Bola.net - - Manchester City memiliki peluang untuk meraih quadruple alias empat gelar juara sekaligus musim ini. Mereka sudah menjuarai Carabao Cup, mencapai semifinal FA Cup, melangkah ke perempat final Liga Champions, dan bersaing ketat di papan atas Premier League. Dengan kekuatan skuat Man City saat ini, kemungkinan itu ada.
Biar begitu, sang pelatih, Pep Guardiola menegaskan bahwa timnya yang sekarang belum siap. Pep mengenang kembali momen ketika dia meraih treble winners bersama Barcelona beberapa tahun silam, dan dia menemukan beberapa faktor penting yang tidak dimiliki Man City saat ini.
Guardiola menyebut bahwa meraih quadruple (untuk tim Inggris) atau treble winnes selalu lebih dari sekadar kemampuan tim. Dia menyakini ada banyak faktor yang menentukan, termasuk keberuntungan, momen kepercayaan diri pemain, dan api keyakinan yang menyala-nyala.
Bagaimana kisah Guardiola dalam melaih treble? Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Momen Kesadaran
Menurut Guardiola, meraih treble lebih merupakan soal keyakinan dan kesadaran. Para pemain harus mengalami dan menyadari sendiri ketika kesempatan itu tiba. Sebab itu, dia merasa Man City yang sekarang belum siap untuk itu.
"Akan ada momen di mana anda menyadari itu 'wow, kami bisa mendapatkannya [treble]', tetapi masih belum musim ini. Di Barcelona, sebagai contoh, treble, kami lolos ke final Copa dengan 10 pemain melawan 11. Kiper kami Pinto, dengan skor kami tertinggal 1-0, menyelamatkan penalti," buka Pep kepada Evening Standard.
"Setelah itu, Messi datang dari bangku cadangan dan mencetak gol untuk membuatnya jadi 1-1."
Keyakinan Tim

Lebih lanjut, Guardiola juga bicara soal keberhasilan Barca di Liga Champions dan La Liga musim itu. Segalanya adalah soal keyakinan diri para pemain, treble bukan soal komposisi pemain terbaik, pemain termahal, atau taktik yang genius.
"Orang-orang mengingat cara kami menang di Stamford Bridge [semifinal Liga Champions]. Banyak hal yang terjadi pada laga itu dan kami mencetak gol di menit akhir. Kami hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran dan kami mencetak gol di menit ke-93 untuk mengubah skor jadi 1-1."
Di La Liga: "Kami unggul 12 poin dan saya ingat itu sudah memasuki Natal, Madrid hanya bermain di satu kompetisi. Kami bermain di semua kompetisi, Madrid mendekat dari 12, 10, 9, 6, 4 poin," sambungnya.
"Dan kami harus melawat ke Bernabeu untuk menang. Jika kami tidak menang, kami tidak akan menjuarai liga. Akhirnya kami menang di sana dan itu luar biasa, kami menjuarai La Liga."
Berlaku untuk Semua Tim
Guardiola yakin dorongan dan momen-momen seperti itu tidak hanya dialami Barca. Dia percaya setiap tim yang berhasil meraih treble pasti merasakan dan mengalami hal yang sama.
"Selalu ada momen-momen demikian ketika itu [treble] terjadi. Saya kira bagi semua tim yang sudah pernah meraih treble, hal itu pernah terjadi," tandas dia.
Musim ini, selain Man City yang berpeluang meraih quadruple, Barca juga memiliki asa meraih treble. Artinya, Guardiola harus mengalahkan mantan timnya itu jika ingin mewujudkan mimpi quadruple.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Puji Juan Mata, Guardiola Tebar Kode?
Liga Inggris 6 April 2019, 23:30
-
Aguero Beberapa Kali Dicadangkan, Begini Alasan Guardiola
Liga Inggris 6 April 2019, 20:30
-
De Bruyne: Manchester City Boleh Jadi Gagal Total
Liga Inggris 6 April 2019, 20:00
-
Bagaimana Caranya Meraih Treble? Guardiola Punya Rahasianya
Liga Champions 6 April 2019, 19:30
-
Permainan Liverpool Dinilai Tak Sebagus Man City, Begini Jawaban Klopp
Liga Inggris 6 April 2019, 17:30
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR