Bola.net - Bayern Munchen membuat langkah penting dengan mendatangkan Philippe Coutinho. Kehadiran Coutinho tentu akan menambah opsi bagi pelatih Niko Kovac di lini serang Bayern.
Coutinho didatangkan Bayern Munchen dengan status pemain pinjaman dari Barcelona. Pemain berusia 27 tahun dipinjam selama satu musim penuh dengan opsi pembelian permanen pada akhir musim 2019/2020.
Sebelum membeli Coutinho, Bayern lebih dulu merampungkan transfer Ivan Perisic dari Inter Milan. Perisic sebelumnya sudah pernah bermain di Bundesliga bersama Wolfsburg.
Menyusul kedatangan Coutinho, posisi mana saja yang bisa ditempati olehnya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Gelandang Serang
Philippe Coutinho adalah pemain yang punya kemampuan bermain di banyak posisi. Salah satu posisi terbaik yang dikuasai olehnya adalah gelandang serang. Opsi ini bisa dipakai oleh pelatih Niko Kovac di Bayern.
Coutinho bisa bermain di posisi nomor 10 di Bayern. Dia berada tepat di belakang Robert Lewandowski. Posisi ini dimainkan oleh Coutinho saat membela Brasil di Copa America 2019 yang lalu.
Pada musim 2018/19 lalu, peran sebagai gelandang serang Bayern diemban oleh James Rodriguez atau Thomas Muller. James telah kembali ke Real Madrid dan Muller performanya tidak cukup bagus.
Dengan kondisi tersebut, maka sangat mungkin bagi Coutinho untuk mengisi posisi nomor 10. Coutinho akan mendapat kebebasan yang lebih pada posisi ini.
Winger Kiri
Baik saat masih di Barcelona, maupun ketika di Liverpool, Coutinho punya satu gerakan yang sangat khas. Coutinho bergerak dari sisi kiri, kemudian memotong masuk ke dekat kotak penalti dan melepas tendangan melengkung ke gawang.
Dengan gerakan khas tersebut, maka Coutinho sangat mumpuni untuk menempati posisi winger kiri Bayern. Dia menggantikan peran yang musim lalu ditempati oleh Franck Ribery.
Bayern sejatinya masih punya Kingley Coman yang bisa bermain di posisi winger kiri. Tetapi, Coutinho bisa menjadi opsi yang bagus. Apalagi, Coutinho juga memainkan peran winger kiri selama bermain di Barcelona.
Trio Gelandang Tengah
Philippe Coutinho bisa bermain di banyak posisi. Salah satunya, meskipun kemungkinannya cukup kecil, adalah bermain di posisi gelandang tengah. Coutinho bisa mengisi lini tengah Barcelona.
Coutinho bisa membentuk trio lini tengah dengan Javi Martinez dan Thiago Alcantara. Komposisi ini menjanjikan opsi yang bagus untuk lini tengah Bayern. Sebab, ada tiga pemain yang punya karakter berbeda di lini tengah.
Hanya saja, jika memainkan Coutinho di lini tengah, maka pelatih Niko Kovac harus mengorbankan salah satu antara Corentin Tolisso, Leon Goretzka atau Renato Sanches. Mereka selama ini menjadi pilihan di lini tengah.
Sumber: Bundesliga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern Munchen Bantah Minati Emre Can
Bundesliga 19 Agustus 2019, 18:00
-
Bayern Munchen Resmikan Perekrutan Philippe Coutinho
Bundesliga 19 Agustus 2019, 15:40
-
Tiga Posisi untuk Philippe Coutinho di Bayern Munchen
Bundesliga 19 Agustus 2019, 12:38
-
Philippe Coutinho Dijagokan Jadi Pemain Terbaik di Bundesliga
Bundesliga 19 Agustus 2019, 05:50
-
Gabung Bayern Munchen, Coutinho Bisa Menggila Lagi Seperti di Liverpool
Bundesliga 19 Agustus 2019, 05:15
LATEST UPDATE
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR