
Bola.net - Chelsea datang ke fase liga Liga Champions musim ini dengan skuad muda dan penuh tanda tanya, tetapi nama yang paling sering muncul dalam setiap malam besar justru seorang remaja: Estevao Willian.
Winger kanan asal Brasil itu kini mencetak gol di tiga laga beruntun Liga Champions, semua saat dipercaya sebagai starter. Rangkaian gol itu hadir ke gawang Ajax di Stamford Bridge, lalu di markas Qarabag, dan terbaru lewat tembakan spektakuler ke gawang Barcelona.
Catatan tersebut tidak hanya penting bagi Chelsea yang tengah membangun ulang tim, tetapi juga menggema di level Eropa. Media Eropa menegaskan bahwa Estevao kini menjadi remaja ketiga yang mampu mencetak gol dalam tiga starter perdana di Liga Champions, menyusul jejak Mbappe dan Haaland yang lebih dulu menjadikan kompetisi ini sebagai panggung utama mereka.
Di tengah hype dan perbandingan dengan wonderkid lain seperti Lamine Yamal, pelatih Enzo Maresca berusaha menahan euforia dengan menegaskan bahwa fokus utama Estevao harus tetap pada proses perkembangan.
Namun, di lapangan, performanya sudah berbicara, eksplosif di sisi kanan, klinis di kotak penalti, dan yang terpenting, menentukan di momen-momen paling besar Chelsea sejauh musim ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tiga Laga, Tiga Gol: Jalur Rekor di Liga Champions

Gol pertama Estevao di Liga Champions untuk Chelsea lahir saat pesta 5-1 atas Ajax di Stamford Bridge pada 22 Oktober 2025.
Dalam laga yang penuh kartu dan penalti itu, ia menutup babak pertama dengan eksekusi tenang dari titik putih di menit tambahan, sekaligus menjadi pemain termuda dalam sejarah klub yang mencetak gol di kompetisi ini pada usia 18 tahun 181 hari.
Dua pekan kemudian, ia membuktikan bahwa gol ke gawang Ajax bukan sekadar momen satu malam. Bermain di Baku melawan Qarabag, Estevao kembali membuka skor dengan tusukan dari sisi kanan sebelum menyelesaikan peluang di menit ke-17, meski laga kemudian berakhir imbang 2-2 setelah tuan rumah bangkit dan Chelsea gagal menjaga keunggulan.
Usai laga di Azerbaijan itu, berbagai catatan statistik mencatat Estevao sebagai pemain Amerika Selatan pertama yang berusia 18 tahun atau lebih muda yang sanggup mencetak gol di dua laga Liga Champions secara beruntun.
Status tersebut menjadi semacam pengantar menuju tonggak yang lebih besar ketika giliran Barcelona datang ke London.
Gol Spektakuler ke Gawang Barcelona
Estêvão becomes the second-youngest player, after Kylian Mbappé, to score in each of his first three UCL starts 💫 pic.twitter.com/udG8suG7Ew
— B/R Football (@brfootball) November 25, 2025
Terbaru, Rabu 26 November 2025, laga melawan Barcelona di Stamford Bridge menjadi ujian terbesar Chelsea di fase liga, sekaligus panggung ideal untuk pertarungan wonderkid antara Estevao dan Lamine Yamal.
Dalam duel yang berakhir 3-0 untuk Chelsea, sang winger Brasil tampil sebagai bintang utama, mengemas gol kedua dengan aksi solo yang memotong dari kanan sebelum melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang.
Gol itu lahir setelah Chelsea lebih dulu unggul lewat gol bunuh diri Jules Kounde dan diuntungkan kartu merah Ronald Araujo yang membuat Barcelona bermain dengan sepuluh pemain sejak babak pertama.
Meski unggul jumlah pemain, kualitas individual Estevao tetap menjadi pembeda, hingga membuat pertahanan tim juara La Liga kewalahan mengawal pergerakannya sepanjang babak kedua.
Di tribune, suporter Chelsea menjadikan momen ini sebagai deklarasi bahwa mereka punya bintang baru. Estevao mendapat standing ovation ketika ditarik keluar, sementara di media sosial, cuplikan golnya viral dan disebut-sebut sebagai “gol penanda era baru” bagi The Blues di Eropa.
Samai Mbappe dan Haaland, Menulis Sejarah Untuk Remaja dan Amerika Selatan
Dengan gol ke gawang Barcelona itu, Estevao resmi mencatat tiga gol dalam tiga kali tampil sebagai starter di Liga Champions musim ini. Hanya Mbappe dan Haaland yang sebelumnya mampu mencetak gol di tiga starter perdana mereka di kompetisi ini ketika masih berstatus remaja.
Lebih jauh ke belakang, statistik lain mencatat bahwa sebelum laga kontra Barca, Estevao sudah menjadi pemain Amerika Selatan pertama yang berusia 18 tahun atau lebih muda yang sanggup mencetak gol di dua penampilan beruntun di Liga Champions.
Rekor itu tercatat setelah ia menaklukkan Ajax dan Qarabag, dan kemudian disempurnakan dengan gol ketiga yang lahir pada malam penting melawan Barcelona.
Catatan musim ini menunjukkan, dalam lima penampilan Liga Champions, Estevao telah mencetak tiga gol dengan rataan 0,6 gol per laga, plus kontribusi besar dalam progres bola dan ancaman tembakan yang konsisten.
Untuk pemain 18 tahun yang baru beberapa bulan tiba di Eropa, angka ini menguatkan narasi bahwa ia bukan sekadar talenta potensial, melainkan sudah menjadi senjata utama Chelsea dalam kompetisi tertinggi klub-klub Eropa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jebol Gawang Barcelona Jadi Momen Terindah Dalam Karier Wonderkid Chelsea, Estevao
Liga Inggris 26 November 2025, 13:59
LATEST UPDATE
-
Rencana B Juventus Bikin Kaget, Nama Anak Legenda Milan Masuk Daftar Belanja
Liga Italia 12 Januari 2026, 07:39
-
Lewati 3 Bulan Berat, Vinicius Akhiri Puasa Gol di Final Supercopa de Espana!
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 07:00
-
Inter Milan Siap Bajak Dusan Vlahovic dari Juventus, AC Milan Terancam Kena Tikung!
Liga Italia 12 Januari 2026, 07:00
-
Vinicius Ditarik Keluar di Final Supercopa, Xabi Alonso Beri Penjelasan
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 06:53
-
Bukan Hanya Masalah Mental, Ini Peringatan Fletcher untuk Calon Pelatih Baru MU
Liga Inggris 12 Januari 2026, 06:15
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 12 Januari 2026, 05:36
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52




















KOMENTAR