
Bola.net - Dominasi Real Madrid di kompetisi Eropa seolah tak pernah pudar dari masa ke masa. Klub raksasa Spanyol itu masih berdiri sebagai penguasa Liga Champions dengan koleksi trofi terbanyak hingga saat ini.
Los Blancos telah mengoleksi 15 gelar Liga Champions, sebuah rekor yang belum mampu dikejar klub mana pun di Eropa. Bahkan, mereka sempat mencatat sejarah dengan lima gelar beruntun pada periode 1956 hingga 1960.
Di era modern, dominasi itu kembali terulang saat Madrid meraih tiga gelar beruntun pada 2016, 2017, dan 2018. Terbaru, mereka kembali mengangkat trofi pada 2024 usai mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 2-0 di partai final.
Kesuksesan itu memunculkan banyak pertanyaan tentang rahasia di balik konsistensi Madrid di panggung Eropa. Menariknya, eks gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, mencoba menjelaskan fenomena tersebut dari sudut pandang yang berbeda.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kerja Keras Jadi Fondasi Dominasi Madrid

Menurut Rakitic, dominasi Madrid di Liga Champions bukanlah sesuatu yang datang secara kebetulan. Ia menilai ada fondasi kuat berupa kerja keras yang terus dijaga oleh klub tersebut dari generasi ke generasi.
Madrid disebutnya selalu mampu melakukan banyak hal dengan benar, baik dari sisi manajemen, pemain, hingga mentalitas di lapangan. Hal inilah yang kemudian menjadi pembeda utama mereka dibanding klub-klub lain di Eropa.
Selain itu, pemain yang datang ke Santiago Bernabeu juga tidak pernah mendapatkan kemudahan. Setiap individu dituntut untuk bekerja keras dan berkontribusi maksimal demi mempertahankan standar tinggi klub.
"Sangat jelas... ketika Anda melakukan sesuatu dengan baik, itu akan membuahkan hasil, dan Real Madrid melakukan banyak hal dengan sangat baik," bebernya, seperti dilansir Goal.
"Tidak ada pemain yang pindah ke Real Madrid dan mendapatkan segalanya dengan mudah... Ketika Anda melakukan sesuatu dengan benar, sepak bola akan memberi Anda imbalan, dan ketika Anda tidak melakukannya, maka tidak," sambungnya.
Tak Kaget Madrid Singkirkan Manchester City

Perjalanan Madrid musim ini juga tak lepas dari sorotan, terutama saat mereka menghadapi Manchester City di fase 16 besar. Banyak pihak sempat meragukan peluang Los Blancos, apalagi performa mereka dinilai belum stabil.
Namun, Rakitic justru tidak terkejut melihat Madrid mampu melewati rintangan tersebut. Ia menilai sejarah dan mentalitas juara menjadi faktor yang selalu membuat mereka unggul dalam situasi krusial.
Bagi Rakitic, meskipun secara kualitas skuad tim lain seperti City terlihat lebih kuat di atas kertas, Madrid tetap memiliki aura berbeda di Liga Champions. Pengalaman panjang mereka menjadi senjata yang sulit ditandingi.
“Saya katakan setelah pertandingan melawan City bahwa kehati-hatian terhadap Real Madrid adalah suatu keharusan… Bagi saya, Real Madrid adalah dan tetap menjadi favorit utama melawan City… Jika kita melihat tim lain, City mungkin tampak lebih kuat, tetapi Real Madrid selalu menjadi favorit utama; mereka memiliki sejarah yang hebat di Liga Champions," tegas Rakitic.
Klasemen Liga Champions
(Goal)
Baca Juga:
- Beda Sikap dengan Chelsea, Pep Guardiola Tak Akan Halangi Rodri Jika Ingin ke Real Madrid
- Chelsea Resmi Coret Enzo Fernandez Jelang Lawan Port Vale, Imbas Pernyataan Kontroversial soal Real Madrid
- Bukan Sekadar Transfer! 4 Alasan Real Madrid Harus Kejar Enzo Fernandez Meski Mahal
- Prediksi Mallorca vs Madrid 4 April 2026
- Jude Bellingham Tak Dapat Menit Bermain di Timnas Inggris, Real Madrid Terheran-heran
- Real Madrid Kian Dekat Gaet Ibrahima Konate dari Liverpool
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR