Bola.net - Pelatih Schalke, Roberto Di Matteo mengaku perasaannya masih campur aduk usai berhasil membekuk tuan rumah Real Madrid 4-3 dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang digelar di Santiago Bernabeu (10/03).
Pria asal Italia ini mengaku tak menyangka timnya bisa menang dan mencetak gol melawan sang juara bertahan. Di sisi lain, ia juga mengutuki nasib timnya yang tersisih karena kalah agregat 5-4 dari Los Blancos.
"Laga ini sungguh spektakuler bagi para penonton. Kami memainkan sepakbola fantastis, namun saya meninggalkan Madrid dengan perasaan yang campur aduk," ungkap Di Matteo seperti dilansir situs resmi Schalke.
"Sungguh menyebalkan saat kami bisa mencetak empat gol di sini namun pada akhirnya tetap saja tersingkir. Kami mampu mengacaukan ritme permainan Real, para pemain menunjukkan performa level tinggi dari menit ke menit." [initial]
(s04/mri)
Pria asal Italia ini mengaku tak menyangka timnya bisa menang dan mencetak gol melawan sang juara bertahan. Di sisi lain, ia juga mengutuki nasib timnya yang tersisih karena kalah agregat 5-4 dari Los Blancos.
"Laga ini sungguh spektakuler bagi para penonton. Kami memainkan sepakbola fantastis, namun saya meninggalkan Madrid dengan perasaan yang campur aduk," ungkap Di Matteo seperti dilansir situs resmi Schalke.
"Sungguh menyebalkan saat kami bisa mencetak empat gol di sini namun pada akhirnya tetap saja tersingkir. Kami mampu mengacaukan ritme permainan Real, para pemain menunjukkan performa level tinggi dari menit ke menit." [initial]
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neymar Sebut Laga Clasico Tak Tentukan Juara Musim Ini
Liga Spanyol 11 Maret 2015, 23:23
-
Neymar: Trio MSN Lebih Baik Dari BBC
Liga Spanyol 11 Maret 2015, 22:54
-
Madrid Melempem, Calderon Minta Ancelotti Tetap Dipertahankan
Liga Spanyol 11 Maret 2015, 19:55
-
Kreator 42 Gol Tercepat di Liga Champions
Editorial 11 Maret 2015, 16:42
-
Tinggalkan Bernabeu, Pemain Madrid Panen Cemooh
Open Play 11 Maret 2015, 15:45
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR