4 Alasan Bayern Bisa Kalahkan Arsenal: Faktor Lini Serang hingga Allianz Arena

4 Alasan Bayern Bisa Kalahkan Arsenal: Faktor Lini Serang hingga Allianz Arena
Pemain Bayern Munchen Luis Daz merayakan gol dalam laga Bundesliga antara Bayern vs Leipzig di Munchen, Jerman, Sabtu, 17 Oktober 2026 (c) Karl-Josef Hildenbrand/dpa via AP

Bola.net - Bayern Munchen memiliki sejumlah modal untuk mengalahkan Arsenal dalam duel Liga Champions pada tengah pekan ini. Meski tidak bisa memainkan Michael Olise akibat skorsing, juara Bundesliga tersebut tetap memiliki kedalaman skuad dan pengalaman yang bisa menjadi pembeda.

Arsenal datang dengan status juara bertahan Premier League, tetapi Allianz Arena bukan tempat yang mudah bagi tim tamu. Bayern hanya menelan satu kekalahan dalam 31 pertandingan kandang terakhir mereka di Liga Champions, sebuah catatan yang menunjukkan betapa kuatnya Die Roten di hadapan pendukung sendiri.

Selain faktor kandang, Bayern juga memiliki lini serang yang berbahaya, Harry Kane yang sedang tajam, serta sejumlah pemain yang sudah mengenal kekuatan Arsenal. Berikut empat alasan Bayern berpeluang meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 5 halaman

Rekor Kandang Bayern Sangat Impresif

Pemain Bayern Munchen Tom Bischof (kedua dari kanan) dan pemain Bodo/Glimt Ole Didrik Blomberg saling menyapa usai laga Liga Champions antara Bayern vs Bodo/Glimt, 10 September 2026 (c) AP Photo/Lennart Preiss

Pemain Bayern Munchen Tom Bischof (kedua dari kanan) dan pemain Bodo/Glimt Ole Didrik Blomberg saling menyapa usai laga Liga Champions antara Bayern vs Bodo/Glimt, 10 September 2026 (c) AP Photo/Lennart Preiss

Allianz Arena menjadi salah satu modal utama Bayern. Mereka hanya kalah sekali dalam 31 pertandingan kandang terakhir di Liga Champions. Pada fase gugur musim lalu, Bayern bahkan mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-3 dan bermain imbang melawan PSG, yang kemudian menjadi juara.

Performa mereka musim ini juga menjanjikan. Bayern mengawali kiprah kandang di Liga Champions dengan kemenangan telak 5-0 atas Bodo/Glimt.

Arsenal harus menghadapi tekanan dari atmosfer stadion dan kepercayaan diri tuan rumah. Bayern juga memiliki catatan kandang yang kuat pada fase liga, dengan kekalahan terakhir mereka di kandang pada tahap tersebut terjadi pada Desember 2013.

2 dari 5 halaman

Kedalaman Lini Serang Tetap Menjanjikan

Pemain Bayern Munchen Serge Gnabry merayakan gol pada laga Bundesliga/Liga Jerman antara FC Koln vs Bayern di Cologne, Jerman, Rabu, 14 Januari 2026 (c) AP Photo/Martin Meissner

Pemain Bayern Munchen Serge Gnabry merayakan gol pada laga Bundesliga/Liga Jerman antara FC Koln vs Bayern di Cologne, Jerman, Rabu, 14 Januari 2026 (c) AP Photo/Martin Meissner

Absennya Olise karena skorsing tentu menjadi kehilangan bagi Bayern. Namun, tim asuhan Vincent Kompany masih memiliki banyak pilihan berkualitas untuk mengisi lini serang.

Luis Diaz, Lennart Karl, dan Serge Gnabry dapat menjadi alternatif untuk menjaga ancaman dari sisi sayap. Gnabry baru kembali bugar dan berpeluang mengisi posisi Olise bersama Karl. Bayern juga mendatangkan Ismael Saibari pada musim panas untuk menambah opsi serangan, meski Jamal Musiala masih absen karena cedera.

Dengan banyaknya pemain yang bisa menciptakan peluang dan mencetak gol, Bayern memiliki kapasitas untuk tetap menekan pertahanan Arsenal meski kehilangan salah satu pemain kreatif utamanya.

3 dari 5 halaman

Harry Kane Sedang dalam Performa Puncak

Pemain Bayern Munchen Harry Kane setelah pertandingan Liga Champions melawan Viking, Rabu (14/10/2026). (c) Carina Johansen/NTB via AP

Pemain Bayern Munchen Harry Kane setelah pertandingan Liga Champions melawan Viking, Rabu (14/10/2026). (c) Carina Johansen/NTB via AP

Kane menjadi ancaman terbesar bagi Arsenal. Striker Inggris tersebut mencetak dua gol saat Bayern bermain imbang 3-3 melawan Viking FK di Norwegia. Gol-gol itu memperpanjang catatan Kane yang selalu mencetak gol dalam sembilan pertandingan Liga Champions secara beruntun.

Ia juga terus menambah koleksi golnya di kompetisi Eropa dan naik ke posisi kedelapan bersama dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions.

Pertandingan melawan Arsenal memiliki arti khusus bagi Kane karena rivalitasnya dengan klub tersebut telah terbentuk sejak masih membela Tottenham. Ia sudah mencetak 15 gol dalam 22 penampilan melawan The Gunners. Catatan itu membuat Kane berpeluang kembali menjadi penentu bagi Bayern.

4 dari 5 halaman

Sejumlah Pemain Bayern Mengenal Arsenal

Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany dalam sesi latihan tim, 15 April 2026 jelang lawan Real Madrid di leg 2 perempat final Liga Champions. (c) AP Photo/Matthias Schrader

Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany dalam sesi latihan tim, 15 April 2026 jelang lawan Real Madrid di leg 2 perempat final Liga Champions. (c) AP Photo/Matthias Schrader

Pengalaman menghadapi Arsenal juga bisa membantu Bayern mempersiapkan pertandingan. Luis Diaz memiliki catatan dua gol dan tiga assist dalam tujuh penampilan melawan The Gunners saat masih membela Liverpool.

Gnabry pun pernah menghabiskan empat musim di Arsenal sejak berusia 16 tahun sebelum melanjutkan kariernya di tempat lain. Sementara itu, Kompany menghadapi Arsenal sebanyak 18 kali sebagai pemain Hamburg dan Manchester City. Ia juga pernah mencetak gol serta menjadi kapten City saat mengalahkan Arsenal di final Piala Liga Inggris 2018.

Pengalaman tersebut dapat membantu Bayern memahami kekuatan dan kelemahan lawan. Meski Arsenal tetap memiliki kualitas untuk memberikan perlawanan sengit, kombinasi rekor kandang, kedalaman serangan, ketajaman Kane, dan pengalaman menghadapi The Gunners membuat Bayern punya alasan kuat untuk memburu kemenangan.

Sumber: Bundesliga - Official Site

5 dari 5 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL