
Bola.net - Arsenal memastikan diri melangkah ke final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 20 tahun usai menundukkan Atletico Madrid dengan skor 1-0. Bermain di kandang sendiri, The Gunners tampil disiplin dan efisien setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 di leg pertama di Madrid.
Gol semata wayang Bukayo Saka menjadi pembeda dalam laga yang berjalan ketat. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Arsenal di Liga Champions musim ini menjadi 14 pertandingan.
Di partai final, mereka akan menghadapi pemenang duel antara PSG dan Bayern Munchen di Budapest pada 30 Mei mendatang.
Berikut lima poin utama dari kemenangan Arsenal atas Atletico Madrid:
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Lewis-Skelly Manfaatkan Kesempatan Emas

Keputusan Mikel Arteta memasukkan Lewis-Skelly sebagai starter menjadi salah satu kejutan terbesar dalam laga ini. Gelandang muda tersebut tampil percaya diri dan menunjukkan fleksibilitas dalam sistem permainan Arsenal.
Penampilannya di lini tengah bersama Declan Rice membuat Arsenal tetap solid sekaligus dinamis.
Kehadiran pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel di tribune seolah menjadi motivasi tambahan bagi sang pemain muda, yang tampil impresif hingga mendapat standing ovation saat ditarik keluar.
Saka Jadi Pembeda di Laga Ketat

Arsenal tahu betul bahwa mereka akan menghadapi tim Atletico yang disiplin dan sulit ditembus. Setelah babak pertama berjalan hati-hati, momen kunci akhirnya datang di babak kedua.
Tembakan Leandro Trossard yang ditepis Jan Oblak jatuh tepat di kaki Saka. Dengan naluri predatornya, winger Inggris itu dengan cepat menyambar bola rebound untuk membawa Arsenal unggul.
VAR Minim Intervensi

Sejumlah keputusan kontroversial sempat terjadi sepanjang laga, namun kali ini VAR memilih untuk tidak banyak campur tangan.
Kontak antara Trossard dan Antoine Griezmann di babak pertama tidak dianggap pelanggaran. Sementara di babak kedua, klaim penalti Atletico juga ditolak setelah tekel Gabriel Magalhaes dinilai bersih.
Performa Gyokeres: Antara Peluang dan Kontribusi

Sorotan juga tertuju pada penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres, yang tampil cukup kontras. Ia gagal memanfaatkan peluang emas untuk menggandakan keunggulan setelah menerima umpan matang.
Meski demikian, kontribusinya dalam membuka ruang dan menekan lini belakang Atletico patut diapresiasi. Pergerakannya di lini depan menjadi salah satu faktor penting dalam terciptanya gol Arsenal.
5. Final dengan Duel Gaya Berbeda

Arsenal kini bersiap menghadapi tantangan berbeda di final nanti. Jika bertemu PSG atau Bayern, mereka akan menghadapi tim dengan gaya bermain yang lebih terbuka dan ofensif.
Meski tidak selalu tampil atraktif, Arsenal menunjukkan bahwa organisasi permainan, kerja keras, dan mentalitas kuat bisa menjadi kunci sukses.
Dengan modal tersebut, peluang mereka untuk meraih trofi tetap terbuka lebar di partai puncak.
Sumber: Mirror
Jangan Lewatkan!
- Kericuhan Arsenal vs Atletico Madrid: Diego Simeone Tantrum, Sempat Dorong Direktur The Gunners
- Kontroversi Arsenal vs Atletico Madrid: David Beckham Sebut Tim Tamu Harusnya Dapat Penalti
- 5 Fakta Kesuksesan Arsenal Lolos ke Final Liga Champions: Ke Final Pertama Sejak 2006 dengan Catatan Unbeaten
- Rapor Pemain Arsenal Saat Bungkam Atletico Madrid untuk Lolos ke Final Liga Champions: Bukayo Saka Sang Pahlawan
- Hasil Arsenal vs Atletico Madrid: The Gunners Kembali ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 6-7 Mei 2026
Liga Champions 6 Mei 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 6-7 Mei 2026
Liga Champions 6 Mei 2026, 10:14
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18



















KOMENTAR