
Bola.net - Barcelona beruntung bisa mengalahkan Dynamo Kiev 2-1 pada duel matchday 3 Grup G Liga Champions 2020/21, Kamis (5/11/2020) dini hari WIB. Hasil ini bisa saja jadi jauh lebih buruk bagi Blaugrana.
Betapa tidak, meski berakhir menang, Barca sebenarnya keteteran sepanjang laga. Kiev tampil sangat baik dan bisa saja mencetak lebih banyak gol jika bukan karena Marc-Andre ter Stegen, yang membuat 6 penyelamatan dalam 90 menit.
Kiev pun bisa bertahan dengan baik, kiper 19 tahun mereka, Ruslan Neshcheret bisa dengan mudah menghentikan serangan-serangan Barca.
Lalu ketika mereka mencetak gol balasan di menit ke-75, arah pertandingan pun berubah. Skor jadi 2-1, Kiev menggempur Barca pada 15 menit akhir pertandingan dan bisa saja menyamakan kedudukan.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Yang penting menang
Hampir batal menang mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan kesulitan Barca, Gerard Pique mengakui itu.
Mereka tak menduga Kiev memberikan perlawanan impresif, Pique mengakui Barca sempat kesulitan dan hampir kebobolan.
"Babak pertama berjalan sangat baik. Lalu pertandingan terlepas dari genggaman kami, kami lepas kontrol dan kami grogi," ujar Pique dikutip dari Sport.
"Mereka membuat kami kesulitan, yang terpenting adalah tiga poin ini."
Waktunya perubahan
Di sisi lain, Pique memaklumi ketidakstabilan Barca. Mereka memang sedang dalam masa transisi, ada banyak perubahan besar. Memang berisiko, tapi perlu dilakukan.
"Klub kami berada dalam proses perubahan besar. Saya kira perubahan itu perlu, sebab performa kami pun tidak stabil. Setiap tahun kami sedikit lebih buruk dari sebelumnya," lanjut Pique.
"Kami tahu tahun ini tidak akan mudah, tapi kami pun akan mencoba bersaing di setiap pertandingan."
Bukan favorit
Terakhir, Pique memaklumi jika Barca tidak dijagokan menjuarai Liga Champions musim ini. Mereka bukan favorit, dan mereka harus rela menerima itu.
"Wajar jika kami bukan favorit di Liga Champions setelah apa yang terjadi beberapa tahun terakhir," sambung Pique.
"Kami hanya bisa bekerja keras. Kami punya pemain-pemain muda. Pada akhirnya hasil apik akan tiba," tutupnya.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
- Soal Kebobolan Konyol MU, Solskjaer: Tidak Bisa Dimaafkan
- MU Kalah di Turki, Robin van Persie: Sir Alex Ferguson Pasti Marah Besar!
- Tragedi Cuitan 'Gini Doang Nih Grup Neraka?' Akun Resmi Manchester United
- Van de Beek Ogah Salahkan Bek, tapi Benarkan MU Kacau Setelah Kebobolan
- Warganet Sambut Gol Paulo Dybala Musim Ini: Dia Sudah Kembali!
- 2 Momen yang Tunjukkan Buruknya Lini Pertahanan Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Rekrut Messi? Untuk Apa Coba?
Liga Inggris 5 November 2020, 21:52
-
4 Pemain yang Bakal Dijual Barcelona pada Januari 2021
Editorial 5 November 2020, 17:28
-
Barcelona Masih Kesengsem Pemain Spurs Ini
Liga Spanyol 5 November 2020, 16:40
-
Barcelona Menang Tipis Atas Dynamo Kiev
Galeri 5 November 2020, 13:16
LATEST UPDATE
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32






















KOMENTAR