Sindiran Jurnalis Italia untuk Fans AC Milan Soal Insiden Samuele Ricci: Jika Terbalik, Pasti Bicara Liga Marotta

Bola.net - Kontroversi potensi handball Samuele Ricci pada laga AC Milan vs Inter Milan di pekan ke-28 Serie A 2025/2026 masih menjadi perbincangan hangat. Insiden yang terjadi di menit akhir Derby della Madonnina itu memicu perdebatan luas di Italia.
Bola sempat mengenai lengan Ricci di dalam kotak penalti Milan. Namun, wasit Daniele Doveri bersama tim VAR memutuskan untuk tidak memberikan penalti kepada Inter Milan.
Keputusan tersebut kemudian mendapat dukungan dari otoritas wasit Serie A. Mereka menilai tindakan Ricci tidak memenuhi kriteria pelanggaran handball yang dapat dihukum penalti.
Meski demikian, diskusi publik belum mereda. Salah satu suara paling keras datang dari jurnalis Italia Riccardo Trevisani yang menyoroti reaksi para penggemar AC Milan terhadap insiden tersebut.
Riccardo Trevisani Sindir Reaksi Fans Milan

Riccardo Trevisani, salah satu komentator sepak bola paling populer di Italia, menilai publik perlu melihat situasi tersebut secara lebih objektif. Ia bahkan menyindir cara sebagian fans Milan merespons kontroversi itu.
Trevisani menyebut perdebatan sering kali dipenuhi bias dukungan klub. Menurutnya, analisis sepak bola seharusnya tidak didorong oleh emosi fanatisme.
“Orang-orang suka memulai kontroversi. Tinggalkan cara bicara yang bias terhadap penggemar dan cobalah untuk membuat analisis yang jernih," buka Trevisani.
“Para penggemar Milan yang mengatakan hari ini bahwa itu bukanlah penalti akan turun ke jalan dengan bendera, membicarakan Liga Marotta, jika situasinya terbalik," ucap Trevisani.
Perdebatan Juga Melibatkan Legenda Milan dan Inter

Kontroversi tersebut tidak hanya memancing komentar dari jurnalis. Dua legenda sepak bola Italia, Alessandro Costacurta dan Beppe Bergomi, juga memiliki pandangan berbeda soal insiden tersebut.
Costacurta menilai sepak bola modern mulai bergerak ke arah yang tepat. Menurutnya, insiden seperti yang melibatkan Ricci memang seharusnya tidak lagi dianggap sebagai pelanggaran penalti.
Sebaliknya, Bergomi berpendapat wasit seharusnya meninjau ulang kejadian itu melalui monitor di pinggir lapangan. Ia merasa pemeriksaan ulang dapat memberikan kepastian yang lebih jelas.
“Setidaknya, jujurlah pada diri sendiri, jika tidak, kita tidak akan pernah berkembang. Dalam situasi seperti ini, tim mana pun yang tidak mendapatkan penalti pasti akan marah," sambung Trevisani.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Rekor Persija 2025/2026: 14 Pemain Dipanggil Timnas Indonesia, Bukti Kekuatan Akademi Macan Kemayoran
- Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persijap 11 Maret 2026
- Borneo FC vs Persib Bandung: Saling Sikut Demi Takhta Tertinggi BRI Super League
- Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Arema FC, 10 Maret 2026
- Persib Bandung Hajar Persik 3-0: Bojan Hodak Tersenyum, Andrew Jung Tajam, Clean Sheet, dan Puncak Klasemen yang Dingin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30
-
Cara AC Milan Hentikan Federico Dimarco di Derby Della Madonnina
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


















KOMENTAR