Dihantui Cuaca dan Lapangan Sintetis, Wonderkid Man City: MU Udah Lewat, Sekarang Waktunya Menang!

Dihantui Cuaca dan Lapangan Sintetis, Wonderkid Man City: MU Udah Lewat, Sekarang Waktunya Menang!
Pemain muda Manchester City, Nico OReilly. (c) dok.mancity

Bola.net - Manchester City sedang dalam periode kelam usai dipermalukan rival sekota. Kekalahan dari Manchester United membuat mentalitas The Citizens diuji habis-habisan.

Nico O'Reilly, talenta muda City, angkat bicara jelang laga krusial kontra Bodo/Glimt di lanjutan Liga Champions. Ia menyadari tekanan besar sedang berada di pundak timnya.

Tantangan makin berat karena City harus bermain di suhu beku dan rumput sintetis. Namun, O'Reilly menegaskan timnya pantang mencari kambing hitam.

Ambisi untuk bangkit menjadi harga mati. Laga Liga Champions ini dianggap momen paling tepat untuk membalikkan situasi.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 4 halaman

Haramkan Alasan Rumput Sintetis

Bek Manchester City, Abdukodir Khusanov mencoba menghentikan pergerakan penyerang Manchester United, Bryan Mbeumo, 18 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bek Manchester City, Abdukodir Khusanov mencoba menghentikan pergerakan penyerang Manchester United, Bryan Mbeumo, 18 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Kekalahan 0-2 dari MU di Old Trafford memang menyakitkan. O'Reilly mengakui bahwa Setan Merah tampil lebih baik hari itu.

Namun, ia menolak meratapi nasib. Sebagai pemain muda yang dibawa ke Norwegia, ia merasa punya tanggung jawab moral.

"Saat ini adalah masa sulit, tapi ini tergantung saya untuk menunjukkan lebih banyak kemampuan saya," ujar O'Reilly kepada TNT Sports.

Kondisi lapangan Bodo/Glimt yang menggunakan rumput buatan sering jadi momok tim tamu. Tapi bagi O'Reilly, itu bukan alasan untuk gagal menang.

"Kami tak di sini untuk mencari alasan. Kami tahu akan datang ke sini main di rumput sintetis dan cuaca dingin, jadi jelas tak ada alasan," tegasnya.

2 dari 4 halaman

Target Lolos Otomatis

Selebrasi winger Manchester City, Antoine Semenyo usai mencetak gol pembuka ke gawang Newcastle di semifinal leg 1 Carabao Cup 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Selebrasi winger Manchester City, Antoine Semenyo usai mencetak gol pembuka ke gawang Newcastle di semifinal leg 1 Carabao Cup 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

City butuh kemenangan untuk mengamankan posisi di delapan besar fase liga. O'Reilly sadar betul timnya tak boleh terpeleset lagi.

Mereka ingin menghindari babak play-off yang melelahkan. Fokus dan persiapan tim tetap sama meski badai cedera menghantam.

"Tujuan utamanya adalah datang ke sini dan menang. Kami tahu dalam diri kami, kami harus lakukan lebih baik," kata O'Reilly.

"Kami tak bisa terus kalah atau seri. Saya cinta malam Liga Champions, ini sangat spesial," imbuhnya penuh semangat.

3 dari 4 halaman

Bek Bodo Siap Matikan Haaland

Di kubu tuan rumah, bek tengah Odin Bjortuft sudah siap menyambut tamunya. Ia sadar City sedang terluka, namun tetap waspada.

Menghadapi tim asuhan Pep Guardiola dianggapnya sebagai ujian terberat.

"Kami tahu City sedang kesulitan tahun ini, tapi di saat sama, kualitas yang mereka miliki sangat besar," ucap Bjortuft.

Sorotan utama Bjortuft tertuju pada kompatriotnya, Erling Haaland. Ia sudah menyiapkan rencana khusus untuk mematikan pergerakan sang monster gol.

"Saya harus mengambilnya dengan naluri (gut feeling), tapi Anda tak bisa memberinya terlalu banyak ruang di belakang," analisisnya.

4 dari 4 halaman

Duel Fisik Sesama Viking

Bjortuft tak segan untuk bermain keras. Ia sadar satu-satunya cara menghentikan Haaland adalah dengan memutus aliran bola dan duel fisik.

Duel sesama pemain Norwegia ini diprediksi bakal berjalan panas.

"Saya juga harus mencoba bermain fisik dengannya untuk mencegahnya masuk ke area di mana ia bisa mencetak gol," ungkap Bjortuft.

Bagi skuad Bodo/Glimt, kedatangan Haaland adalah momen langka. Mereka ingin membuktikan diri di panggung Eropa.

"Sudah jadi topik besar bagi kami selama berbulan-bulan untuk hadapi striker terbaik dunia, terutama bagi kami orang Norwegia," tutupnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL