Bola.net - Gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum meminta rekan-rekannya agar tak terjebak dalam zona nyaman saat bermain melawan Red Bull Salzburg agar bisa meraih tiga poin.
Liverpool tengah berusaha untuk bisa meloloskan diri ke babak 16 besar Liga Champions. Sayangnya niatan mereka untuk lolos di matchday kelima tertunda.
Pasalnya mereka tak bisa mengalahkan Napoli. Bermain di Anfield, Liverpool cuma bisa meraih satu poin saja setelah ditahan imbang 1-1.
Liverpool tertinggal lebih dahulu melalui gol Dries Mertens pada babak pertama. Dejan Lovren bisa menyamakan gol pada babak kedua.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Berusaha Maksimal
Usai pertandingan, Wijnaldum mengatakan bahwa skuat Liverpool sudah berusaha maksimal untuk bisa memenangkan laga tersebut. Buktinya mereka mendapat sejumlah peluang.
Sayangnya mereka gagal mencetak gol kedua. Meski cuma bisa meraih hasil imbang, Wijnaldum pun mengaku cukup senang Liverpool bisa mencetak gol yang membuat mereka lolos dari kekalahan memalukan.
“Terkadang Anda membutuhkan hal-hal semacam itu - tujuan atau momentum untuk menjadi lebih baik dalam permainan," ucapnya pada situs resmi Liverpool.
"Kami memulai dengan baik di babak kedua, kami tim yang lebih baik di babak kedua tetapi itu tidak menghasilkan banyak peluang, atau banyak peluang besar, dan itu adalah sesuatu yang harus kami kerjakan, dalam keadaan seperti ini untuk tetap menciptakan peluang."
“Kami mencoba bertarung sampai akhir pertandingan dan itulah yang kami lakukan. Kami senang bahwa kami dapat mencetak gol penyeimbang. Sekarang kita harus menyelesaikannya melawan Salzburg,” seru Wijnaldum.
Hindari Rasa Nyaman
Liverpool berhasil mengalahkan Salzburg di pertemuan pertama lalu di Anfield. Saat itu mereka sempat unggul tiga gol namun sang lawan bisa menyamakan skor menjadi 3-3.
Untungnya Liverpool bisa mencetak satu gol lagi dan menang 4-3. Berkaca dari laga itu, Wijnaldum berharap rekan-rekannya nanti tak sampai terjebak rasa nyaman, utamanya saat dalam posisi unggul.
"Dalam hal ini, Anda tidak boleh terlalu nyaman karena kami tahu seberapa bagus Salzburg," tambah Wijnaldum.
"Kami tahu betapa bagusnya kami jika kami berkonsentrasi dan memberi 100 persen. Setiap pertandingan berbeda," serunya.
"Apa yang harus kami lakukan adalah memberikan segalanya dan berusaha untuk melakukan yang terbaik dari itu. Semoga kami mendapatkan hasil yang bagus di sana," pungkas Wijnaldum.
Liverpool saat ini berada di puncak klasemen Grup E Liga Champions. Sementara itu Red Bull Salzburg berada di peringkat ketiga dengan raihan tujuh poin.
(liverpoolfc.com)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cederanya Fabinho Merupakan Kerugian Besar Bagi Liverpool
Liga Champions 28 November 2019, 23:57
-
Virgil van Dijk: Gol Napoli itu Tidak Sah!
Liga Champions 28 November 2019, 21:40
-
Demi Kalahkan Salzburg, Liverpool Diharap Tak Terjebak Zona Nyaman
Liga Champions 28 November 2019, 19:47
-
Liverpool Gagal Menang, Klopp Sindir Gaya Main Bertahan Napoli
Liga Champions 28 November 2019, 19:21
-
Henderson Tak Ragu Liverpool Bisa Lolos ke Babak 16 Liga Champions
Liga Champions 28 November 2019, 18:56
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 9 April 2026, 06:34

-
Man of the Match PSG vs Liverpool: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 05:13
-
Hasil PSG vs Liverpool: Keperkasaan sang Juara Bertahan
Liga Champions 9 April 2026, 05:06
-
Al Hilal vs Al Kholood Club: Karim Benzema Bungkus Hattrick dalam Pesta 6 Gol
Asia 9 April 2026, 04:22
-
Braga vs Betis: Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Tim Tamu
Liga Eropa UEFA 9 April 2026, 04:16
-
Man of the Match Barcelona vs Atletico Madrid: Julian Alvarez
Liga Champions 9 April 2026, 04:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR