
Bola.net - Duel panas bertajuk 'El Clasico Indonesia' antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta dipastikan akan dipimpin oleh pengadil asing. Wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, ditunjuk untuk menjadi wasit pada laga lanjutan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 tersebut.
Pertandingan bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026) sore WIB. Tensi tinggi yang selalu menyelimuti pertemuan kedua tim membuat PSSI mempercayakan kendali lapangan kepada wasit berlisensi FIFA ini.
Bagi Ko Hyung-jin, memimpin laga Persib vs Persija akan menjadi pengalaman perdananya merasakan atmosfer rivalitas terpanas di sepak bola Tanah Air. Namun, ia bukan sosok asing bagi publik sepak bola Indonesia karena sudah beberapa kali bertugas di Liga 1.
Lantas, seperti apa rekam jejak wasit berusia 43 tahun ini? Apakah ia benar-benar sosok yang tepat untuk meredam potensi kericuhan di lapangan?
Jejak Karier: Dari K-League hingga Kualifikasi Piala Dunia
Ko Hyung-jin memulai karier wasit profesionalnya di Liga Nasional Korea Selatan pada 2008. Setahun kemudian, ia langsung mendapatkan lisensi FIFA dan mulai melebarkan sayapnya ke level internasional.
View this post on Instagram
"Duel panas Persib vs Persija pada El Clasico Indonesia dipastikan dipimpin wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin. Pengadil asing dipercaya mengawal laga penuh tensi ini," tulis akun @sports.indosiar.
Pengalaman pertamanya memimpin laga di luar negeri terjadi di Liga Super China pada 2009. Sejak saat itu, kariernya terus menanjak dengan dipercaya memimpin berbagai kompetisi bergengsi Asia seperti ACL Elite, Asian Games, hingga Kualifikasi Piala Dunia.
Bagi Timnas Indonesia, Ko Hyung-jin bukanlah sosok baru. Ia pernah memimpin laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Malaysia di GBK yang berakhir 2-3 untuk tim tamu.
Selain itu, ia juga bertugas saat Timnas Indonesia ditahan imbang 0-0 oleh Lebanon pada FIFA Matchday September 2025 di Surabaya. Bahkan, ia sempat menjadi ofisial keempat pada laga Piala Dunia U-17 2023 antara Indonesia vs Panama.
Rekor Kartu dan Ketegasan di Liga 1
Sejak musim lalu, Ko Hyung-jin sudah memimpin total lima pertandingan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Dalam empat laga di musim 2024/2025, ia tercatat mengeluarkan total 12 kartu kuning dan satu kartu merah.
Kartu merah tersebut ia berikan kepada pemain Borneo FC, Dwiki Hardiansyah, saat timnya menang 3-1 atas Semen Padang. Ketegasannya juga terlihat saat memimpin laga Persebaya vs Malut United dengan mengeluarkan empat kartu kuning.
Musim ini, ia baru memimpin satu laga, yakni saat PSIM Yogyakarta menang 1-0 atas Semen Padang pekan lalu. Dalam laga itu, ia tanpa ragu menghukum lima kartu kuning, termasuk dua untuk pelatih masing-masing tim.
Jean-Paul van Gastel (PSIM) dan Dejan Antonic (Semen Padang) menjadi "korban" ketegasan Ko Hyung-jin di pinggir lapangan karena protes berlebihan.
Kontroversi VAR dan Amarah Dejan Antonic
Meski berstatus wasit elite, kepemimpinan Ko Hyung-jin bukannya tanpa cela. Laga PSIM vs Semen Padang pekan lalu menyisakan kontroversi yang memicu amarah pelatih Dejan Antonic.
Kubu Semen Padang merasa dirugikan oleh beberapa keputusan wasit, termasuk penalti yang memenangkan PSIM. Situasi diperparah dengan tidak aktifnya teknologi VAR di momen krusial pelanggaran di kotak penalti pada menit ke-63 saat itu.
Namun, Dejan Antonic punya pandangan lain. Usai laga pekan lalu, ia menghabiskan 10 menit awal konferensi pers hanya untuk menumpahkan kekecewaannya terhadap kinerja sang wasit Korea Selatan.
Kini, ujian sesungguhnya menanti Ko Hyung-jin di GBLA. Mampukah ia memimpin laga Persib vs Persija dengan adil tanpa kontroversi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodrygo Goes Dipastikan Fit, Siap Guncang El Clasico Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:48
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
LATEST UPDATE
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
-
Tundukkan Benfica, Real Madrid Tinggalkan Santiago Bernabeu dengan Perasaan Positif
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:33
-
Kalah Dramatis, Juventus Merana: Andai Tidak Teledor di Leg Pertama!
Liga Italia 26 Februari 2026, 09:55
-
Jadwal Lengkap Pertandingan All England 2026, 3-8 Maret 2026
Otomotif 26 Februari 2026, 09:33
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing All England 2026
Bulu Tangkis 26 Februari 2026, 09:26
-
Mantap! Indosiar, SCTV dan Vidio Siarkan FIFA Series 2026 Indonesia, Catat Tanggalnya!
Tim Nasional 26 Februari 2026, 09:19
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58























KOMENTAR