
Bola.net - Barcelona di era Hansi Flick menghadirkan gaya bermain yang berani dan ofensif. Terlepas dari naik-turunnya performa musim ini, ciri tersebut tetap terlihat jelas setiap kali mereka tampil di Liga Champions.
Musim lalu, lini serang mereka menjadi salah satu yang paling mematikan di Eropa. Bahkan ketika performa tidak mencapai puncaknya, peluang dan ancaman terus tercipta. Hal ini menunjukkan konsistensi pola pikir menyerang yang dibawa Flick.
Meski sejumlah pemain kunci seperti Raphinha, Lewandowski, dan Lamine Yamal belum banyak bermain bersama musim ini akibat cedera, Barcelona tetap menunjukkan taji sebagai tim yang haus gol.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Barcelona Paling Produktif di Liga Champions
Mundo Deportivo mencatat bahwa sejak Flick mengambil alih, Barcelona menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak di Liga Champions dibandingkan klub-klub Eropa lainnya. Produktivitas mereka mengungguli juara bertahan sekalipun.
Total 52 gol telah dicetak Barcelona di kompetisi tersebut sejak musim lalu. Sebanyak 43 gol tercipta pada 2024/25 dan 9 gol di musim ini sejauh ini. Angka tersebut menunjukkan pola penyerangan yang terstruktur dan berkelanjutan.
PSG berada di belakang dengan 45 gol dalam periode yang sama, disusul Arsenal dengan 42 gol dan Real Madrid dengan 31 gol. Bahkan Inter Milan, finalis musim lalu sekaligus tim yang menyingkirkan Barcelona, hanya mencatat 35 gol.
Masalah Bertahan yang Belum Terpecahkan

Namun, produktivitas tinggi tersebut belum sepenuhnya berbuah hasil maksimal. Barcelona masih sering kebobolan dalam situasi yang seharusnya dapat dikendalikan, terutama di fase pertahanan transisi.
Rekor bertahan yang kurang solid membuat upaya mereka di lini serang tidak selalu berbanding lurus dengan kemenangan. Ini menjadi salah satu alasan mengapa perjalanan mereka musim lalu tidak berjalan sejauh yang diharapkan.
Flick berharap kembalinya para pemain yang cedera dapat membantu menyeimbangkan permainan. Dengan kekuatan penuh, Barcelona berpeluang memperbaiki detail kecil yang selama ini menjadi titik lemah.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 5-6 November 2025
- Bukan Balik ke Inggris, Harry Kane Bakal Lanjutkan Karir di Barcelona?
- Jelang Barcelona vs Club Brugge, Hansi Flick Lakukan Pendekatan Personal ke 4 Pemain Ini
- Pesan Bijak Andres Iniesta untuk Lamine Yamal yang Masih 18 Tahun
- Hadiah dari Bintang Chelsea Bikin Heboh, Sepatu Baru Vinicius Jr Cantumkan Nama Pemain Barca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Jadi Raja Gol Liga Champions Sejak Era Hansi Flick
Liga Champions 5 November 2025, 18:07
-
Bukan Balik ke Inggris, Harry Kane Bakal Lanjutkan Karir di Barcelona?
Liga Spanyol 5 November 2025, 16:57
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 5-6 November 2025
Liga Champions 5 November 2025, 06:44
-
Pesan Bijak Andres Iniesta untuk Lamine Yamal yang Masih 18 Tahun
Liga Spanyol 4 November 2025, 15:14
LATEST UPDATE
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
-
Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 12:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR