
Bola.net - Josep Guardiola mengakui Manchester City sedang dalam fase terburuk usai dipermalukan Bodo/Glimt. Juara bertahan itu tumbang 1-3 di pentas Liga Champions.
Kekalahan ini terasa sangat mengejutkan karena lawan mereka hanyalah tim debutan. Situasi makin runyam karena Rodri harus mandi lebih cepat akibat kartu merah.
Hasil minor ini memperpanjang tren negatif The Citizens musim ini. Sebelumnya, mereka juga tak berkutik saat ditekuk Manchester United.
Guardiola tak bisa menyembunyikan kekecewaannya melihat performa tim yang berantakan. Ia merasa dewi fortuna sedang menjauh dari Etihad Stadium.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Momentum yang Menghukum

Pep Guardiola menilai laga ini sejatinya peluang emas untuk bangkit. Namun, detail-detail kecil justru menghancurkan rencana permainan mereka.
Pelatih asal Spanyol itu merasa momentum pertandingan benar-benar menghukum timnya. Fakta di lapangan menunjukkan segalanya berjalan tidak sesuai rencana.
"Hari ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami. Tapi semuanya salah, melawan kami dalam banyak detail. Itu fakta dan kami harus mencoba mengubahnya," buka Pep Guardiola.
"Saya tidak ragu bahwa dalam kompetisi ini, tidak ada yang bisa dianggap remeh, itu pasti," tegasnya.
"Man United lebih baik dari kami pada laga sebelumnya. Namun hari ini momentumlah yang menghukum kami," lanjut Pep.
Rapuh Dihantam Badai Cedera

Masalah City bukan hanya soal taktik, tapi juga krisis pemain. Lini pertahanan mereka keropos karena ditinggal banyak pilar utama.
Ruben Dias, John Stones, dan Josko Gvardiol harus absen karena cedera. Matheus Nunes juga menepi karena sakit, membuat skuad makin tipis.
"Kami datang di beberapa departemen tanpa pemain penting," keluh Guardiola melihat kondisi skuadnya.
"Kami sedikit rapuh," tambah sang pelatih.
Haaland Minta Maaf dan Malu

Kekecewaan mendalam juga dirasakan oleh mesin gol City, Erling Haaland. Striker asal Norwegia itu merasa gagal menjalankan tugasnya.
Ia secara jantan meminta maaf kepada seluruh pendukung setia Manchester City. Haaland bahkan menyebut penampilan timnya sangat memalukan.
"Saya tidak punya jawabannya. Saya mengambil tanggung jawab penuh karena tidak mampu mencetak gol yang seharusnya saya lakukan," ujar Erling Haaland.
"Saya hanya meminta maaf kepada semua orang, setiap pendukung Man City dan setiap pendukung yang bepergian hari ini," ucap Haaland dengan nada sedih.
"Karena pada akhirnya, ini memalukan," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Palace
Liga Inggris 25 April 2026, 16:09
-
Live Streaming Bologna vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 25 April 2026, 16:00
-
Hasil FP2 MotoGP Spanyol 2026: Pedro Acosta dan Marc Marquez Tercepat
Otomotif 25 April 2026, 15:46
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Borneo vs Semen Padang
Bola Indonesia 25 April 2026, 15:35
-
Hasil FP2 Moto2 Spanyol 2026: Mario Aji Tercepat Kedua, Tony Arbolino Tercepat
Otomotif 25 April 2026, 15:04
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Madura United vs Dewa United
Bola Indonesia 25 April 2026, 13:59
-
Hasil Lengkap Thomas Cup dan Uber Cup 2026
Bulu Tangkis 25 April 2026, 13:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46























KOMENTAR