
Bola.net - Grup H Liga Champions 2020/2021 acap kali dianggap 'grup neraka'. Sebab, peta persaingan empat tim yang berada di Grup H dianggap cukup berimbang.
Grup H dihuni Manchester United, RB Leipzig, PSG, dan Istanbul Basaksehir.
Musim lalu, United melaju hingga semifinal Liga Europa. Sedangkan, RB Leipzig mencapai semifinal dan PSG adalah finalis Liga Champions musim lalu. Basaksehir adalah juara Liga Super Turki.
Satu cuitan menarik dibuat akun twitter resmi Manchester United Indonesia @ManUnited_ID. Saat itu, mereka menambahkan kata-kata 'Gini doang nih grup neraka?' usai menang atas PSG dan RB Leipzig. Sebuah kata-kata yang kini jadi tragedi bagi United.
Finalis musim lalu ✅
— Manchester United (@ManUtd_ID) October 28, 2020
Semifinalis musim lalu ✅
Gini doang nih grup neraka? 😏#MUFCIndonesia #UCL pic.twitter.com/XBTlPpdM7b
Setan Merah baru saja kalah dari Basaksehir dengan 2-1. United pun mendapat ejekan dari warganet dengan kata 'Gini doang nih grup neraka?' amunisi utama. Simak selangkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Gini Doang Bos?
Gini doang boss???? pic.twitter.com/nBAOHkpdby
— MF (@izam_ftr) November 4, 2020
Menolak Lupa
GINI DOANG NIH GRUP NERAKA? pic.twitter.com/4ghPgYVsvm
— 🤘 (@Daaady_) November 4, 2020
Social Distancing
Pemain emyu sedang menerapkan social distancing sama pemain lawan 😂
— αႦαɯ (@baawsq) November 4, 2020
Gini doang nih grup neraka? pic.twitter.com/Y6MY5LwiH8
Jangan Malu Terlihat Miskin
jangan malu terlihat miskin, tapi malulah jika menjadi pendukung Manchester United.
— Nara Shikamakmur (@alatreproduksi) November 4, 2020
Gini doang nih grup neraka? 🤣
Ttd: Martin Skrtel. https://t.co/L1MrqppYGV pic.twitter.com/Vq3amxV2LK
Udah Gak Jualan Odading
GINI DOANG NIH GRUP NERAKA?
— AkangNathan (@AkangSAM3) November 4, 2020
Oh tentu tidaak, Banting stir dulu gan grup neraka, buat tambahan penghasilan beli pelatih baru pic.twitter.com/fYKm6o1XQF
Wadidauw....
GINI DOANG NIH GRUP NERAKA?
— bukan keanu (@langkahbaru) November 4, 2020
sorry ya, kami percaya proses, senantiasa mendukung ole tetap bertahan apapun keadaannya, minimal mengantarkan emyu ke jurang degradasi pic.twitter.com/XImx4KMNnM
Ampas Bos!
GINI DOANG NIH GRUP NERAKA
— Mapz (@adit_prada) November 5, 2020
Ampas bos!!!
Gimana ceritanya defence bisa gitu. Udah mendingan MU ikut bansos gempa Turki aja dah. Lumayan dapet amal. pic.twitter.com/pctBQZVdhR
Bagaimana, Min?
Semua berawal dari sebuah tweet
— Melody United (@MelodyUnited) November 4, 2020
"Gini doang nih grup neraka? 😏"
Hasilnya yah 2 match terakhir ini 😌, yah kan admin @ManUtd_ID? pic.twitter.com/juCTbpAUye
Sumber: Twitter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duel Lawan Basaksehir Jadi Penampilan Terburuk Man United Dalam Empat Tahun Terakhir
Liga Inggris 5 November 2020, 21:55
-
Ketiban Apes! 10 Pemain PSG Terjebak di Lift Hotel Hampir Satu Jam
Bolatainment 5 November 2020, 19:54
-
Chelsea Menang Kontroversial, Werner: Yang Penting Menang!
Liga Champions 5 November 2020, 18:40
-
Penempatan Posisi Jadi Penyebab Manchester United Tumbang di Turki
Liga Champions 5 November 2020, 17:40
-
Ogah Cari Kambing Hitam, Solskjaer Akui Manchester United Memang Bermain Buruk
Liga Champions 5 November 2020, 17:20
LATEST UPDATE
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR