
Bola.net - Berderet turnamen bulu tangkis ditunda sejak bulan lalu karena imbas pandemi virus corona yang melanda dunia. Para pebulu tangkis dunia kini lebih banyak mengisi waktu dengan berlatih untuk menjaga kebugaran, termasuk yang dilakukan pemain spesialis ganda putri Indonesia, Greysia Polii.
Pasangan Apriyani Rahayu itu mengikuti turnamen terakhir di All England 2020. Setelah pulang ke Tanah Air dia harus menjalani karantina di Pelatnas selama 14 hari. Saat ini, Greysia masih rutin berlatih meskipun belum tahu kapan akan bertanding lagi. Bedanya, sekarang dia punya waktu untuk rehat yang lebih banyak, baik fisik maupun psikis.
Greysia mengakui kondisi ini membuatnya bisa rehat sejenak dari aktivitas atlet yang padat. Lingkungan atlet yang begitu kompetitif membuat Greysia sejak kecil tak pernah benar-benar menikmati waktu liburnya. Biasanya ia khawatir jika libur terlalu lama bisa membuatnya tertinggal dari para pesaingnya.
"Dulu kalau libur, sehari dua hari masih oke. Di hari ketiga rasanya mau buru-buru latihan lagi. Sekarang kan ibaratnya dunia juga sedang beristirahat, saya enggak kepikiran ketinggalan dari lawan yang sudah latihan, jadi kali ini lebih peaceful," kata Greysia melalui rilis dari PBSI, Selasa (21/4/2020).
Masa Rehat Fisik dan Pikiran
"Biasanya atlet dari kecil memang jadwalnya padat. Kami ada tuntutan selalu dalam performa yang bagus sehingga bisa bersaing, bukan cuma nasional tapi di dunia. Dari dulu sudah memikirkan target, begitu terus dari kecil, jadi masa sekarang ini saya manfaatkan untuk rehat, bukan cuma fisik tapi juga pikiran," beber Greysia.
Greysia mulai merasakan dampak wabah virus corona sepulangnya dari All England 2020. Seluruh tim yang baru kembali dari luar negeri diwajibkan untuk mengikuti isolasi mandiri di Pelatnas Cipayung selama 14 hari.
"Sejujurnya waktu pulang dari All England itu rasanya tenang di masa isolasi. Akhirnya sebagai atlet saya bisa merasakan istirahat tanpa merasa dikejar-kejar. Biasanya kan libur sebentar sudah mikirin target, jadwal latihan lagi, tanding lagi," jelas Greysia.
Kangen Keluarga

Kondisi wabah virus corona seperti ini membatasi Greysia bertemu dengan orang-orang terkasihnya. Ia mengatakan terkadang ada kekhawatiran akan keselamatan mereka, namun hanya bisa pasrah.
"Pasti memikirkan keluarga, saya kangen banget sama keluarga, sahabat dan tunangan saya. Paling hanya video call dan kasih kabar. Kami sama-sama berjuang, dan perasaannya lebih enteng aja karena saya menjalani ini enggak sendirian," ungkap Greysia.
Belajar Bermain Piano
Di masa-masa karantina tertutup di pelatnas, Greysia mencoba mengisi waktu dengan berbagai kegiatan positif, seperti mempelajari hal-hal baru. Salah satunya belajar main piano, kegiatan yang sudah lama ia niatkan, tapi terbentur jadwal padat.
"Memang pengin banget sejak lama, tapi enggak pernah punya waktu untuk bermain piano. Di rumah jarang, di asrama juga jarang karena selalu pergi bertanding. Di asrama kalau pulang latihan sudah capek, mendingan waktunya dipakai tidur," kata Greysia.
Greysia berharap pandemi virus corona segera berakhir. Selain berserah diri, ia juga banyak berintrospeksi diri dan merenung. "Saya banyak menenangkan diri, sudah kayak pasrah, berserah, dengan keadaan gini kita nggak bisa kontrol situasi di luar kemampuan kita. Lebih sering introspeksi diri," ujarnya.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Yus Mei Sawitri/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 21 April 2020
Video: Aktivitas Pebulu Tangkis Spanyol, Carolina Marin Selama di Rumah
<iframe class="vidio-embed" src="https://m.vidio.com/embed/1928622-beragam-aktivitas-menyenangkan-pebulu-tangkis-spanyol-carolina-marin-selama-di-rumah?autoplay=true&player_only=false&live_chat=false&mute=false&" width="560" height="520" scrolling="no" frameborder="0" allowfullscreen></iframe><script src="//static-web-prod-vidio.akamaized.net/assets/javascripts/vidio-embed.js"></script>
Baca Juga:
- Kilas Balik: Catatan Gemilang Tontowi/Liliyana Saat Rebut Gelar Juara Dunia 2017
- Lee Chong Wei Soal Rivalitasnya dengan Lin Dan: Sengit Namun Hangat
- Cerita Anthony Ginting Selama Selama Karantina Tertutup di Pelatnas
- Olimpiade 2020 Ditunda, Anthony Ginting Tak Takut Performa Menurun
- Dermawan, Inilah 5 Aksi Terpuji Pebulu Tangkis Indonesia Jonatan Christie
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Greysia Polii Ubah Pola Persiapan Diri Usai Olimpiade Ditunda
Bulu Tangkis 24 April 2020, 09:55
-
Greysia Polii Kangen Keluarga Selama Masa Isolasi di Tengah Pandemi Covid-19
Bulu Tangkis 24 April 2020, 09:45
-
PBSI Ajukan Pembatalan Indonesia Masters 2020 Akibat Covid-19
Bulu Tangkis 24 April 2020, 09:35
-
Lee Chong Wei Soal Rivalitasnya dengan Lin Dan: Sengit Namun Hangat
Bulu Tangkis 18 April 2020, 09:43
LATEST UPDATE
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Battle of WAGs Liga Inggris 2025/2026: Arsenal vs Liverpool
Bolatainment 8 Januari 2026, 19:55
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR