5 Pelajaran dari Duel Arsenal vs Atletico Madrid: Siap Lahir Batin Tampil di Final

5 Pelajaran dari Duel Arsenal vs Atletico Madrid: Siap Lahir Batin Tampil di Final
Selebrasi skuad Arsenal usai memastikan tiket ke final Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Arsenal memastikan diri melangkah ke final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 20 tahun usai menundukkan Atletico Madrid dengan skor 1-0. Bermain di kandang sendiri, The Gunners tampil disiplin dan efisien setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 di leg pertama di Madrid.

Gol semata wayang Bukayo Saka menjadi pembeda dalam laga yang berjalan ketat. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Arsenal di Liga Champions musim ini menjadi 14 pertandingan.

Di partai final, mereka akan menghadapi pemenang duel antara PSG dan Bayern Munchen di Budapest pada 30 Mei mendatang.

Berikut lima poin utama dari kemenangan Arsenal atas Atletico Madrid:

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 5 halaman

Lewis-Skelly Manfaatkan Kesempatan Emas

Duel Myles Lewis-Skelly dan Johnny Cardoso dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Duel Myles Lewis-Skelly dan Johnny Cardoso dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Keputusan Mikel Arteta memasukkan Lewis-Skelly sebagai starter menjadi salah satu kejutan terbesar dalam laga ini. Gelandang muda tersebut tampil percaya diri dan menunjukkan fleksibilitas dalam sistem permainan Arsenal.

Penampilannya di lini tengah bersama Declan Rice membuat Arsenal tetap solid sekaligus dinamis.

Kehadiran pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel di tribune seolah menjadi motivasi tambahan bagi sang pemain muda, yang tampil impresif hingga mendapat standing ovation saat ditarik keluar.

2 dari 5 halaman

Saka Jadi Pembeda di Laga Ketat

Selebrasi Bukayo Saka dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Selebrasi Bukayo Saka dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Arsenal tahu betul bahwa mereka akan menghadapi tim Atletico yang disiplin dan sulit ditembus. Setelah babak pertama berjalan hati-hati, momen kunci akhirnya datang di babak kedua.

Tembakan Leandro Trossard yang ditepis Jan Oblak jatuh tepat di kaki Saka. Dengan naluri predatornya, winger Inggris itu dengan cepat menyambar bola rebound untuk membawa Arsenal unggul.

3 dari 5 halaman

VAR Minim Intervensi

Aksi Riccardo Calafiori dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Aksi Riccardo Calafiori dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Sejumlah keputusan kontroversial sempat terjadi sepanjang laga, namun kali ini VAR memilih untuk tidak banyak campur tangan.

Kontak antara Trossard dan Antoine Griezmann di babak pertama tidak dianggap pelanggaran. Sementara di babak kedua, klaim penalti Atletico juga ditolak setelah tekel Gabriel Magalhaes dinilai bersih.

4 dari 5 halaman

Performa Gyokeres: Antara Peluang dan Kontribusi

Selebrasi Bukayo Saka dkk. dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Selebrasi Bukayo Saka dkk. dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Sorotan juga tertuju pada penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres, yang tampil cukup kontras. Ia gagal memanfaatkan peluang emas untuk menggandakan keunggulan setelah menerima umpan matang.

Meski demikian, kontribusinya dalam membuka ruang dan menekan lini belakang Atletico patut diapresiasi. Pergerakannya di lini depan menjadi salah satu faktor penting dalam terciptanya gol Arsenal.

5 dari 5 halaman

5. Final dengan Duel Gaya Berbeda

Selebrasi pelatih Arsenal, Mikel Arteta dengan bek William Saliba usai laga melawan Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu 6 Mei 2026. (c) AP Photo/Alastair Grant

Selebrasi pelatih Arsenal, Mikel Arteta dengan bek William Saliba usai laga melawan Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu 6 Mei 2026. (c) AP Photo/Alastair Grant

Arsenal kini bersiap menghadapi tantangan berbeda di final nanti. Jika bertemu PSG atau Bayern, mereka akan menghadapi tim dengan gaya bermain yang lebih terbuka dan ofensif.

Meski tidak selalu tampil atraktif, Arsenal menunjukkan bahwa organisasi permainan, kerja keras, dan mentalitas kuat bisa menjadi kunci sukses.

Dengan modal tersebut, peluang mereka untuk meraih trofi tetap terbuka lebar di partai puncak.

Sumber: Mirror


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL