
Bola.net - European Super League menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah penikmat sepak bola dari seluruh penjuru dunia. Hal ini dikarenakan kontroversi yang menyelimutinya.
Banyak tudingan yang mengatakan kalau European Super League hanya ladang buat klub-klub raksasa memperkaya dirinya sendiri. Akan tetapi, Florentino Perez selaku presiden Real Madrid dan penggagas ESL meyakini kalau kompetisi ini bisa menyelamatkan dunia sepak bola.
Meski mendapatkan banyak kritik, 12 klub yang disebut sebagai pendiri ESL tetap berjalan. Mereka tidak takut dengan serangkaian ancaman dari UEFA dan FIFA yang sudah menyiapkan hukuman berat bagi siapapun yang terlibat.
Informasi terkait European Super League sudah banyak tersebar. Namun, masih ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab sampai sekarang. Berikut ini informasi selengkapnya dilansir dari Football Italia.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Apa Pengaruh ESL Terhadap Liga Champions dan Liga Europa Musim Ini?
Seperti yang telah diketahui, salah satu hukuman yang disiapkan UEFA adalah larangan berpartisipasi di ajang kompetisi Eropa buat klub-klub terlibat. Kendati demikian, mereka tidak memberikan penjelasan lebih detail terkait hukuman tersebut.
Tidak diketahui secara pasti kapan UEFA bakal memberikan hukuman tersebut kepada peserta Europan Super League. Masalahnya, ada lima tim yang berpartisipasi di kompetisi Eropa musim ini, yakni Real Madrid (Liga Champions), Manchester City (Liga Champions), Chelsea (Liga Champions), Manchester United (Liga Europa) dan juga Arsenal (Liga Europa).
Dengan asumsi hukuman diterapkan langsung pada musim ini, maka PSG secara otomatis dinyatakan sebagai pemenang Liga Champions. Sementara Liga Europa akan langsung berlanjut ke babak final antara Villarreal melawan AS Roma.
Apa Dampak ESL Terhadap Liga Domestik?
UEFA telah menyatakan akan mendepak keluar setiap klub yang berpartisipasi di ESL dari liga domestik. Pernyataan tersebut telah mendapatkan dukungan kuat dari induk federasi sepak bola dari setiap negara.
Sama seperti poin pertama, belum diketahui secara pasti apakah hukuman tersebut akan diterapkan sejak musim ini atau di musim berikutnya. Jika memang diterapkannya pada musim ini, besar kemungkinan hukumannya hanyalah pengurangan poin saja.
Namun lagi-lagi, belum diketahui berapa poin yang bakal diambil dari klub peserta ESL. Saat ini, Manchester City dan Inter Milan sedang memimpin klasemen di Premier League dan Serie A. Sementara Barcelona, Real Madrid dan Atletico Madrid sedang bertarung memperebutkan gelar La Liga.
Jika terjadi pengurangan poin, besar kemungkinan haluan ajang domestik akan berubah secara drastis. Tidak akan mengherankan kalau klub seperti West Ham ataupun Leicester City keluar sebagai juara Premier League musim ini.
Bagaimana Pengaruhnya ke Euro 2020
UEFA juga akan melarang pemain dari tim yang berpartisipasi di pentas ESL untuk ikut dalam kompetisi internasional. Itu artinya, negara seperti Portugal takkan diperkuat oleh Cristiano Ronaldo yang sekarang bermain untuk Juventus.
Dan lagi-lagi, UEFA tidak menyebutkan kapan hukuman tersebut bakal diberlakukan. Sementara Euro 2020, yang harusnya digelar pada tahun lalu namun tertunda akibat pandemi, bakal dimulai dalam beberapa bulan ke depan.
Euro 2020 hanya berjarak beberapa pekan dari rencana Florentino Perez yang berniat menggelar ESL pada bulan Agustus mendatang. Kalau hukumannya diterapkan sekarang, Euro 2020 terancam tak diikuti oleh pemain-pemain ternama.
Bagaimana Nasib Pemain dan Pelatih?
Seperti yang diketahui, obrolan soal European Super League dilakukan secara rahasia. Bahkan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengaku baru tahu keikutsertaan timnya ketika rumornya mulai mencuat di tengah-tengah publik.
Tidak banyak pemain yang berbicara soal ini. Sementara pelatih selalu berusaha untuk menghindari pertanyaan seputar ESL. Tapi pada akhirnya, merekalah yang harus bermain di kompetisi baru tersebut. Bukan para petinggi seperti Florentino Perez ataupun Andrea Agnelli.
Jika menolak ikut ESL, maka para pemain harus mencoba mendapatkan klub baru. Masalahnya, pilihan mereka akan terbatas. Sudah pasti, 12 klub raksasa yang terlibat di ESL tidak bisa dijadikan tujuan. Bisa jadi, pemain seperti Bruno Fernandes bergabung dengan Bayern Munchen di tahun-tahun mendatang.
Pihak-pihak lain seperti pemegang hak siar Liga Champions sampai fans pun pasti memiliki pertanyaannya masing-masing yang belum terjawab hingga sekarang. Semoga dunia sepak bola bisa diberikan kejelasan terkait polemik ini, entah itu memuaskan ataupun tidak.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Analisis: Jangan Keburu Marah, Yuk Pahami Super League Sepenuhnya
- Haruskah European Super League Digelar? Ini Kata Presiden Real Madrid
- Presiden Torino: Agnelli dan Marotta Khianati Serie A
- Zoom Meeting dengan Ed Woodward untuk Bahas ESL, Para Pemain MU Marah Besar
- European Super League Akhirnya Dapat Sponsor, Jadi Digelar Nih?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kongres UEFA: 55 Anggota Kompak Kutuk European Super League
Liga Champions 20 April 2021, 22:19
-
Alasan Mendasar Digelarnya European Super League: Liga Champions Kurang Cuan
Bundesliga 20 April 2021, 19:29
-
Demi Apa European Super League Digelar? Demi Messi vs Neymar
Liga Champions 20 April 2021, 18:48
-
David Beckham pun Ikut Resah Dengan Digelarnya European Super League
Liga Champions 20 April 2021, 17:55
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR