
Bola.net - PSG mengamankan satu tiket ke final Liga Champions musim 2024/2025. PSG meraihnya setelah menyingkirkan Arsenal pada babak semifinal. PSG ke final justru setelah melepas Kylian Mbappe.
PSG bertemu Arsenal pada laga semifinal leg kedua, Kamis (8/5) di Parc des Princes. PSG meraih kemenangan dengan skor 2-1 lewat gol Fabian Ruiz dan Achraf Hakimi. Secara agregat, PSG menang 3-1 atas Arsenal.
Bagi PSG, sukses melaju ke final, melawan Inter Milan, adalah capaian penting. PSG membuktikan bahwa mereka tetap kompetitif walau kehilangan Kylian Mbappe, yang jadi bintang utama klub, pada awal musim 2024/2025.
PSG sukses membangun tim yang kuat walau tanpa Mbappe. Luis Enrique, sebagai pelatih, pantas dapat pujian atas capaian klub sejauh ini. Lantas, apa saja yang membuat PSG sangat kuat pada musim 2024/2025?
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kecepatan dan Keunggulan Individu di Lini Depan

Bersama Kylian Mbappe, PSG seolah hanya menyerang lewat satu cara. Setiap serangan PSG akan berujung pada Mbappe. Namun, setelah Mbappe pergi, PSG bermain lebih kolektif di lini depan.
Ousmane Dembele dominan dalam urusan bikin gol. Namun, dia bukan satu-satunya opsi di lini depan. PSG juga punya Bradley Barcola, Desire Doue, dan Khvicha Kvaratskhelia yang juga bermain sangat bagus.
Ada beberapa kesamaan diantara para pemain depan PSG. Mereka bisa bertukar peran dengan sangat cair dan punya kecepatan luar biasa. Berdasar data Sky Sports, PSG jadi tim yang paling banyak melakukan dribel di Liga Champions musim 2024/2025 (195 kali).
Dominasi di Tengah

Selain kecepatan di lini depan, Luis Enrique membangun PSG dengan dasar dominasi penguasaan bola. PSG selalu ingin memegang kendali permainan dengan kemampuan mengumpan para pemain mereka.
Berdasarkan catatan statistik Fotmob, PSG jadi tim dengan rata-rata penguasaan bola tertinggi keempat di Liga Champions. PSG punya 61,8 persen penguasaan bola per laga di Liga Champions.
Pada level individu, PSG punya pemain yang bisa menunjang keinginan Luis Enrique untuk mendominasi laga. Vitinha jadi poros permainan. Pemain Portugal itu sangat kuat bersama bola. Lalu, ada Joao Neves dan Fabian Ruiz yang juga sangat kuat.
2 Kekuatan di Lini Belakang

PSG punya banyak pemain muda dan nama yang mungkin belum familiar. Beraldo, Willian Pacho, dan Nuno Mendes mungkin tidak dapat banyak perhatian sebelum prestasi apik mereka musim 2024/2025.
Namun, di balik nama-nama baru tersebut, ada dua sosok penting yang membuat lini belakang PSG sangat kuat. Dua sosok penting itu adalah kapten Marquinhos dan penjaga gawang Gianluigi Donnarumma.
Di Liga Champions, Donnarumma punya peran sangat penting. Pada laga 8 Besar dan Semifinal, dia tampil luar biasa. Sedangkan, dari Marquinhos, PSG punya pemimpin yang bisa menenangkan tim ketika dalam kondisi sulit.
Kecerdikan Luis Enrique

Keputusan PSG memilih Luis Enrique untuk memimpin proyek baru klub sangat tepat. Sebab, Luis Enrique punya pengalaman dan rekam jejak yang sangat bagus sebagai pelatih.
Luis Enrique pernah meraih sukses bersama Barcelona. Satu dekade lalu, dia membawa Barcelona meraih treble. Luis Enrique membawa Barcelona juara La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions.
Dia juga turut membangun generasi baru di Timnas Spanyol, yang kemudian meraih sukses bersama Luis de la Fuente. Luis Enrique menyuntikkan mental juara pada para pemain muda PSG.
Bagan Fase Gugur Liga Champions
Bagan fase gugur Liga Champions 2024/2025 (c) UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tersingkir dari Liga Champions, Lalu Apa Selanjutnya?
Liga Inggris 8 Mei 2025, 17:30
-
5 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Inter Milan
Editorial 8 Mei 2025, 15:21
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR