
Bola.net - Liga Champions kembali menghadirkan big match ketika Real Madrid menjamu Marseille di Bernabeu, Rabu (17/09/2025) dini hari WIB. Bagi Madrid, laga ini jadi ajang pembuktian di awal fase liga.
Di sisi lain, Marseille datang dengan semangat besar setelah dua tahun absen dari panggung Liga Champions. Namun, atmosfer euforia ini justru dibarengi kekhawatiran dari pihak keamanan.
Otoritas Spanyol menggolongkan laga ini ke dalam kategori berisiko tinggi. Alasannya jelas: kehadiran ribuan pendukung Marseille, termasuk ultras mereka, Commando Ultra 84.
Pengamanan pun ditingkatkan dengan aturan ekstra ketat. Pemeriksaan tiket, identitas, hingga simbol kelompok suporter masuk dalam pengawasan utama.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sekolah-Sekolah Ditutup di Vilarreal 2024
Jejak rekam ultras Marseille di Spanyol memang tak bisa diabaikan. Pada 2024, sebelum laga melawan Villarreal, sekolah dasar dan taman kanak-kanak di Villarreal sampai harus ditutup demi keamanan.
Otoritas setempat tak ingin mengambil risiko. Kick-off yang berlangsung sore hari memaksa orang tua menjemput anak lebih cepat dari biasanya.
Keputusan ini diambil karena adanya kekhawatiran bahwa bentrokan bisa meluas hingga area publik. "Mereka tidak selalu ultras yang mewakili semua pendukung Marseille, dan itu tidak berarti semua penggemar Marseille seperti itu, tetapi mereka yang bepergian terkadang adalah mereka yang paling sering menyebabkan keributan," ungkap seorang kepala sekolah.
"Mereka tidak selalu ultras yang mewakili semua pendukung Marseille, dan itu tidak berarti semua penggemar Marseille seperti itu, tetapi mereka yang bepergian terkadang adalah mereka yang paling sering menyebabkan keributan, jadi langkah ini tampaknya tepat bagi kami," tegasnya.
Dua Insiden Panas di Bilbao
Kekhawatiran otoritas Spanyol berakar dari pengalaman masa lalu. Pada 2016, bentrokan pecah di San Mames saat Marseille bertemu Athletic Bilbao di Liga Europa.
Bentrokan tersebut diwarnai pelemparan kursi, proyektil, hingga bom pertanian. Atmosfer panas tak hanya melibatkan suporter Marseille, tetapi juga kelompok lain seperti Bordeaux.
Pada 2018, insiden lebih serius terjadi di tempat yang sama. Bom asap menyambar tribun lawan, sementara dua aparat terluka akibat serangan suporter Marseille.
Catatan ini menegaskan bahwa laga Marseille di tanah Spanyol selalu diawasi ketat. Risiko bentrokan jadi alasan utama laga melawan Real Madrid ditetapkan berisiko tinggi.
Klub Marseille Keluarkan Instruksi Khusus
Menyambut laga di Bernabeu, pihak klub Marseille bergerak cepat. Mereka memperingatkan kelompok pendukungnya agar mematuhi aturan ketat yang sudah ditetapkan otoritas Spanyol.
Setiap tiket wajib sesuai identitas pemilik. Selain itu, foto bendera dan spanduk harus diajukan lebih dulu untuk pemeriksaan.
Instruksi ini ditujukan untuk mencegah simbol ultras tertentu, termasuk CU84 yang menyerupai tengkorak, memicu masalah. Otoritas Spanyol sudah menegaskan hal itu sebagai titik rawan.
Menurut laporan RMC Sport, semua kelompok suporter Marseille sudah menerima instruksi resmi dari klub. Langkah ini diambil demi menghindari insiden yang bisa merusak momentum kembalinya mereka ke Liga Champions.
Klasemen Liga Champions
(RMC Sport)
Baca Juga:
- Marseille dan Cerita Bangun Ulang Karier 2 Mantan Wonderkid Manchester United: Angel Gomes dan Mason Greenwood
- Real Madrid vs Marseille: Pertemuan Klub dengan Akar yang Berbeda, Simbol Royal Family dan Kaum Pekerja
- Statistik Real Madrid vs Marseille: Bak Langit dan Bumi, tapi Ada Ancaman Tersembunyi!
- Real Madrid vs Marseille: Tradisi vs Ambisi
- Joss! Bellingham dan Camavinga Perkuat Real Madrid Kontra Marseille
- Prediksi Real Madrid vs Marseille 17 September 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mbappe Naik, Vinicius Turun: Drama Pergeseran Bintang di Real Madrid
Liga Spanyol 16 September 2025, 20:39
-
Duel Real Madrid vs Marseille di Liga Champions Dibayangi Ulah Brutal Ultras Les Olympiens
Liga Champions 16 September 2025, 17:15
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso dan Taktik yang Bisa Mengubah Wajah Chelsea
Liga Inggris 21 Mei 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Final Liga Europa: Freiburg vs Aston Villa
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 00:20
-
AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:22
-
Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:16
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
-
Bisakah Juventus Datangkan Bernardo Silva Tanpa Liga Champions?
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:58
-
Juventus Dikritik, Pemain Dinilai Tak Punya Ambisi ke Liga Champions
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:55
-
Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
Tim Nasional 20 Mei 2026, 21:55
-
Juventus Gagal Rekrut Antonio Rudiger, Real Madrid Kunci Bek Andalan
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:51
-
Timnas Indonesia dan 6 Kandidat Naturalisasi Pilihan John Herdman
Tim Nasional 20 Mei 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR