
Bola.net - - Pep Guardiola seakan-akan kehabisan kata-kata setelah Manchester City tersingkir dari Liga Champions dengan cara dramatis. Kamis (18/4) dini hari WIB tadi, Man City sukses mengalahkan Tottenham Hotspur 4-3 pada leg kedua perempat final, tetapi tetap tersingkir karena kalah agresivitas gol tandang (agg: 4-4).
Pada leg pertama lalu, Tottenham memetik kemenangan tipis 1-0 di kandang. Lalu, di leg kedua tadi, laga berjalan intens sejak menit awal. Belum genap 15 menit, skor sudah imbang 2-2. Kedua tim tampil habis-habisan sampai pengujung laga
Di babak kedua, laga tertahan pada skor 4-3 sampai menit-menit akhir. Lalu Man City sebenarnya sudah berpesta ketika Raheem Sterling mencetak gol di menit ke-90, tetapi gol tersebut dianulir VAR karena Sergio Aguero terjebak offside.
Guardiola mengakui kekalahan dramatis itu terasa menyakitkan. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kejam
Bagi Guardiola dan Man City, kegagalan itu begitu kejam. Harapan Quadruple sudah sirna. Saat ini Man City harus segera mengalihkan fokus ke Premier League, sebab mereka juga menghadapi persaingan ketat menuju gelar juara.
"[Kegagalan] ini berat. Ini kejam, tetapi kami harus menerimanya," tutur Guardiola dikutip dari BBC.
"Kami sudah berjuang keras, 9, 10 bulan untuk Premier League. Segalanya ada di tangan kami. Itu sulit, tetapi kami harus melakukannya."
"Saya sangat bangga pada fans. Saya tidak pernah mendengar mereka sehebat ini, tetapi sayangnya sepak bola tidak bisa diprediksi," lanjut dia.
Lawan Tottenham Lagi
Kegagalan melawan Tottenham di Liga Champions belum selesai, dan Man City harus bersiap melawan mereka lagi di ajang Premier League akhir pekan nanti. Laga itu jelas bakal berjalan sama sulitnya, kedua tim berjuang untuk kepentingan mereka masing-masing.
"Kami harus merespons Sabtu besok. Namun, saya tidak terlalu memikirkan itu sekarang, kami ingin mencoba tidur nyenyak lalu mempersiapkan diri untuk laga itu," tandasnya.
Laga kontra Tottenham Sabtu mendatang bisa berubah jadi bencana bagi Man City. Jika mereka kalah, bisa jadi musim Man City berubah menjadi bencana hanya dalam waktu sepekan. Man City wajib menang untuk menjaga jarak dari kejaran Liverpool di puncak klasemen sementara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Kubur Mimpi Man City
Galeri 18 April 2019, 12:22 -
Bermain Fenomenal, Tottenham Dinilai Sudah Layak ke Final
Liga Champions 18 April 2019, 11:56
-
Guardiola Gagal di Liga Champions karena Messi, Mengapa Begitu?
Liga Champions 18 April 2019, 11:28
-
Manchester City Tersingkir Dengan Cara Mengerikan
Liga Champions 18 April 2019, 11:05
-
Singkirkan City, Salah Satu Momen Terbaik dalam karier Llorente
Liga Champions 18 April 2019, 10:45
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45



















KOMENTAR