Bola.net - Tradisi Indonesia dalam perolehan medali emas berakhir setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dikalahkan Xu Chen/Ma Jin (China) dengan skor 23-21, 18-21, 13-21 di semifinal bulu tangkis Olimpiade London 2012.
Pasangan Indonesia peringkat empat dunia tersebut sempat unggul lebih dulu dengan memenangi game pembuka 23-21 di Wembley Arena, Kamis (2/8), namun mereka kalah dua game berikutnya.
"Saya kecewa karena tidak bisa mempersembahkan medali emas. Tetapi kami tidak mau larut karena masih ada perebutan medali perunggu. Kami lupakan kekalahan ini dan fokus pada perebutan perunggu," kata Liliyana usai pertandingan.
Sementara itu, Tontowi mengaku tegang, terutama setelah kehilangan game kedua dan tertinggal jauh pada game penentuan. "Saya pribadi tegang, tekanan itu semakin besar. Saya terlalu berpikir menang atau kalah," ujar Tontowi yang banyak melakukan kesalahan pada game ketiga, termasuk pengembalian yang gagal yang membawa kemenangan bagi pasangan China.
Adapun pelatih ganda campuran Richard Mainaky mengatakan, ketegangan Tontowi sangat terlihat pada game ketiga sehingga tidak bisa melepaskan tekanan.
"Itu wajar karena ini Olimpiade pertama bagi Tontowi. Mereka juga satu-satunya harapan setelah kekalahan ganda putra Bona Septano/Mohammad Ahsan. Mungkin akan berbeda hasilnya jika ada tiga wakil di semifinal," kata Richard.
Kekalahan tersebut membuat tradisi medali emas yang selalu diperoleh Indonesia dalam cabang bulu tangkis sejak Olimpiade Barcelona 1992 hingga Beijing 2008 berakhir.
Satu-satunya peluang perolehan medali adalah medali perunggu yang akan diperebutkan oleh Tontowi/Liliyana dengan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. Pasangan Denmark tersebut dikalahkan oleh Zhang Nan/Zao Yunlei 17-21, 21-17, 21-19. (ant/kny)
Pasangan Indonesia peringkat empat dunia tersebut sempat unggul lebih dulu dengan memenangi game pembuka 23-21 di Wembley Arena, Kamis (2/8), namun mereka kalah dua game berikutnya.
"Saya kecewa karena tidak bisa mempersembahkan medali emas. Tetapi kami tidak mau larut karena masih ada perebutan medali perunggu. Kami lupakan kekalahan ini dan fokus pada perebutan perunggu," kata Liliyana usai pertandingan.
Sementara itu, Tontowi mengaku tegang, terutama setelah kehilangan game kedua dan tertinggal jauh pada game penentuan. "Saya pribadi tegang, tekanan itu semakin besar. Saya terlalu berpikir menang atau kalah," ujar Tontowi yang banyak melakukan kesalahan pada game ketiga, termasuk pengembalian yang gagal yang membawa kemenangan bagi pasangan China.
Adapun pelatih ganda campuran Richard Mainaky mengatakan, ketegangan Tontowi sangat terlihat pada game ketiga sehingga tidak bisa melepaskan tekanan.
"Itu wajar karena ini Olimpiade pertama bagi Tontowi. Mereka juga satu-satunya harapan setelah kekalahan ganda putra Bona Septano/Mohammad Ahsan. Mungkin akan berbeda hasilnya jika ada tiga wakil di semifinal," kata Richard.
Kekalahan tersebut membuat tradisi medali emas yang selalu diperoleh Indonesia dalam cabang bulu tangkis sejak Olimpiade Barcelona 1992 hingga Beijing 2008 berakhir.
Satu-satunya peluang perolehan medali adalah medali perunggu yang akan diperebutkan oleh Tontowi/Liliyana dengan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. Pasangan Denmark tersebut dikalahkan oleh Zhang Nan/Zao Yunlei 17-21, 21-17, 21-19. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tontowi/Liliyana Kalah, Tradisi Emas Indonesia Berakhir
Bulu Tangkis 2 Agustus 2012, 21:37
-
Didiskualifikasi BWF, Penggemar Korsel Salahkan China
Bulu Tangkis 2 Agustus 2012, 17:45
-
Pebulu Tangkis Didiskualifikasi, China Bakal Lakukan Investigasi
Bulu Tangkis 2 Agustus 2012, 17:30
-
Didiskualifikasi, Yu Yang Tinggalkan Bulu Tangkis
Bulu Tangkis 2 Agustus 2012, 17:15
-
Banding Ditolak, Ganda Putri Tetap Didiskualifikasi
Bulu Tangkis 2 Agustus 2012, 00:45
LATEST UPDATE
-
Lionel Messi Didenda MLS karena Menampar Pemain Philadelphia Union
Bola Dunia Lainnya 22 Agustus 2026, 12:24
-
Christos Tzolis Bisa Jadi Jawaban untuk Kelemahan Arsenal Musim Lalu
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 11:44
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 22 Agustus 2026, 11:37
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 11:33
-
Michele Di Gregorio Menuju Bournemouth, Juventus Siap Lepas Sang Kiper
Liga Italia 22 Agustus 2026, 11:04
-
5 Pelajaran dari Kemenangan Arsenal atas Coventry: Pesan Keras untuk Rival
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 10:24
-
Rapor Pemain Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard Bersinar
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:34
-
Arsenal 3-0 Coventry City: Juara Bertahan Awali Musim dengan Kemenangan Meyakinkan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:04
-
Arsenal Puncaki Klasemen Premier League usai Lumat Coventry City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 07:34
-
Catatan Menarik Arsenal vs Coventry: Arteta Cetak Rekor, Havertz Makin Tajam
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:38
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 22 Agustus 2026, 06:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR