
Bola.net - Anthony Sinisuka Ginting harus kerja keras mengalahkan pemain Malaysia, Soong Joo Ven, pada final bulu tangkis beregu putra SEA Games 2019 di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Rabu (4/12/2019).
Anthony mengaku tampil gugup pada laga tersebut hingga membutuhkan tiga gim untuk menyudahi perlawanan Soong dengan skor 13-21, 21-15, 21-18 dalam 69 menit.
“Puji Tuhan hari ini bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia di babak final. Terus bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik tanpa cedera,” kata Anthony via rilis dari PBSI.
Terganggu Kondisi Angin
Anthony mengaku cukup tegang pada gim pertama. Pemain asal Cimahi, Jawa, Barat itu tak bisa bermain lepas dengan maksimal. Apalagi menurut Anthony kondisi angin di lapangan serta shuttlecock yang digunakan berbeda dengan laga semifinal.
Pada gim kedua dan tiga, ia coba main lebih fokus. “Jujur tadi di game pertama ada sedikit gugup. Selain itu, angin dan shuttlecock-nya kaya beda dengan kemarin, agak lebih kencang Jadi saya harus bermain lebih sabar," ujar Anthony.
"Selain ada gugup, feeling pertandingan juga tidak langsung nyetel. Ketika hendak cari ritme dan pola malah terganggu kondisi angin dan shuttlecock,” jelas lanjutnya.
Bermain Lebih Sabar
Anthony mengaku bermain lebih sabar pada gim kedua. Hasilnya, dia bisa balik mengambil kemenangan. "Pada gim kedua saya mencoba tidak macam-macam dulu di lapangan, tidak boleh langsung menyerang dan ingin mematikan lawan," ujarnya.
Harus lebih menyiapkan kaki. Gim ketiga kami baru sama-sama bisa main normal sesuai kemampuan masing-masing,” imbuh Anthony.
Indonesia sukses meraih medali emas berkat kemenangan Jonatan Christie, Anthony, serta ganda putra lainnya, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto merupakan satu-satunya wakil yang mengalami kekalahan.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Yus Mei Sawitri/Editor: Wiwig Prayugi/Dipublikasi: 4 Desember 2019
Baca Juga:
- Fajar/Rian Minta Maaf Usai Gagal Sumbang Poin untuk Indonesia
- Indonesia Rebut Emas di Bulu Tangkis Beregu Putra SEA Games 2019
- SEA Games 2019: Anthony Ginting Bikin Indonesia Unggul 2-1 atas Malaysia
- Kontra Malaysia, Jonatan Christie Super Senang Sumbang Poin untuk Indonesia
- Fajar/Rian Kalah, Malaysia Imbangi Indonesia Jadi 1-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wahyu Nayaka/Ade Yusuf, Penentu Emas Indonesia di Bulu Tangkis SEA Games 2019
Bulu Tangkis 4 Desember 2019, 15:30
-
Rebut Emas, Keputusan PBSI Turunkan Anthony Ginting di SEA Games 2019 Terbukti Tepat
Bulu Tangkis 4 Desember 2019, 14:15
-
Deretan Fakta Unik Kesuksesan Indonesia Rebut Emas Bulu Tangkis SEA Games 2019
Bulu Tangkis 4 Desember 2019, 13:57
-
Anthony Ginting Akui Sempat Gugup Jalani Final Beregu SEA Games 2019
Bulu Tangkis 4 Desember 2019, 12:55
-
Fajar/Rian Minta Maaf Usai Gagal Sumbang Poin untuk Indonesia
Bulu Tangkis 4 Desember 2019, 12:45
LATEST UPDATE
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR