
Bola.net - Bayern Munchen memiliki sejumlah modal untuk mengalahkan Arsenal dalam duel Liga Champions pada tengah pekan ini. Meski tidak bisa memainkan Michael Olise akibat skorsing, juara Bundesliga tersebut tetap memiliki kedalaman skuad dan pengalaman yang bisa menjadi pembeda.
Arsenal datang dengan status juara bertahan Premier League, tetapi Allianz Arena bukan tempat yang mudah bagi tim tamu. Bayern hanya menelan satu kekalahan dalam 31 pertandingan kandang terakhir mereka di Liga Champions, sebuah catatan yang menunjukkan betapa kuatnya Die Roten di hadapan pendukung sendiri.
Selain faktor kandang, Bayern juga memiliki lini serang yang berbahaya, Harry Kane yang sedang tajam, serta sejumlah pemain yang sudah mengenal kekuatan Arsenal. Berikut empat alasan Bayern berpeluang meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Rekor Kandang Bayern Sangat Impresif

Allianz Arena menjadi salah satu modal utama Bayern. Mereka hanya kalah sekali dalam 31 pertandingan kandang terakhir di Liga Champions. Pada fase gugur musim lalu, Bayern bahkan mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-3 dan bermain imbang melawan PSG, yang kemudian menjadi juara.
Performa mereka musim ini juga menjanjikan. Bayern mengawali kiprah kandang di Liga Champions dengan kemenangan telak 5-0 atas Bodo/Glimt.
Arsenal harus menghadapi tekanan dari atmosfer stadion dan kepercayaan diri tuan rumah. Bayern juga memiliki catatan kandang yang kuat pada fase liga, dengan kekalahan terakhir mereka di kandang pada tahap tersebut terjadi pada Desember 2013.
Kedalaman Lini Serang Tetap Menjanjikan

Absennya Olise karena skorsing tentu menjadi kehilangan bagi Bayern. Namun, tim asuhan Vincent Kompany masih memiliki banyak pilihan berkualitas untuk mengisi lini serang.
Luis Diaz, Lennart Karl, dan Serge Gnabry dapat menjadi alternatif untuk menjaga ancaman dari sisi sayap. Gnabry baru kembali bugar dan berpeluang mengisi posisi Olise bersama Karl. Bayern juga mendatangkan Ismael Saibari pada musim panas untuk menambah opsi serangan, meski Jamal Musiala masih absen karena cedera.
Dengan banyaknya pemain yang bisa menciptakan peluang dan mencetak gol, Bayern memiliki kapasitas untuk tetap menekan pertahanan Arsenal meski kehilangan salah satu pemain kreatif utamanya.
Harry Kane Sedang dalam Performa Puncak

Kane menjadi ancaman terbesar bagi Arsenal. Striker Inggris tersebut mencetak dua gol saat Bayern bermain imbang 3-3 melawan Viking FK di Norwegia. Gol-gol itu memperpanjang catatan Kane yang selalu mencetak gol dalam sembilan pertandingan Liga Champions secara beruntun.
Ia juga terus menambah koleksi golnya di kompetisi Eropa dan naik ke posisi kedelapan bersama dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions.
Pertandingan melawan Arsenal memiliki arti khusus bagi Kane karena rivalitasnya dengan klub tersebut telah terbentuk sejak masih membela Tottenham. Ia sudah mencetak 15 gol dalam 22 penampilan melawan The Gunners. Catatan itu membuat Kane berpeluang kembali menjadi penentu bagi Bayern.
Sejumlah Pemain Bayern Mengenal Arsenal

Pengalaman menghadapi Arsenal juga bisa membantu Bayern mempersiapkan pertandingan. Luis Diaz memiliki catatan dua gol dan tiga assist dalam tujuh penampilan melawan The Gunners saat masih membela Liverpool.
Gnabry pun pernah menghabiskan empat musim di Arsenal sejak berusia 16 tahun sebelum melanjutkan kariernya di tempat lain. Sementara itu, Kompany menghadapi Arsenal sebanyak 18 kali sebagai pemain Hamburg dan Manchester City. Ia juga pernah mencetak gol serta menjadi kapten City saat mengalahkan Arsenal di final Piala Liga Inggris 2018.
Pengalaman tersebut dapat membantu Bayern memahami kekuatan dan kelemahan lawan. Meski Arsenal tetap memiliki kualitas untuk memberikan perlawanan sengit, kombinasi rekor kandang, kedalaman serangan, ketajaman Kane, dan pengalaman menghadapi The Gunners membuat Bayern punya alasan kuat untuk memburu kemenangan.
Sumber: Bundesliga - Official Site
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Alasan Bayern Bisa Kalahkan Arsenal: Faktor Lini Serang hingga Allianz Arena
Liga Champions 18 Oktober 2026, 16:39
-
Manchester City Menuju Laga ke-150 di Liga Champions
Liga Champions 18 Oktober 2026, 16:27
-
Antonio Rudiger, Bek Real Madrid yang Selalu Bersinar di Liga Champions
Liga Champions 18 Oktober 2026, 16:16
-
Liga Champions 18 Oktober 2026, 16:11

LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR