
Bola.net - Barcelona sempat dibuat deg-degan pada laga fase grup Liga Champions melawan Juventus, Kamis (29/10/2020) dinihari tadi. Mereka harus kehilangan seorang bek lantaran cedera, yaitu Ronald Araujo.
Klub raksasa Spanyol itu datang dalam kondisi yang pincang karena tidak bisa memainkan bek andalannya, Gerard Pique. Ia mendapatkan larangan bermain karena diganjar kartu merah pada laga sebelumnya melawan Ferencvaros.
Araujo ditarik keluar saat memasuki babak kedua, digantikan oleh Sergio Busquets. Ronald Koeman selaku pelatih terpaksa berimprovisasi dengan menaruh Frenkie De Jong menemani Clement Lenglet di jantung pertahanan.
Untungnya, Barcelona sanggup keluar sebagai pemenang pada laga yang berlangsung di markas Juventus tersebut. Mereka menang dengan skor 2-0 berkat gol dari Ousmane Dembele dan Lionel Messi.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Frenkie De Jong Jadi Bek?
Dengan cederanya Araujo, Barcelona kini hanya memiliki dua orang bek sentral saja. Pemain lainnya, Samuel Umtiti, belum bisa dimainkan karena masih menjalani sesi pemulihan akibat cedera.
Koeman cukup beruntung karena pada beberapa kesempatan, saat masih menukangi Timnas Belanda, ia pernah memainkan Frenkie De Jong sebagai bek. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, mantan pemain Ajax itu bisa dijadikan opsi darurat.
"Kami sudah tahu sejak awal musim bahwa kami terbatas di area bek sentral. Jika kami kehilangan seseorang, kami akan berada dalam masalah," ujar Koeman seperti yang dikutip dari Marca.
"Frenkie De Jong pernah bermain di sana saat bersama Timnas Belanda [sebelumnya] dan dia bermain dengan sangat baik," lanjut pria yang juga pernah menukangi Everton itu.
Tentang Antoine Griezmann
Pada kesempatan yang sama, Koeman juga berbicara soal pemain lainnya yakni Antoine Griezmann. Ia mengatakan bahwa pemain asal Prancis tersebut sedang dinaungi oleh ketidakberuntungan.
"Kami gagal membunuh permainan. Kami punya beberapa peluang bersih, namun Antoine Griezmann sedang tidak beruntung. Tembakannya seharusnya bisa menjadi lebih baik," tambahnya.
"Selalu penting untuk menciptakan peluang. Kami bermain lebih superior, kami memiliki kedalaman dan satu orang yang bebas di tengah. Ini adalah hasil yang adil," pungkasnya.
Setelah ini, Barcelona harus mengalihkan fokusnya ke ajang La Liga untuk menghadapi Deportivo Alaves di Mendizorroza Stadium. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan pada Minggu (1/11/2020) dinihari.
(Marca)
Baca Juga:
- Fokus ke Dybala, Chiesa Terlupakan: Begini Rencana Asli Juventus Kontra Barcelona
- 'Lionel Messi adalah Harry Potter di Dunia Sepak Bola'
- Momen Paling 'Uwu' di Laga Juventus vs Barcelona: Koeman dan Messi Berpelukan
- Pavel Nedved: Masa-masa Sulit Juventus Sudah Diprediksi
- 'Juventus Butuh Eksperimen, Tapi Harus Meraih Hasil Juga'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Krisis di Lini Pertahanan, Mungkinkah De Jong Disulap Jadi Bek?
Liga Champions 29 Oktober 2020, 14:08
-
Dikalahkan Barcelona, Bukti Juventus Terlalu Bergantung ke Cristiano Ronaldo?
Liga Champions 29 Oktober 2020, 13:00
-
Fokus ke Dybala, Chiesa Terlupakan: Begini Rencana Asli Juventus Kontra Barcelona
Liga Champions 29 Oktober 2020, 12:04
-
'Lionel Messi adalah Harry Potter di Dunia Sepak Bola'
Liga Champions 29 Oktober 2020, 11:01
LATEST UPDATE
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Kylian Mbappe: Emangnya Cuma Kalian yang Bisa Main Kotor, Paraguay!
Piala Dunia 5 Juli 2026, 07:45
-
Lionel Messi dan Bayang-bayang Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR