
Bola.net - Manchester City sedang dalam periode kelam usai dipermalukan rival sekota. Kekalahan dari Manchester United membuat mentalitas The Citizens diuji habis-habisan.
Nico O'Reilly, talenta muda City, angkat bicara jelang laga krusial kontra Bodo/Glimt di lanjutan Liga Champions. Ia menyadari tekanan besar sedang berada di pundak timnya.
Tantangan makin berat karena City harus bermain di suhu beku dan rumput sintetis. Namun, O'Reilly menegaskan timnya pantang mencari kambing hitam.
Ambisi untuk bangkit menjadi harga mati. Laga Liga Champions ini dianggap momen paling tepat untuk membalikkan situasi.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Haramkan Alasan Rumput Sintetis

Kekalahan 0-2 dari MU di Old Trafford memang menyakitkan. O'Reilly mengakui bahwa Setan Merah tampil lebih baik hari itu.
Namun, ia menolak meratapi nasib. Sebagai pemain muda yang dibawa ke Norwegia, ia merasa punya tanggung jawab moral.
"Saat ini adalah masa sulit, tapi ini tergantung saya untuk menunjukkan lebih banyak kemampuan saya," ujar O'Reilly kepada TNT Sports.
Kondisi lapangan Bodo/Glimt yang menggunakan rumput buatan sering jadi momok tim tamu. Tapi bagi O'Reilly, itu bukan alasan untuk gagal menang.
"Kami tak di sini untuk mencari alasan. Kami tahu akan datang ke sini main di rumput sintetis dan cuaca dingin, jadi jelas tak ada alasan," tegasnya.
Target Lolos Otomatis

City butuh kemenangan untuk mengamankan posisi di delapan besar fase liga. O'Reilly sadar betul timnya tak boleh terpeleset lagi.
Mereka ingin menghindari babak play-off yang melelahkan. Fokus dan persiapan tim tetap sama meski badai cedera menghantam.
"Tujuan utamanya adalah datang ke sini dan menang. Kami tahu dalam diri kami, kami harus lakukan lebih baik," kata O'Reilly.
"Kami tak bisa terus kalah atau seri. Saya cinta malam Liga Champions, ini sangat spesial," imbuhnya penuh semangat.
Bek Bodo Siap Matikan Haaland
Di kubu tuan rumah, bek tengah Odin Bjortuft sudah siap menyambut tamunya. Ia sadar City sedang terluka, namun tetap waspada.
Menghadapi tim asuhan Pep Guardiola dianggapnya sebagai ujian terberat.
"Kami tahu City sedang kesulitan tahun ini, tapi di saat sama, kualitas yang mereka miliki sangat besar," ucap Bjortuft.
Sorotan utama Bjortuft tertuju pada kompatriotnya, Erling Haaland. Ia sudah menyiapkan rencana khusus untuk mematikan pergerakan sang monster gol.
"Saya harus mengambilnya dengan naluri (gut feeling), tapi Anda tak bisa memberinya terlalu banyak ruang di belakang," analisisnya.
Duel Fisik Sesama Viking
Bjortuft tak segan untuk bermain keras. Ia sadar satu-satunya cara menghentikan Haaland adalah dengan memutus aliran bola dan duel fisik.
Duel sesama pemain Norwegia ini diprediksi bakal berjalan panas.
"Saya juga harus mencoba bermain fisik dengannya untuk mencegahnya masuk ke area di mana ia bisa mencetak gol," ungkap Bjortuft.
Bagi skuad Bodo/Glimt, kedatangan Haaland adalah momen langka. Mereka ingin membuktikan diri di panggung Eropa.
"Sudah jadi topik besar bagi kami selama berbulan-bulan untuk hadapi striker terbaik dunia, terutama bagi kami orang Norwegia," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Jadwal Siaran Langsung Bodo/Glimt vs Man City Hari Ini, Live Gratis di SCTV!
Liga Champions 20 Januari 2026, 13:59
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR