
Bola.net - - Sebuah milestone dicatatkan winger Liverpool, Mohamed Salah di Final Liga Champions musim 2018/2019. Salah resmi didaulat sebagai pemain tercepat kedua yang mencetak gol di partai Final Liga Champions sepanjang sejarah.
Untuk kali kedua beruntun, Liverpool berhasil bermain di Final Liga Champions. Mereka berhasil mencapai partai Final Liga Champions usai melakukan comeback heroik melawan Barcelona di partai semifinal Liga Champions dengan agregat 4-3.
Di partai final yang digelar di Estadio Wanda Metropolitano ini, Liverpool harus berhadapan dengan rival satu negara mereka, Tottenham Hotspur. Namun pada laga ini, Liverpool berhasil unggul terlebih dahulu dari sang lawan.
The Reds berhasil mencetak gol cepat usai umpan lambung Sadio Mane mengenai tangan Moussa Sissoko, sehingga wasit menunjuk titik putih. Mohamed Salah yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya sehingga Liverpool unggul 1-0 pada pertandingan tersebut.
Gol Mohamed Salah itu tergolong gol yang spesial. Pasalnya gol itu merupakan gol kedua tercepat yang tercipta di sepanjang sejarah Final Liga Champions.
Baca fakta lengkap dari gol Salah itu di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tercepat Kedua
Menurut catatan Opta Joe, bola tembakan Salah itu tercatat masuk ke gawang Hugo Lloris pada menit 01:48.
Menurut catatan tersebut, itu merupakan gol tercepat kedua sepanjang sejarah Final Liga Champions. Catatan ini masih kalah dari rekor yang dipegang bek legendaris AC Milan, Paolo Maldini pada Final Liga Champions tahun 2005 silam melawan Liverpool.
Pada saat itu Maldini berhasil mengoyak gawang Dida saat pertandingan baru berjalan 50 detik, dan rekor itu merupakan rekor gol tercepat sepanjang sejarah Final Liga Champions.
Masih Unggul
Hingga berita ini diturunkan pada pukul 02:24 WIB, Liverpool masih unggul dengan skor 1-0 atas sang lawan Totenham Hotspur.
Tottenham yang tertinggal satu gol pada laga ini mencoba untuk menekan pertahanan Liverpool, namun pasukan The Reds bermain dengan disiplin sehingga tidak ada gol yang tercipta, di mana mereka sesekali mengancam melalui skema serangan balik.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pindah ke Real Madrid? Begini Jawaban Duvan Zapata
Liga Italia 2 Juni 2019, 23:18
-
Kritik Mourinho: Harry Kane 'Hilang' di Final Liga Champions
Liga Champions 2 Juni 2019, 20:45
-
Liverpool Menang UCL, Para Mantan pun ikut Senang
Liga Champions 2 Juni 2019, 16:29
-
Jurgen Klopp Mengaku Paham Apa yang Dirasakan Skuat Tottenham
Liga Champions 2 Juni 2019, 15:48
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR