
Bola.net - Emre Can dengan kesal mengecam wasit Danny Makkiele atas keputusan kontroversinya saat laga Borussia Dortmund melawan Chelsea di Liga Champions. Pemain asal Jerman bahkan menyebut kemenangan The Blues merupakan sebuah skandal.
Dortmund takluk oleh Chelsea pada leg kedua babak 16 Liga Champions 2022/23, Rabu (08/03/2023) dini hari WIB. Bermain di Stamford Bridge, Die Borussen menyerah dengan skor 0-2 dan tersingkir dari turnamen tersebut lewat agregat 1-2.
The Blues tertinggal 1-0 dari leg pertama di Jerman namun terus berjuang untuk membalikkan keadaan di kandang. Sebuah gol dari Raheem Sterling di babak pertama dan penalti yang dieksekusi ulang oleh Kai Havertz membuat mereka meraih kemenangan 2-0.
Chelsea mendapat hadiah penalti di babak kedua yang awalnya gagal dieksekusi oleh Havertz, namun wasit asal Belanda, Makkelie, memutuskan untuk melakukan tendangan ulang karena Salih Ozcan dianggap melanggar di dalam kotak penalti sebelum ia menghalau bola.
Simak komentar sang pemain di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Semprot Wasit
Havertz kemudian mencetak gol dari tendangan ulang dan seluruh skuad Dortmund marah, sementara The Blues mampu mempertahankan keunggulan 2-0 untuk mengamankan tempat mereka di perempat final Liga Champions.
Namun, Can dapat menghadapi sanksi dari UEFA saat ia mengecam wasit asal Belanda tersebut dalam wawancara pasca pertandingan.
"Wasit. Itu adalah kesalahannya hari ini. Bagaimana Anda bisa memberikan penalti kedua dalam situasi tersebut? Bagaimana cara kerjanya? Itu sama sekali tidak tepat!" kecam pemain berusia 29 tahun.
"Saya tidak peduli siapa yang masuk ke sana sebelumnya. Dia bersikap arogan sepanjang pertandingan, dari situlah semuanya dimulai. Kami kalah di sini secara tidak layak karena wasit."
Klaim Wasit Takut
Lalu, eks pemain Juventus itu juga menuduh Makkelie menerima perlakuan yang tidak adil, secara tidak langsung mengklaim bahwa wasit berusia 40 tahun itu takut dengan penonton di Stamford Bridge.
"Kami bermain di Stamford Bridge. Mungkin dia takut dengan para penggemar, saya tidak tahu," klaim Can.
"Tapi kalau begitu UEFA harusnya mengirim wasit lain."
Berkat Insiden Penalti
Bos Dortmund, Edin Terzic, merasa bahwa penalti yang diberikan kepada timnya oleh VAR atas handball terhadap Marius Wolf adalah keputusan yang pada akhirnya membalikkan arah pertandingan menjadi melawan timnya.
"Saya adalah manajer, saya bertanggung jawab atas penampilan. Tetapi tidak untuk kinerja wasit."
'Di kedua leg itu adalah pertandingan yang sangat ketat. Setiap inci menentukan apakah Anda akan melaju ke babak berikutnya. Kami kurang beruntung dalam beberapa momen, tetapi ini adalah bagian dari permainan," jelas Terzic.
Sumber: Daily Mail
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Bundesliga 2022/23
Baca Juga:
- Tottenham vs AC Milan, Stefano Pioli: Mereka tak Akan Bisa Kejutkan Kami
- 4 Pemain Tottenham yang Berpotensi Bikin Gol ke Gawang AC Milan
- 'Benfica Mart' Sudah Restock Pemain Lagi!
- Akhirnya Marc Cucurella Dapat Pujian yang Pantas
- Kepa Arrizabalaga di Laga Chelsea vs Dortmund: Mode Tembok, Kepabayashi, Kesurupan Nadeo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesuai Tipe Potter, Winger Napoli Ini Masuk Daftar Belanja Chelsea
Liga Inggris 9 Maret 2023, 20:52
-
Pujian Kai Havertz untuk Graham Potter: Dia Manajer Hebat!
Liga Inggris 9 Maret 2023, 16:54
LATEST UPDATE
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:18
-
Rekam Jejak Balsa Sekulic, Striker Timnas Montenegro Milik Persib
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:12
-
7 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
Otomotif 7 Juli 2026, 19:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















KOMENTAR