
Bola.net - Josep Guardiola mengakui Manchester City sedang dalam fase terburuk musim ini. Juara bertahan Liga Champions itu hancur lebur di Norwegia, Rabu (21/1/2026) dini hari tadi.
The Citizens kalah mengejutkan 1-3 dari tim underdog, Bodo/Glimt. Kekalahan ini terjadi di Aspmyra Stadion yang bergemuruh penuh ekstase.
Hasil minor ini memperpanjang tren negatif City sejak awal tahun 2026. Situasi makin pelik karena mereka kini terancam gagal lolos otomatis.
Kartu merah Rodri semakin memperparah penderitaan raksasa Inggris tersebut malam itu. Guardiola pun tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya di pinggir lapangan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Runtuhnya Mentalitas Juara
Guardiola merasa dewi fortuna benar-benar menjauh dari timnya belakangan ini. Segala hal dirasa berjalan melawan keinginan Manchester City.
Kekalahan ini melengkapi deretan hasil buruk usai sebelumnya ditekuk Manchester United. Pelatih asal Spanyol tersebut menyebut detail-detail kecil justru menghukum mereka.
"Segalanya sudah mulai terjadi, sejak tahun baru, melawan kami dalam banyak, banyak hal," ujar Pep Guardiola.
"Itu adalah fakta dan Anda harus mencoba mengubahnya," sambung Pep.
Badai Cedera dan Tim yang Rapuh
City terbang ke Norwegia dengan kondisi skuad yang sangat pincang. Sebanyak 11 pemain senior harus absen karena cedera atau sakit.
Hilangnya pilar utama membuat konsistensi permainan tim menjadi kacau balau. Guardiola tak segan menyebut mental timnya kini menjadi sedikit rapuh.
"Kami tiba di beberapa departemen tanpa pemain penting yang memberikan konsistensi kepada tim," keluh Pep Guardiola.
"Mereka sedikit rapuh, sama seperti mereka pada periode tertentu musim lalu," tambahnya.
Kekalahan Memalukan dari Tim Gurem
Populasi kota Bodo sebenarnya bisa masuk semua ke dalam Etihad Stadium. Namun, tim kecil ini sukses mengabaikan jurang finansial yang menganga.
Guardiola menolak anggapan timnya kurang persiapan menghadapi tekanan pressing lawan. Ia secara jantan mengakui kehebatan tim tuan rumah malam itu.
"Saya tahu betapa bagusnya tim Bodo itu, saya tidak meremehkan mereka," tegas Pep Guardiola.
"Saya tidak setuju (kurang persiapan), Bodo benar-benar bagus dan kami mengucapkan selamat kepada mereka, kami tidak bisa mengatakan hal lain," lanjut Pep Guardiola.
Pembelaan untuk Kartu Merah Rodri
Petaka makin lengkap saat Rodri harus diusir wasit keluar lapangan. Gelandang Spanyol itu menerima dua kartu kuning dalam waktu singkat.
Namun, Guardiola enggan menyalahkan pemain andalannya yang baru pulih cedera tersebut. Ia menilai keputusan wasit untuk kartu kedua terasa sedikit berlebihan.
"Itu adalah situasi yang sulit, kami kehilangan bola, kami melakukan transisi tetapi mereka cepat dan terkadang Anda bereaksi," kata Pep Guardiola membela pemainnya.
"Itu sedikit lunak (keputusan wasit), yang kedua, tapi itulah yang terjadi," tutup Pep Guardiola.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

















KOMENTAR