
Bola.net - Tepat hari ini 13 tahun lalu, 23 Mei 2007, menjadi hari bersejarah bagi AC Milan. Raksasa Italia itu berhasil menjuarai Liga Champions.
Milan sukses mengangkat trofi Liga Champions setelah membungkam Liverpool. Mereka menang dengan skor 2-1 di Olympic Stadium di Kota Athena.
Bagi Milan, ini merupakan gelar juara Liga Champions ketujuh mereka. Ini sekaligus membalas dendam sakit hati dari Liverpool pada final tahun 2005.
🏆 Pippo Inzaghi was the hero when @acmilan beat Liverpool in the #UCLfinal #OTD in 2007! 🔴⚫️
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) May 23, 2019
Where did you watch this final? 👀 pic.twitter.com/iwurtuYVi7
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Keajaiban Istanbul
Milan pernah takluk dari Liverpool pada final Liga Champions 2005 yang berlangsung di Istanbul, Turki. Kekalahan yang diderita Rossoneri ini bisa dibilang cukup tragis.
Milan ketika itu sudah unggul 3-0 pada babak pertama. Rossoneri pun sangat diunggulkan untuk membawa pulang trofi Liga Champions.
Tak disangka, Liverpool mampu tampil heroik dan menyamakan skor menjadi 3-3 pada interval kedua. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti.
Pada babak tos-tosan, Liverpool berhasil keluar sebagai pemenang. Peristiwa ini kemudian dikenal dengan nama Keajaiban Instanbul.
Tuntaskan Dendam
Milan akhirnya berhasil menuntaskan dendam mereka atas Liverpool dua tahun kemudian. Kedua klub kembali bertarung di final Liga Champions 2007.
Milan tetap ditukangi oleh Carlo Ancelotti, sedangkan Liverpool masih dipimpin Rafael Benitez. Namun, yang keluar sebagai pemenang dalam pertandingan ini adalah Milan.
Rossoneri meraih kemenangan dengan skor 2-1. Filippo Inzaghi menjadi pahlawan Milan dalam pertandingan tersebut.
Inzaghi berhasil mencetak dua gol ke gawang Pepe Reina. Sementara itu, Liverpool cuma mampu memperkecil kedudukan melalui Dirk Kuyt.
Dendam terbalaskan! Milan berhasil mengalahkan Liverpool dan membawa pulang trofi Liga Champions ke Italia.
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mario Mandzukic, Kroasia Tertajam di Liga Champions
Liga Champions 23 Mei 2020, 21:41
-
24 Tahun Lalu, Gelar Liga Champions Kedua Diraih Juventus
Liga Champions 23 Mei 2020, 17:23
-
Mimpi Besar Manchester City: Juara Liga Champions!
Liga Champions 23 Mei 2020, 08:00
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR