
Bola.net - Bayern Munchen mendominasi gelar juara Bundesliga dalam tujuh musim terakhir. Kini, pelatih Niko Kovac mengaku ingin meraih gelar kedelapan beruntun pada musim 2019/2020.
Bundesliga musim 2019/2020 sudah di depan mata. Bayern Munchen akan membuka kompetisi paling akbar di Jerman ini. Die Rotten akan berjumpa Herta Berlin.
Laga Bayern melawan Herta akan digelar pada Sabtu (17/9/2019) dini hari WIB di Allianz Arena.
Pada pertemuan terakhirnya, Bayern mampu mengalahkan Herta dengan skor 1-0 lewat gol Javi Martinez. Tetapi, kondisi kedua tim sudah berbeda. Ada pemain yang keluar, ada pemain yang masuk.
Selain itu, Niko Kovac menyebut bahwa hasil pramusim Bayern maupun Herta tidak bisa menjadi patokan jalannya laga terkini. Laga perdana akan selalu sulit dan tidak bisa diprediksi.
"Anda tidak bisa menilai terlalu tinggi hasil laga pramusim. Ada banyak pekerjaan yang sudah menunggu. Tetapi, kami bermain di kandang, kami memainkan laga perdana di rumah," ucap Niko Kovac dikutip dari Sportsmole.
Niko Kovac, dengan segala sumber daya yang dimiliki, sangat yakin dengan peluang Bayern. Dia yakin Die Rotten bakal meraih gelar juara kedelapan beruntun di akhir musim 2019/2020 kelak.
"Kami ingin mengakhiri laga ini [lawan Herta] dengan kemenangan dan kami ingin menjadi juara," tegas Niko Kovac.
Herta Berlin Realistis
Bayern Munchen tidak akan tampil dengan kekuatan terbaiknya pada laga perdana musim 2019/2020. Ivan Perisic, pemain yang baru dibeli, dipastikan absen karena akumulasi kartu yang dibawanya dari Inter Milan.
Selain itu, Bayern juga tidak akan diperkuat oleh Javi Martinez, pencetak gol pada laga terakhir Bayern lawan Herta, karena cedera. Pemain asal Spanyol bahkan melewatkan sesi pramusim.
Meskipun begitu, Herta Berlin tetap bersikap realistis pada laga ini. Pelatih Michael Preetz mengakui bahwa Bayern adalah tim yang sangat dominan. Tetapi, mereka juga berharap bisa memberi sebuah kejutan.
"Saya bahkan tidak tahu apakah ada tim yang telah memberikan sebuah kesukaran kepada Bayern dalam beberapa tahun terakhir. Kami mungkin salah satunya," kata Michael Preetz.
"Kami menyadari bahwa kami harus melakukan pekerjaan yang luar biasa ketika melawan mereka," tegas Michael Preetz.
Sumber: Sportsmole
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern Munchen Tidak Tertarik Pulangkan Mario Mandzukic
Bundesliga 16 Agustus 2019, 20:40
-
Meski Cedera, Bayern Munchen Tetap Inginkan Leroy Sane
Bundesliga 16 Agustus 2019, 16:20
-
Bayern Munchen Bidik Gelar Bundesliga Kedelapan Beruntun
Bundesliga 16 Agustus 2019, 14:59
-
Jadwal Bundesliga Matchday 1 Akhir Pekan Ini
Bundesliga 16 Agustus 2019, 11:15
-
Terlalu Beresiko, Bayern Diharap Tidak Datangkan Coutinho
Bundesliga 15 Agustus 2019, 19:04
LATEST UPDATE
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR