Bola.net - - Bek Manchester United, Ashley Young punya teori mengapa timnya mampu mengalahkan PSG di tengah pekan lalu. Young menilai tuan rumah masih dihantui memori tiga tahun lalu sehingga mereka akhirnya tersingkir.
Pada tahun 2016 silam, PSG mendapatkan memori buruk saat jumpa Barcelona. Menang 4-0 di leg pertama, namun Les Parisien tumbang di leg kedua melawan wakil Spanyol itu sehingga mereka harus gugur di fase knockout Liga Champions.
Tiga tahun berselang, kejadian serupa terjadi bagi PSG. Unggul 2-0 di leg pertama, PSG kembali tersingkir di babak 16 besar Liga Champions setelah dikalahkan MU di Parc Des Princes dengan skor 3-1.
Young percaya bahwa memori di Camp Nou tahun 2016 silam membuat PSG semakin keder saat jumpa MU. "Saya rasa memori itu kembali menghantui mereka di babak pertama," buka Young kepada MUTV.
Baca komentar lengkap sang bek di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Gugup
Pada laga tersebut, Manchester United berhasil mencetak gol cepat terlebih dahulu melalui kaki Romelu Lukaku dan Young memprediksi gol itu membuat PSG mulai dihantui memori tiga tahun lalu tersebut.
"Anda bisa merasakan bagaimana pendukung mereka mulai berpaling dari mereka dan beberapa pemain mereka terlihat sangat gugup saat menghadapi kami."
"Saya sendiri tidak yakin dengan asumsi saya itu, namun kami sendiri tetap berkonsentrasi terhadap diri kami sendiri dan itulah yang kami lakukan sepanjang pertandingan."
Bermain Disiplin
Young juga menilai timnya berhasil mencuri kemenangan di Paris karena mereka menerapkan taktik yang sudah dirancang para pelatih MU dengan baik.
"Kami memiliki taktik dan semua pemain kami benar-benar mematuhi taktik yang sudah dilatih dengan keras oleh para staff kami.
"Kami berhasil menetralisir permainan mereka dan kami membuat mereka merasa frustrasi. Anda bisa melihat mereka mulai frustrasi ketika mereka tidak mengumpan bola ke arah yang benar atau mereka kesulitan mencari ruang, karena kami menutup semua ruang pergerakan mereka." tandasnya.
Laga Berikutnya
Young dan kolega akan bertandang ke Emirates Stadium di akhir pekan nanti untuk menghadapi Arsenal di pertandingan pekan ke 30 EPL.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neville: Rashford Spesial dan Bisa Jadi Sehebat Mbappe
Liga Inggris 8 Maret 2019, 23:16
-
MU Doakan Suporter yang Ditusuk di Paris Lekas Pulih
Bolatainment 8 Maret 2019, 18:57
-
MU Kalahkan PSG Adalah Mahakarya Solskjaer
Liga Champions 8 Maret 2019, 18:40
-
Lolos ke Perempat Final, Young: Ini Semua Berkat Fans!
Liga Champions 8 Maret 2019, 16:20
-
Barcelona Disebut Jadi Penyebab Kekalahan PSG Atas MU, Kok Bisa?
Liga Champions 8 Maret 2019, 16:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR