Bola.net - Tunggal putra Tommy Sugiarto gagal memberikan perlawanan terbaik ketika menyerah dua set langsung 17-21, 11-21 kepada Chen Long dari China pada babak penyisihan Grup A Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Piala Sudirman di Stadion Putra Bukit Jalil Kuala Lumpur Malaysia, Selasa.
Dengan kekalahan itu, Indonesia kalah telak 0-3 dari China dan dipastikan menjadi runner-up Grup A, sementara China tampil sebagai juara grup setelah sebelumnya menang telak 5-0 atas India.
Sehari sebelumnya, Indonesia sudah memastikan diri sebagai runner-up untuk melangkah ke perempat-final setelah mengalahkan India 4-1 dan pertandingan menghadapi China hanya untuk penentuan juara grup.
Tommy, anak kandung juara dunia 1983 Icuk Sugiarto, tidak mampu keluar dari tekanan Chen Long sejak game pertama.
Setelah menyerah 17-21 pada game pertama, Tommy yang berperingkat 20 dunia itu hanya mampu memperkecil ketinggalan dengan selisih dua angka tanpa pernah menyamakan kedudukan.
Chen Long pun kemudian tidak tertahankan untuk merebut kemenangan dengan skor 21-11 dan sekaligus memperpanjang pertemuan dengan skor 5-0 atas Tommy.
"Set pertama sebenarnya saya masih bisa mengimbangi, tapi saya tampil kurang sabar," kata Tommy sambil menegaskan bahwa lawan memang tampil lebih baik dan sulit dikalahkan.
Meski menang dua game langsung, Chen Long mengakui bahwa ia harus berjuang keras untuk mengalahkan Tommy, seperti yang selalu terjadi pada empat pertemuan mereka sebelumnya.
"Meski selalu menang, tapi saya tidak mendapatkan kemenangan tersebut dengan mudah," kata Chen Long yang terakhir mengalahkan Tommy di Jerman Terbuka pada Maret lalu.
Dua partai tersisa, yaitu ganda putri Gresyia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang menantang Yu Yang/Wang Xiaoli, serta ganda campuran Muhammad Rijal/Debby Susanto menghadapi Xu Chen/Ma Jin sudah tidak berpengaruh terhadap hasil secara keseluruhan.
Pelatih kepala China Li Yongbo kepada wartawan dalam dalam jumpa pers menegaskan bahwa ia cukup puas dengan penampilan yang telah diperlihatkan oleh para pemainnya.
Ia hanya memberikan catatan kepada ganda putra Cai Yun/Fu Haifeng dan tunggal putri Li Xueuri yang menurutnya belum menemukan permainan terbaik mereka.
"Pasangan Cai Yun/Fu Haifeng memang sudah lama tidak bertanding, sementara bagi Xuerui, Piala Sudirman ini adalah pengalaman pertama dan mungkin ia belum bisa berdaptasi dengan baik," kata Li Yongbo yang pernah berjaya di nomor ganda putra berpasangan dengan Tian Bingyi pada awal 1980-an. (ant/opw)
Dengan kekalahan itu, Indonesia kalah telak 0-3 dari China dan dipastikan menjadi runner-up Grup A, sementara China tampil sebagai juara grup setelah sebelumnya menang telak 5-0 atas India.
Sehari sebelumnya, Indonesia sudah memastikan diri sebagai runner-up untuk melangkah ke perempat-final setelah mengalahkan India 4-1 dan pertandingan menghadapi China hanya untuk penentuan juara grup.
Tommy, anak kandung juara dunia 1983 Icuk Sugiarto, tidak mampu keluar dari tekanan Chen Long sejak game pertama.
Setelah menyerah 17-21 pada game pertama, Tommy yang berperingkat 20 dunia itu hanya mampu memperkecil ketinggalan dengan selisih dua angka tanpa pernah menyamakan kedudukan.
Chen Long pun kemudian tidak tertahankan untuk merebut kemenangan dengan skor 21-11 dan sekaligus memperpanjang pertemuan dengan skor 5-0 atas Tommy.
"Set pertama sebenarnya saya masih bisa mengimbangi, tapi saya tampil kurang sabar," kata Tommy sambil menegaskan bahwa lawan memang tampil lebih baik dan sulit dikalahkan.
Meski menang dua game langsung, Chen Long mengakui bahwa ia harus berjuang keras untuk mengalahkan Tommy, seperti yang selalu terjadi pada empat pertemuan mereka sebelumnya.
"Meski selalu menang, tapi saya tidak mendapatkan kemenangan tersebut dengan mudah," kata Chen Long yang terakhir mengalahkan Tommy di Jerman Terbuka pada Maret lalu.
Dua partai tersisa, yaitu ganda putri Gresyia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang menantang Yu Yang/Wang Xiaoli, serta ganda campuran Muhammad Rijal/Debby Susanto menghadapi Xu Chen/Ma Jin sudah tidak berpengaruh terhadap hasil secara keseluruhan.
Pelatih kepala China Li Yongbo kepada wartawan dalam dalam jumpa pers menegaskan bahwa ia cukup puas dengan penampilan yang telah diperlihatkan oleh para pemainnya.
Ia hanya memberikan catatan kepada ganda putra Cai Yun/Fu Haifeng dan tunggal putri Li Xueuri yang menurutnya belum menemukan permainan terbaik mereka.
"Pasangan Cai Yun/Fu Haifeng memang sudah lama tidak bertanding, sementara bagi Xuerui, Piala Sudirman ini adalah pengalaman pertama dan mungkin ia belum bisa berdaptasi dengan baik," kata Li Yongbo yang pernah berjaya di nomor ganda putra berpasangan dengan Tian Bingyi pada awal 1980-an. (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah 0-5 dari China, Indonesia Tetap Puas
Bulu Tangkis 21 Mei 2013, 17:00
-
Dibantai China, Indonesia Gagal Juara Grup
Bulu Tangkis 21 Mei 2013, 15:02
-
Tommy Tak Berdaya, Indonesia Kalah Telak dari China
Bulu Tangkis 21 Mei 2013, 14:57
-
Tim Sudirman Indonesia Tertinggal 0-2 Atas China
Bulu Tangkis 21 Mei 2013, 14:51
-
Hendra-Angga Gagal Sumbang Angka Pertama Untuk Indonesia
Bulu Tangkis 21 Mei 2013, 14:49
LATEST UPDATE
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32





















KOMENTAR