10 Pemain Klub Jamaika Gagal Masuk Amerika Serikat, Padahal Bakal Tanding Lawan LA Galaxy di Concacaf Champions Cup

10 Pemain Klub Jamaika Gagal Masuk Amerika Serikat, Padahal Bakal Tanding Lawan LA Galaxy di Concacaf Champions Cup
Bendera Amerika Serikat berkibar di markas Rainbow PUSH Coalition, Chicago, Jumat (27/2/2026). (c) AP Photo/Erin Hooley

Bola.net - Mount Pleasant menghadapi masalah serius jelang laga bersejarah mereka di Concacaf Champions Cup 2026. Sepuluh pemain klub asal Jamaika tersebut gagal mendapatkan visa untuk masuk ke Amerika Serikat.

Situasi ini terjadi menjelang pertandingan melawan LA Galaxy. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Dignity Health Sports Park, California, Rabu (11/3) waktu setempat.

Laga ini sebenarnya menjadi momen penting bagi Mount Pleasant. Klub tersebut akan menjalani debut di ajang Concacaf Champions Cup setelah menjuarai Concacaf Caribbean Cup 2025.

Namun, kendala administrasi membuat persiapan mereka terganggu. Mount Pleasant kini harus menurunkan skuad darurat karena sejumlah pemain inti tidak dapat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.

1 dari 2 halaman

Mount Pleasant Terpaksa Andalkan Pemain Akademi

Kegagalan mendapatkan visa membuat Mount Pleasant harus mengambil langkah cepat. Klub tersebut memanggil beberapa pemain dari akademi untuk melengkapi skuad menghadapi LA Galaxy.

Situasi ini jelas merugikan wakil Jamaika tersebut. Mereka kehilangan kesempatan untuk menurunkan kekuatan terbaik dalam pertandingan penting di kompetisi level regional itu.

Direktur olahraga Mount Pleasant, Paul Christie, mengungkapkan kekecewaannya atas situasi yang terjadi. Ia menilai timnya tidak mendapatkan kesempatan yang adil untuk bersaing.

"Kami tidak hanya ingin hadir untuk pertandingan, kami ingin mampu bersaing, tetapi kami tidak diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik kami," kata direktur olahraga Mount Pleasant, Paul Christie, kepada Jamaica Observer.

2 dari 2 halaman

Kebijakan Visa AS Jadi Sorotan

Masalah visa ini juga berkaitan dengan kebijakan perjalanan Amerika Serikat terhadap warga Haiti. Dalam skuad Mount Pleasant, terdapat tujuh pemain yang berasal dari negara tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengumumkan larangan perjalanan sebagian bagi warga Haiti pada Juni 2025. Kebijakan itu memengaruhi berbagai aktivitas internasional, termasuk olahraga.

Pengecualian memang berlaku untuk ajang besar seperti Piala Dunia 2026. Namun hingga kini belum ada kejelasan apakah turnamen Concacaf Champions Cup mendapatkan perlakuan serupa.

Kasus ini pun menimbulkan kekhawatiran baru. Terutama terkait kemungkinan kendala visa bagi pemain atau delegasi dari Haiti menjelang Piala Dunia 2026 yang sebagian besar pertandingan akan digelar di Amerika Serikat.

Sumber: BBC Sport


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL