
Bola.net - Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengungkapkan duel lawan RB Salzburg memberikan pelajaran penting bagi dirinya dan skuat The Reds.
Liverpool menjamu Salzburg di matchday kedua Grup E Liga Champions di Anfield, Kamis (03/10/2019). Pertandingan itu berlangsung dengan menghibur sekaligus menegangkan.
Liverpool mengawali laga dengan sangat sempurna. Mereka mampu tampil mulus dan membuat Salzburg tak bisa berkutik sama sekali.
Alhasil, dalam tempo 36 menit Liverpool mampu mencetak tiga gol sekaligus. Yang pertama melalui Sadio Mane, kemudian Andrew Robertson dan Mohamed Salah.
Namun setelah itu Salzburg mengubah taktiknya. Mereka pun mulai bisa membalikkan situasi dan berbalik menekan Liverpool.
Hwang Hee-Chan sukses mencetak gol balasan, tak lama setelah terciptanya gol dari Salah di babak pertama. Kemudian di babak kedua mereka sukses menyamakan skor menjadi 3-3 melalui gol Takumi Minamino dan Erling Haaland.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pelajaran Penting
Klopp kemudian mengubah taktiknya juga. Hal ini membuahkan hasil dan Salah kembali mencetak gol untuk membuat Liverpool kembali unggul menjadi 4-3.
Usai pertandingan, Klopp mengakui bahwa Salzburg bermain dengan tanpa ampun dan menyulitkan timnya. Ia menambahkan laga ini memberikan pelajaran bahwa mereka masih harus belajar lebih banyak hal lagi.
"Tim lain mungkin kalah 3-0 di sini tetapi mereka tidak terlalu peduli. Kami membuka pintu, mereka berlari melalui pintu itu," ucapnya seperti dilansir Sky Sports.
"Itu adalah pelajaran yang sangat penting bagi kami malam ini, tetapi saya lebih suka mempelajarinya secara besar-besaran dalam pertandingan daripada setelah pertandingan karena, jika kami kalah 4-3, itu akan menjadi pelajaran yang sama," terangnya.
"Sekarang kami menang 4-3 jadi tiga poin dan banyak belajar dari itu, saya baik-baik saja. Saya tahu sebelumnya bahwa kami harus banyak meningkatkan kemampuan kami tetapi sekarang mungkin semua orang tahu itu," tandas Klopp.
Pelajaran untuk Salzburg
Di sisi lain, pelatih Salzburg Jesse Marsch mengaku tak terlalu kecewa dengan hasil ini. Ia justru merasa senang dengan penampilan anak-anak asuhnya.
Namun ia juga mengatakan pada timnya agar memetik pelajaran dari laga itu. Jadi ke depannya mereka bisa meraih hasil lebih baik dan lolos dari fase grup.
"Meskipun kami kalah 3-0, Anda bisa melihat kami lebih masuk lebih dalam lagi ke pertandingan," kata Marsch.
"Gol yang tercipta tepat sebelum paruh waktu sangat besar bagi kami, karena memberi kami kesempatan untuk masuk dan berbicara tentang beberapa hal dan kemudian keluar dan mendorong sekuat yang kami bisa," serunya.
"Pada saat skor imbang 3-3, Anda tahu pemain kami telah memasukkan banyak usaha ke dalamnya, dan mereka sedikit lelah, energi di stadion sedikit meningkatkan semangat kami, dan ini adalah tim yang luar biasa yang kami lawan, jadi saya Saya sangat bangga dengan kelompok saya dan penting bagi kami untuk belajar dari kekalahan ini sehingga kami menemukan cara untuk lolos dari grup ini," tutup Marsch.
Saat ini Liverpol mengemas tiga poin dari dua pertandingan. Sementara itu RB Leipzig juga mengemas tiga poin dari dua laga namun mereka berada di peringkat ketiga sementara The Reds di posisi kedua klasemen sementara grup E.
(Sky Sports)
Baca Juga:
- Erling Haaland, Penyerang 19 Tahun yang Bercita-cita Menua dengan Prima Seperti Ronaldo
- Fakta Hwang Hee-chan, Dulu Kalah dari Evan Dimas, Sekarang Permalukan Virgil van Dijk
- Peter Crouch: Sadio Mane Berada di Level Berbeda
- Mohamed Salah Mengakui Salzburg Sulitkan Liverpool
- Highlights Liga Champions: Liverpool 4-3 Red Bull Salzburg
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Van Dijk Tegaskan Liverpool Tak Perlu Panik dan Stres
Liga Champions 3 Oktober 2019, 23:20
-
Menurut Van Dijk, Liverpool Jelas Perlu Berbenah
Liga Champions 3 Oktober 2019, 22:53
-
Kumpulan Twit-Twit Kocak Saat Hwang Hee-chan Mempermalukan Virgil van Dijk
Bolatainment 3 Oktober 2019, 19:55
-
Fabregas: Sadio Mane Salah Satu dari Tiga Pemain Terbaik Dunia
Liga Champions 3 Oktober 2019, 19:24
-
Grup E Liga Champions Bukan Grup Mudah Bagi Liverpool
Liga Champions 3 Oktober 2019, 18:53
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR