
Bola.net - Manchester City kembali menelan hasil mengecewakan setelah kalah 1-3 dari Bodo/Glimt di Liga Champions. Kekalahan di Lingkar Arktik itu memperpanjang periode sulit tim asuhan Pep Guardiola.
Hasil ini datang di tengah penurunan performa domestik City. Harapan mempertahankan gelar Premier League ikut terpukul setelah empat laga beruntun tanpa kemenangan, termasuk kekalahan derby dari Manchester United.
Situasi tersebut membuat posisi City di Eropa kian genting. Peluang lolos otomatis ke babak 16 besar kini bergantung pada laga terakhir fase liga melawan Galatasaray pekan depan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kekalahan yang Memperdalam Masalah City

City datang ke Norwegia dengan kondisi pincang. Banyak pemain absen, sementara Rodri harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah dalam pertandingan tersebut.
Guardiola menegaskan bahwa sejak pergantian tahun, banyak hal berjalan tidak menguntungkan bagi timnya. Ia juga menolak anggapan bahwa City meremehkan kekuatan tuan rumah.
“Semuanya mulai berjalan melawan kami sejak tahun baru, dalam banyak hal. Saya tahu betapa bagusnya Bodo. Saya tidak meremehkan mereka. Mereka mencapai semifinal Liga Europa musim lalu dan itu masih segar dalam ingatan saya.”
Ia menyoroti ketidakhadiran pemain-pemain penting yang biasanya memberi stabilitas. Menurutnya, kondisi itu membuat tim kembali terlihat rapuh seperti pada periode tertentu musim lalu.
“Kami tiba di beberapa sektor tanpa pemain penting yang memberi konsistensi kepada tim. Mereka sedikit rapuh, seperti musim lalu pada periode tertentu.”
Guardiola Desak Perubahan Cepat

Meski kalah, Guardiola menilai perjuangan para pemain tetap terlihat, termasuk saat City bermain dengan 10 orang. Namun, ia menekankan urgensi untuk segera bangkit.
“Bagaimana mereka bertarung dengan 10 melawan 11, banyak pemain melangkah maju, tetapi kami harus mengubah dinamika dengan cepat untuk pertandingan berikutnya melawan Wolves dan setelah itu laga terakhir melawan Galatasaray.”
Sepanjang 2026, kemenangan City baru datang dari ajang piala domestik melawan Exeter dan Newcastle. Di Norwegia, mereka bahkan harus tampil tanpa 11 pemain senior karena cedera, sakit, skorsing, dan status tidak memenuhi syarat.
Guardiola mengakui laga melawan Bodo/Glimt sejatinya menjadi peluang besar yang terbuang.
“Itu adalah kesempatan luar biasa bagi kami dan perasaannya adalah bahwa segala sesuatu yang bisa berjalan salah, memang berjalan salah dalam banyak detail. Itu fakta dan Anda harus mencoba mengubahnya.”
Jalannya Laga dan Sikap pada Rodri
Guardiola menolak anggapan bahwa City tampil datar. Ia justru memberi kredit penuh kepada permainan lawan.
“Saya tidak setuju. Bodo benar-benar bagus dan kami memberi selamat kepada mereka. Kami tidak bisa mengatakan hal lain.”
Skor akhir bahkan dinilai lebih menguntungkan City. Dua gol cepat Kasper Hogh di babak pertama dan gol indah Jens Petter Hauge setelah jeda membuat tuan rumah dominan. Rayan Cherki sempat memperkecil skor, tetapi kartu merah Rodri mengakhiri peluang kebangkitan.
City beruntung tidak kebobolan lagi setelah satu gol Hogh dianulir dan tendangan Hauge membentur mistar. Meski demikian, Guardiola memilih tidak mengkritik Rodri yang masih berjuang kembali ke performa terbaik usai cedera lutut serius musim lalu.
“Itu situasi yang sulit. Kami kehilangan bola. Kami membuat transisi, tetapi mereka cepat dan terkadang Anda bereaksi.”
Jangan sampai ketinggalan infonya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 25-28 April 2026
Liga Italia 25 April 2026, 17:01
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 25-28 April 2026
Liga Inggris 25 April 2026, 16:33
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 25 April 2026, 16:19
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Palace
Liga Inggris 25 April 2026, 16:09
-
Live Streaming Bologna vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 25 April 2026, 16:00
-
Hasil FP2 MotoGP Spanyol 2026: Pedro Acosta dan Marc Marquez Tercepat
Otomotif 25 April 2026, 15:46
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Borneo vs Semen Padang
Bola Indonesia 25 April 2026, 15:35
-
Hasil FP2 Moto2 Spanyol 2026: Mario Aji Tercepat Kedua, Tony Arbolino Tercepat
Otomotif 25 April 2026, 15:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46






















KOMENTAR