
Bola.net - Manajer Liverpool Jurgen Klopp menyindir Napoli yang rela bermain defensif hanya agar bisa mendapat hasil positif di Anfield.
Liverpool menjamu Napoli di matchday lima Liga Champions Grup E. The Reds berusaha untuk membalaskan dendam setelah di matchday pertama lalu kalah 2-0 dari Napoli di Naples.
Namun Liverpool malah kebobolan lebih dahulu. Dries Mertens sukses menjebol gawang Alisson Becker pada menit ke-21.
Liverpool bekerja ekstra keras dan mengurung pertahanan Napoli. Namun mereka cuma bisa mencetak satu gol melalui sundulan Dejan Lovren pada menit ke-65.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Taktik yang Berbeda
Napoli dikenal sebagai tim yang bermain menyerang. Namun di Anfield, mereka lebih memilih bertahan nyaris di sepanjang waktu.
Carlo Ancelotti bisa menumpuk hampir semua pemainnya di belakang dan meninggalkan dua pemain di depan dan berusaha mencuri kesempatan mencetak gol melalui serangan balik. Klopp pun menyindir perubahan taktik Ancelotti itu.
"Napoli disiapkan terutama untuk pertarungan yang tepat; siapa pun yang biasanya melihat Napoli bermain, itu adalah taktik yang berbeda malam ini. Itu jelas cuma untuk mencari hasil, mencetak gol dan bertahan dengan semua yang Anda miliki," ketus Klopp pada situs resmi Liverpool.
Legowo
Klopp mengatakan bahwa anak-anak asuhnya melakukan sedikit kesalahan di laga itu. Utamanya saat berusaha membombardir pertahanan lawan dengan umpan-umpan silang.
Ia mengatakan anak-anak asuhnya terlalu cepat mengirimkan umpan tersebut. Meski mengisyaratkan rasa tak puas, namun Klopp juga mengatakan ia cukup legowo dengan hasil ini.
"Kami harus meningkatkan tekanan, yang sudah kami lakukan, 15 menit terakhir babak pertama berjalan dengan bagus baik, seperti seharusnya. Babak kedua, itu adalah permainan normal ini ketika Anda bermain melawan tim berkualitas yang bertahan dengan semua yang mereka miliki," ujarnya.
"Sisi sayapnya terbuka dan kami mencoba menggunakannya tetapi kami melepas umpan crossing terlalu dini. Anda harus masuk ke situasi ini di garis tepi dan kemudian Anda memiliki opsi yang berbeda - Anda dapat memainkan bola ke tepi, Anda dapat chip bola, Anda dapat menembak antara kiper dan garis terakhir, tetapi kami melepas umpan crossing terlalu dini sebagian besar waktu. Itu sebabnya kiper itu sering menangkap bolanya," terangnya.
"Tapi kami mencetak gol kami, yang sangat bagus. Dan kami mencoba mengejar permainan lagi atau terus mengejar permainan. Itu tidak berhasil bagi kami malam ini, tetapi seperti itulah sepakbola, Anda tidak selalu mendapatkan hasil yang Anda inginkan," ucapnya pasrah.
Liverpool masih menguasai puncak klasemen Grup E Liga Champions meski ditahan imbang Napoli. Berikutnya mereka akan bermain melawan Red Bull Salzburg dan harus bisa meraih kemenangan jika ingin tetap berada di puncak klasemen.
(liverpoolfc.com)
Baca Juga:
- Bisa Imbangi Liverpool Saja Sudah Bikin Koulibaly Bahagia
- Keputusan Jurgen Klopp Ini Membuat Eks Liverpool Terkejut
- Pemain Liverpool Ini Cedera, Jurgen Klopp Hanya Bisa Berdoa
- Ini Kata-kata yang Membuat Jurgen Klopp Mendapatkan Kartu Kuning
- Statistik Laga Liverpool vs Napoli: The Reds tak Pernah Kalah Saat Lovren Cetak Gol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cederanya Fabinho Merupakan Kerugian Besar Bagi Liverpool
Liga Champions 28 November 2019, 23:57
-
Virgil van Dijk: Gol Napoli itu Tidak Sah!
Liga Champions 28 November 2019, 21:40
-
Demi Kalahkan Salzburg, Liverpool Diharap Tak Terjebak Zona Nyaman
Liga Champions 28 November 2019, 19:47
-
Liverpool Gagal Menang, Klopp Sindir Gaya Main Bertahan Napoli
Liga Champions 28 November 2019, 19:21
-
Henderson Tak Ragu Liverpool Bisa Lolos ke Babak 16 Liga Champions
Liga Champions 28 November 2019, 18:56
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR