
Bola.net - Hans-Kristian Solberg Vittinghus, pebulu tangkis tunggal putra Denmark, ikut merasa prihatin atas insiden yang dialami oleh tim bulu tangkis Indonesia di ajang All England 2021.
Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Kabar tidak menyenangkan datang dari Birmingham setelah para pemain Indonesia dipaksa mundur dari turnamen All England 2021. Pasalnya ada informasi dari National Health Service (NHS) atau layanan kesehatan masyarakat Britania Raya terkait adanya satu penumpang yang terinfeksi COVID-19 di dalam pesawat yang juga ditumpangi oleh para pemain Merah Putih.
Ketika informasi tersebut disampaikan, sejumlah pebulutangkis Indonesia sudah bertanding, di antaranya ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, serta tunggal putra Jonathan Ginting.
Sementara pemain lain yang baru akan bertanding, seperti Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, serta Anthony Sinisuka Ginting, gagal bertanding karena diharuskan melakukan isolasi mandiri hingga 23 Maret mendatang.
Hans-Kristian Solberg Vittinghus Terkejut
Kabar ini sontak membuat tunggal putra Denmark, Hans-Kristian Solberg Vittinghus, terkejut. Pebulutangkis Denmark itu mendapatkan kabar setelah memenangi pertandingan atas tunggal putra Israel, Misha Zilberman, dengan skor 21-16 dan 21-19.
View this post on Instagram
"Menguap atau berselebrasi? Saya sendiri tidak yakin karena saya merasa lelah dan merasa lambat di lapangan pada malam ini. Akhirnya menang meski tidak bagus."
"Kita coba lagi besok di putaran kedua All England melawan Lee Zii Jia. Kabar yang gila ketika saya keluar dari lapangan karena seluruh tim Indonesia terpaksa mundur. Saya merasa sangat prihatin terhadap mereka," tulis Vittinghus dalam postingan terbaru di Instagram miliknya.
Kronologi
Enam wakil Indonesia dijadwalkan menjalani pertandingan pada hari pertama All England 2021 di Birmingham Arena, Rabu (17/3/2021) waktu setempat.
Tiga di antaranya yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Jonathan Christie, dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil meraih kemenangan dan lolos ke fase selanjutnya.
Namun, selepas Ahsan/Hendra bertanding, tiga wakil Indonesia lainnya diminta untuk tak menjalani laga dan dinyatakan kalah WO. Ketiganya adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, serta Anthony Sinisuka Ginting.
Gagal menjalani pertandingan di All England 2021, Fajar Alfian, Melati Daeva, dan Anthony Ginting meluapkan kekesalan di akun media sosial. Mereka meminta BWF untuk bertanggung jawab atas permasalahan tersebut.
Belakangan diketahui seluruh tim bulutangkis Indonesia diharuskan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari. Pasalnya, sejumlah atlet, pelatih, dan ofisial Indonesia berada satu pesawat dengan penumpang yang diketahui positif terpapar COVID-19.
Ketika itu, tim Indonesia menumpang pesawat Turkis Airlines dengan rute penerbangan Istanbul menuju Birmingham, Inggris. Berdasarkan keterangan resmi dari PBSI, seluruh tim Indonesia bakal menjalani isolasi mandiri di Crowne Plaza Birmingham.
"Seluruh Tim Indonesia dipaksa harus mundur dari turnamen Yonex All England 2021 dan tidak dapat melanjutkan pertandingan. Hal ini dikarenakan, saat penerbangan dari Istanbul ke Birmingham pada Sabtu (13/3/2021) lalu, terdapat penumpang yang terkena COVID-19. Namun, kami pun tidak diberi tahu siapa, berapa orang, dan dari mana asal orang yang positif tersebut," bunyi keterangan resmi PBSI di akun Instagram @badminton.ina.
"Sesuai dengan regulasi pemerintah Inggris, jika berada pada satu pesawat yang sama dengan orang yang positif COVID-19, maka diharuskan menjalani isolasi selama 10 hari. Sehingga, tim Indonesia dipaksa mundur dan melakukan isolasi sampai tanggal 23 Maret 2021 di Crowne Plaza Birmingham City Centre, terhitung 10 hari sejak kedatangan tim ke Birmingham pada Sabtu (13/3) lalu."
Keputusan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) untuk menarik mundur Tim Indonesia dari All England 2021 mendapat protes keras dari ganda putra Marcus Gideon. Menurutnya, BWF telah bersikap tidak adil.
Seperti diketahui, jadwal All England harus diundur selama beberapa jam setelah ada tujuh orang yang positif terpapar COVID-19. Ketujuh orang tersebut beberapa di antaranya adalah asisten pelatih Denmark, Thomas Stavngaard, tiga pemain India, dan satu staf pelatih India.
Namun, setelah menjalani tes ulang, ketujuh orang itu dinyatakan negatif dan diizinkan untuk ikut bertanding di ajang All England.
"Jadi mengapa kami tidak juga tidak bisa mendapatkan keadilan yang sama di sini? Dan jika ada aturan ketat untuk memasuki wilayah Inggris karena COVID, BWF seharusnya sudah mendaftarkan sistem bubble yang menjamin keamanan kami," tulis Marcus di akun Instagramnya.
Sumber Asli: Instagram
Disadur dari: Bola.com/Penulis Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 18 Maret 2021
Jangan Lewatkan:
- Menpora Resah Soal Sikap BWF pada Indonesia di All England 2021
- Kemlu RI Minta Klarifikasi Inggris usai Indonesia Diminta BWF Mundur dari All England 2021
- Kronologi BWF Minta Tim Indonesia Mundur dari All England 2021
- Instagram BWF Digerebek Netizen usai Indonesia Diminta Mundur dari All England 2021
- PBSI Beri Tanggapan Usai BWF Minta Indonesia Mundur dari All England 2021
- Dari Jengkel Sampai Kocak: Reaksi Netizen Soal Mundurnya Indonesia dari All England 2021
- Merasa Indonesia Tak Diperlakukan Adil di All England, Marcus Gideon Kecam BWF
- Kontak dengan Orang Positif Covid-19, Timnas Indonesia Mundur dari All England 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BWF Konfirmasikan Tim Bulu Tangkis Indonesia Tetap Harus Jalani Isoman
Bulu Tangkis 18 Maret 2021, 20:40
-
Menpora Resah Soal Sikap BWF pada Indonesia di All England 2021
Bulu Tangkis 18 Maret 2021, 14:08
LATEST UPDATE
-
Manchester United Bisa Daratkan Bintang Newcastle Ini, Tapi...
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:32
-
Tempat Menonton Persib vs Persita Hari Ini: Main Jam Berapa, dan Tayang di TV Mana?
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 15:11
-
Manchester United Siap Uji Keangkeran Stadion Baru Everton
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:02
-
Digosipkan Balik ke MU, Scott McTominay Pilih Bertahan di Napoli?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:52
-
Kabar Terbaru Mason Mount dan Matthijs De Ligt, Bisa Main di Laga Everton vs MU?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:38
-
5 Alasan Arsenal Bakal Kalahkan Tottenham di Derby London Utara Malam Ini
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:28
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:52
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 2 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 22 Februari 2026, 12:51
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR