
Bola.net - - Serunya pertandingan Ajax Amsterdam vs Tottenham Hotspur tak lepas dari perhatian Louis van Gaal. Mantan pelatih Ajax dan Manchester United tersebut menyebut ada satu faktor pembeda dalam kemenangan Spurs.
Sebagaimana diketahui, perjalanan Ajax Amsterdam di panggung Liga Champions harus berakhir. Setelah membuat kejutan dengan menumbangkan tim unggulan, seperti Real Madrid dan juga Juventus, langkah Ajax harus terhenti di semifinal usai kalah aturan gol tandang melawan Spurs dengan agregat 3-3.
Bermain di Johan Cruyff Arena, Kamis (9/5/2019) dini hari kemarin, Ajax seperti hanya akan menegaskan langkah mereka ke partai final setelah unggul 2-0 di babak pertama sehingga membuat agregat untuk sementara adalah 3-0. Namun apa yang terjadi sungguh di luar prediksi.
Tottenham secara luar biasa mampu bangkit dan membalikkan keadaan. Tak tanggung-tanggung, tim asuhan Mauricio Pochettino mampu mencetak tiga gol balasan lewat hattrick dari Lucas Moura, masing-masing pada menit ke-55, ke-59 dan pada menit 90+6 atau hanya beberapa detik sebelum wasit meniup peluit akhir pertandingan.
Dan dikatakan oleh Louis van Gaal, masuknya Fernando Llorente memberikan perbedaan dalam permainan tim asuhan Mauricio Pochettino di laga tersebut. Simak komentar selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Fernando Llorente Sang Pembeda
Pada pertandingan tersebut, Pochettino memercayakan lini depan Spurs pada duet Heung-Min Son dan Lucas Moura. Namun hasil di babak pertama, di mana mereka kalah 0-2 membuat pelatih asal Argentina tersebut mengubah line up di babak kedua.
Victor Wanyama digantikan oleh Fernando Llorente sehingga membuat Spurs tampil lebih menyerang dan lebih banyak memberikan ancaman. Masuknya penyerang asal Spanyol itu yang disebut Van Gaal menjadi pembeda pada pertandingan tersebut sehingga mampu mencetak tiga gol balasan di paruh kedua.
"Masuknya Fernando Llorente membuat perbedaan besar setelah jeda," ungkap Van Gaal.
"Matthijs de Ligt dan Daley Blind tak bisa menjaganya, dan koneksi antara gelandang Spurs membuat mereka tak bisa berbuat banyak. Pertahanan Ajax harusnya tak bermain seperti itu," sambungnya.
"Kekalahan ini sama sekali tak perlu terjadi. Tak ada yang salah ketika jeda mereka unggul 2-0. Di babak kedua, Tottenham mengambil lebih banyak risiko dan lebih banyak memasukkan pemain menyerang di dalam lapangan. Ajax membuat pilihan yang salah di fase penguasaan bola," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool vs Barcelona, Ronaldo Akui The Reds Layak Menang
Liga Champions 10 Mei 2019, 18:01
-
Ternyata Ada Pemain Tottenham yang Sedih Karena Singkirkan Ajax
Liga Champions 10 Mei 2019, 15:00
-
Analisis Louis van Gaal Soal Kekalahan Menyakitkan Ajax Amsterdam
Liga Champions 10 Mei 2019, 14:14
LATEST UPDATE
-
Prediksi St. Pauli vs Bayern 11 April 2026
Bundesliga 10 April 2026, 13:30
-
Prediksi Barcelona vs Espanyol 11 April 2026
Liga Spanyol 10 April 2026, 12:48
-
PSIM vs PSM Makassar: Menanti Ledakan Savio Sheva di Stadion Sultan Agung
Bola Indonesia 10 April 2026, 11:35
-
Layakkah Harry Maguire Masih Termasuk Jajaran Bek Terbaik Dunia?
Liga Inggris 10 April 2026, 11:34
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:33
-
Prediksi West Ham vs Wolves 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:26
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25




















KOMENTAR