
- Setelah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Bandung, torch relay Asian Games 2018 akhirnya singgah di Kota Kembang. Berbagai penyambutan pun dihadirkan oleh pemerintah setempat. Tak terkecuali masyarakat yang memenuhi trotoar di sepanjang jalan yang dilalui rute kirab obor Asian Games 2018, juga begitu antusias menyambut torch relay Asian Games 2018.
Pemandangan itu pun menjadi bukti, jika Bandung tak kalah semarak dalam menyambut pawai obor yang berisikan api abadi dari New Delhi dan Mrapen, Indonesia tersebut. Menariknya lagi, sama seperti beberapa kota yang dilalui torch relay Asian Games sebelumnya, kirab obor di Bandung juga diramaikan oleh para pengemudi Grab Bike.
Balon #KemenanganItuDekat di depan Gedung Sate
Mereka turut meramaikan kampanye #KemenanganItuDekat yang digagas oleh Grab. Apalagi Grab merupakan official mobile platform partner Asian Games 2018, sehingga ingin lebih mendekatkan kepada masyarakat. Salah satunya dengan membuat program #KemenanganItuDekat dan #CeritaKemenangan.
Program tersebut melibatkan para driver Grab Bike terpilih dari berbagai daerah di Indonesia. Bukan hanya untuk menyemarakkan gelaran Asian Games 2018, tetapi juga untuk menyebarkan semangat kemenangan di semua lapisan masyarakat. Tujuannya agar bahu membahu mendukung para atlet Indonesia yang berlaga di ajang olahraga empat tahunan tersebut.
Para pengemudi Grab Bike itu pun tak hanya berkelompok sendiri, melainkan mengawal para atlet legendaris yang ditunjuk oleh Grab untuk membawa obor Asian Games 2018. Salah satunya adalah Alex Pulalo. Legenda sepakbola tersebut merupakan satu dari tujuh atlet veteran yang dipilih Grab untuk menyebarkan semangat kemenangan kepada masyarakat, termasuk dengan membagikan #CeritaKemenangan mereka.
Para atlet legendaris dalam torch relay Asian Games 2018 di Bandung
Ketujuh atlet legendaris tersebut termasuk Ellyas Pical (tinju), Nico Thomas (tinju), Pascal Wilmar (bola voli), Abdul Rozak (taekwondo), Sutiyono (balap sepeda), Tati Sumirah (bulutangkis), dan juga Alexander Pulalo (sepak bola) yang ikut torch relay Asian Games 2018 di Bandung.
Tak ayal partisipasi para mitra pengemudi Grab Bike dan juga masyarakat mampu ‘menghijaukan’ jalanan Kota Bandung. Bahkan, ada yang membawa potongan huruf #KemenganItuDekat, hingga membuat parade obor Asian Games 2018 di Bandung terasa berbeda dengan kota-kota lainnya. Adapun rute kirab obor Asian Games 2018 di Bandung dimulai dari jalan Dr Djundjunan (Paster), lalu menuju Jembatan Layang Pasopati, Taman Sari, jalan Dago Cikapayang hingga berakhir di Gedung Sate.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Putu Gede Terpikat Aksi Viking Clap Suporter Timnas
Tim Nasional 13 Agustus 2018, 21:29
-
Gelandang Timnas U-23 Terharu Dukungan Suporter
Tim Nasional 13 Agustus 2018, 20:20
-
Unik, Febri Hariyadi Ogah Duduk di Kursi Bus Paling Belakang
Tim Nasional 13 Agustus 2018, 20:01
-
Emtek Usahakan Asian Games 2018 Bisa Dinikmati Seluruh Masyarakat Indonesia
Bolatainment 13 Agustus 2018, 19:48
-
Emtek Bahas Siaran Asian Games 2018 Bersama Menpora
Bolatainment 13 Agustus 2018, 19:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Udinese 11 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 11:22
-
Cerita Weston McKennie: Memuji Spalletti, Mengagumi Cristiano Ronaldo
Liga Italia 10 April 2026, 11:07
-
Prediksi Arsenal vs Bournemouth 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 10:56
-
Kabar Gembira MU! Arsenal Siap Lepas Wonderkidnya ke Old Trafford
Liga Inggris 10 April 2026, 10:45
-
Juventus Siap Tikung Atletico Madrid Demi Amankan Jasa Ederson?
Liga Italia 10 April 2026, 10:44
-
Jadwal Siaran Langsung Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 10 April 2026, 10:41
-
Makin ke Sini, MU Makin Tidak Tertarik dengan Sandro Tonali?
Liga Inggris 10 April 2026, 10:32
-
Prediksi Madrid vs Girona 11 April 2026
Liga Spanyol 10 April 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25























KOMENTAR