ronaldo dan Messi Jadi yang Terbaik
- Menanti Update Zombie Mode di PUBG Mobile
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tim Dota 2 Indonesia Membuat Blunder Paling Fatal Sepanjang Sejarah
Bolatainment 14 Januari 2019, 15:00
-
Kecanduan Main PUBG Mobile, Fitness Trainer Asal India Terserang Gangguan Mental
Bolatainment 11 Januari 2019, 15:30
-
4 Pemain yang Pantas Turun Rating di Update Terbaru FIFA 19
Bolatainment 10 Januari 2019, 15:00
-
Dari Neymar Sampai Pogba, Siapa yang Layak Jadi Pemain ke-12 FIFA 19 TOTY 2018?
Bolatainment 9 Januari 2019, 15:00
-
FIFA 19 FUT Team of the Year 2018 - Ronaldo dan Messi Jadi yang Terbaik
Bolatainment 8 Januari 2019, 15:00
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR