
Bola.net - Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dikenang sebagai satu di antara ganda campuran bulu tangkis legendaris yang pernah dimiliki Indonesia. Kehebatan dan keistimewaan mereka dibuktikan dengan rentetan titel bergengsi, termasuk medali emas Olimpiade 2016.
Gelar prestisius di Olimpiade Rio de Janeiro tersebut datang setelah Tontowi/Liliyana berpasangan selama enam tahun. Sepanjang periode itu mereka mengalami fase naik turun dalam karier maupun hubungan personal.
Tontowi/Liliyana bagaikan pasangan yang saling melengkapi. Liliyana dikenal sebagai sosok yang ceplas-ceplos dalam mengutarakan pendapat, bahkan kadang disebut galak. Di sisi lain Tontowi lebih tenang dan kalem.
Dalam urusan skill, Tontowi punya kelebihan untuk bola-bola atas dan servis. Kelebihan itu digenapi dengan keahlian Butet dalam bertahan dan bermain di depan net.
Firasat Lebih Pilih Tontowi Ahmad
Menurut pelatih ganda campuran Pelatnas PBSI, Richard Mainaky, faktor-faktor itu menjadi satu di antara alasannya memasangkan Tontowi dan Liliyana pada 2010. Keputusan ini ia ambil setelah pasangan Liliyana sebelumnya, Nova Widianto memutuskan pensiun. Richard pun merasa harus mencari pemain muda untuk dipasangkan dengan Liliyana.
Richard pun mengaku dirinya memiliki tiga pilihan. Selain Tontowi, ada Muhammad Rijal dan Devin Lahardi. Ketiganya coba dipasangkan dengan Liliyana dan semua menghasilkan hasil yang baik. Meski begitu, firasat Richard mengatakan bahwa Tontowi lah yang paling cocok untuk Liliyana, dan ternyata Liliyana beropini sama.
"Saya bersyukur juga PBSI waktu itu percaya dengan keputusan yang saya ambil. Sempat banyak pertanyaan kenapa saya pilih Owi karena memang waktu itu dia tidak begitu meyakinkan, terutama footwork-nya yang kurang. Owi memang berkarisma, tapi lainnya masih nol waktu itu," kata Richard.
"Saya memasangkan pemain itu melihat dari kebutuhan individu. Saya pilih pemain yang saling membutuhkan. Terkadang memasangkan pemain yang sama-sama jago dan punya skill komplet belum tentu cocok. Kadang malah bisa jadi kompleks, malah ego yang keluar," urai Richard Mainaky, seperti yang dilansir Bola.com, Senin (18/5/2020).
"Kalau Tontowi dan Liliyana itu saling membutuhkan. Yang satu punya kelebihan ini, yang satunya itu. Saling mengisi kekosongan," imbuh Richard.
Tradisi Senior-Junior
Richard mengatakan keputusannya memasangkan Tontowi dengan Liliyana tak lepas dari tradisi di ganda campuran Indonesia. Sejak dirinya dipercaya menangani tim ganda campuran, ia kerap memiliki pasangan yang terdiri atas senior-junior.
"Sejarahnya ganda campuran seperti itu, pasangannya senior-junior. Misalnya Tri Kusharjanto/Minarti Timur, Vita Marissa/Nova Widianto, Nova/Liliyana, kemudian berlanjut ke Tontowi/Liliyana, hingga Praveen Jordan/Debby Santoso," kata Richard.
"Jadi ketika yang senior pensiun, yang tadinya junior sudah jadi senior. Kemudian ia akan dipasangkan dengan junior lainnya. Begitulah awal terbentuknya pasangan Tontowi/Liliyana," sambung Richard.
Keputusan Richard menduetkan Tontowi/Liliyana sangat tepat. Mereka perlahan menahbiskan diri menjadi satu di antara ganda campuran terbaik dunia, dengan gelar yang bergelimang, mulai dari All England hingga emas Olimpide 2016.
Disadur dari: Bolacom (Yus Mei Sawitri) | Dipublikasi: 18 Mei 2020
Video: Tontowi Ahmad Umumkan Pensiun dari Bulu Tangkis di Instagram
Baca Juga:
- Richard Mainaky: Tontowi Ahmad, Sosok Pebulu Tangkis Penurut dan Cerdik
- Tontowi Ahmad Banjir Ucapan Terima Kasih, dari Sesama Atlet sampai Pejabat
- 4 Faktor Sukses Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Kancah Bulu Tangkis
- Kiprah Tontowi Ahmad di Bulu Tangkis: Hattrick All England Hingga Rebut Emas Olimpiade
- Video: Tontowi Ahmad Umumkan Pensiun dari Bulu Tangkis di Instagram
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PBSI Jelaskan Arti Status Magang Tontowi Ahmad di Pelatnas
Bulu Tangkis 19 Mei 2020, 15:42
-
Richard Mainaky: Motivasi Tontowi Ahmad Masih Ada, Tapi...
Bulu Tangkis 19 Mei 2020, 09:30
-
Tontowi Ahmad Beber Faktor-Faktor Pendorong Keputusannya Pensiun
Bulu Tangkis 19 Mei 2020, 09:15
-
Liliyana Natsir Angkat Suara Soal Keputusan Tontowi Ahmad Pensiun
Bulu Tangkis 19 Mei 2020, 09:00
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR