Bola.net - - Sebuah apresiasi khusus diberikan oleh fans timnas Jerman untuk tiga pemain yang baru saja dicoret dari timnas. Tiga pemain itu adalah Thomas Muller, Jorome Boateng dan Mats Hummels.
Ketiga pemain tersebut 'dipensiunkan' dini oleh oleh timnas Jerman. Pelatih Joachim Loew pekan lalu membuat keputusan untuk tidak lagi memakai jasanya. Loew berdalih ingin melakukan peremajaan dalam skuat Jerman.
Tidak dipanggilnya ketiga pemain rupanya mendapat atensi khusus dari para fans. Bahkan, pada laga uji coba Jerman lawan Serbia, para fans secara khusus membuat koreo untuk menghormati ketiga pemain tersebut.
Seperti apa koreonya? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Penghormatan untuk Muller Cs
Timnas Jerman memainkan laga uji coba melawan Serbia pada Kamis (21/3) dini hari WIB di Volkswagen Arena. Laga ini sekaligus jadi momen pertama Jerman tidak lagi diperkuat oleh Muller, Hummels dan Boateng.
Jelang dimulainya laga, fans Jerman secara khusus membuat koreo yang ditujukan untuk menghormati ketiga pemain itu. Danke 5-13-17, begitu wujud koreo tersebut. Nomor-nomor itu merujuk pada nomor punggung Hummels, Muller dan Boateng.
DANKE 🖤❤💛@esmuellert_ @JB17Official @matshummels pic.twitter.com/2GEfpmNNhv
— DFB_Fanclub (@DFB_Fanclub) March 20, 2019
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Hummels, Boateng dan Muller atas begitu banyak sukses, kebanggaan dan momen bersama selama beberapa tahun. Sekarang penting bagi kami untuk melihat mada depan," kata pelatih Jerman, Joachim Loew.
Sejak Piala Dunia 2010
Thomas Muller dan Jerome Boateng sudah masuk ke timnas Jerman sejak Piala Dunia 2010 silam. Saat itu, Muller bahkan membuat kejutan. Dia mampu menjadi pencetak gol paling banyak dan menyabet gelar Golden Boot.
Sementara, Hummels mulai jadi andalan Jerman di Euro 2012. Sejak saat itu, duet Hummels dan Boateng di jantung pertahanan Bayern tidak tergantikan. Keduanya selalu jadi andalan di turnamen besar yang diikuti oleh Jerman.
Puncak dari capaian ketiga pemain terjadi pada Piala Dunia 2014, di Brasil. Saat itu, mereka mengantar Der Panzer menjadi juara dunia. Muller mampu mencetak lima gol sepanjang turnamen.
Namun, Piala Dunia 2018 jadi momen buruk bagi Jerman. Mereka gagal. Tersisi pada saat turnamen baru menginjak fase penyisihan grup. Muller, Hummels dan Boateng lantas kehilangan posisinya di timnas Jerman.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan MU dan Arsenal, Inikah Klub Nicolas Pepe Berikutnya?
Bundesliga 21 Maret 2019, 17:00
-
Luka Jovic Dinilai Pantas Bermain di Barcelona
Bundesliga 21 Maret 2019, 14:12
-
Pulisic Gemar Bermain di Sayap Kiri, Sinyal Hazard Segera Pergi?
Bundesliga 21 Maret 2019, 12:00
-
Muak jadi Cadangan, Renato Sanches Ingin Tinggalkan Bayern
Bundesliga 21 Maret 2019, 11:31
-
Aku atau Dia: Franck Ribery dan Corentin Tolisso
Bundesliga 21 Maret 2019, 10:07
LATEST UPDATE
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
-
Arsenal Tidak Malu-Malu: Tampil Full Menyerang Demi Amankan Puncak Klasemen
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:47
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR