
Bola.net - Napoli menelan hasil Liga Champions yang sangat memalukan dalam lawatannya ke markas PSV Eindhoven. Tim asuhan Antonio Conte secara mengejutkan hancur lebur dengan skor akhir 2-6.
Laga yang digelar di Philips Stadion, Rabu (22/10/2025) dini hari WIB ini diwarnai drama dari awal hingga akhir. Napoli bahkan harus menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain saja.
Padahal, Partenopei sempat mengawali laga dengan baik dan unggul lebih dulu melalui gol Scott McTominay. Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan dan justru runtuh secara dramatis.
Kartu merah kontroversial yang diterima Lorenzo Lucca di babak kedua menjadi titik balik petaka bagi Napoli. Setelah insiden tersebut, PSV dengan leluasa menggelar pesta enam gol ke gawang tamunya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Unggul Sesaat, Berbalik Cepat

Di tengah krisis cedera yang melanda, Napoli sebenarnya mampu mengawali pertandingan dengan cukup menjanjikan. Mereka bahkan berhasil mencuri keunggulan lebih dulu dari tuan rumah PSV Eindhoven. Adalah Scott McTominay yang sukses membawa Partenopei memimpin. Sundulan kerasnya yang memanfaatkan umpan silang akurat dari Leonardo Spinazzola sukses menggetarkan jala gawang PSV.
Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan lama dan sirna dalam sekejap mata. Sebuah gol bunuh diri dari Alessandro Buongiorno membuat skor kembali imbang menjadi 1-1. Ia terlihat salah mengantisipasi umpan silang deras yang dilepaskan oleh Ivan Perisic.
Hanya tiga menit berselang dari gol penyeimbang itu, PSV berhasil membalikkan keadaan sepenuhnya. Melalui skema serangan balik yang sangat cepat, Ismael Saibari berlari dari lini tengah untuk menaklukkan kiper Vanja Milinkovic-Savic dan membawa PSV unggul 2-1.
Momen comeback kilat ini menjadi pukulan telak bagi mental para pemain Napoli. Mereka yang sempat berada di atas angin kini justru berada dalam posisi tertinggal sebelum jeda turun minum.
Awal Petaka Bernama Kartu Merah
Memasuki babak kedua, Napoli berusaha keras untuk bisa mengejar ketertinggalan mereka. Namun, alih-alih mencetak gol balasan, gawang mereka justru kembali kebobolan dan membuat situasi semakin sulit. Dennis Man berhasil memperlebar keunggulan PSV menjadi 3-1. Ia dengan cerdik menyontek bola hasil umpan tarik dari Mauro Junior tepat di mulut gawang.
Mimpi buruk Napoli kemudian mencapai puncaknya pada menit ke-76. Striker andalan mereka, Lorenzo Lucca, harus diusir keluar lapangan oleh wasit setelah menerima kartu kuning kedua.
Insiden kartu merah ini terbilang cukup konyol dan merugikan. Hukuman itu lahir bukan karena pelanggaran keras, melainkan karena protes yang dianggap berlebihan.
Lucca terlihat menunjuk kepalanya setelah sebuah pelanggaran diberikan kepadanya oleh wasit. Sang pengadil lapangan menganggap gestur tersebut sebagai sebuah penghinaan dan tanpa ragu langsung mencabut kartu merah dari sakunya.
Pesta Enam Gol di Eindhoven
Statistik PSV Eindhoven vs Napoli. (c) dok.UEFA
Bermain dengan sepuluh orang membuat pertahanan Napoli semakin compang-camping. Situasi ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh PSV untuk menggelar pesta gol di sisa waktu pertandingan. Dennis Man mencetak gol keduanya malam itu untuk membawa PSV memimpin jauh 4-1.
Scott McTominay sempat menjadi satu-satunya pemain Napoli yang terus menunjukkan perlawanan. Ia berhasil mencetak gol hiburan keduanya melalui sundulan keras yang berawal dari skema sepak pojok.
Namun, gol tersebut seolah tak ada artinya dan hanya menjadi pemanis di tengah malam yang pahit. PSV langsung merespons dengan cepat dan mencetak dua gol tambahan dalam waktu singkat. Gol kelima PSV dicetak melalui sontekan mudah Ricardo Pepi.
Pesta gol tuan rumah akhirnya ditutup dengan sebuah gol spektakuler dari Couhaib Driouech. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti menghujam deras ke gawang dan mengunci kemenangan telak 6-2 untuk PSV Eindhoven.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rasmus Hojlund Bangkit di Napoli, Antonio Conte Temukan Cara Maksimalkan Bakatnya
Liga Italia 16 Oktober 2025, 22:37
-
Blak-blakan Ala Rasmus Hojlund: Conte Adalah Pelatih Top!
Liga Italia 7 Oktober 2025, 06:05
LATEST UPDATE
-
Tuchel Bela Ben White Usai Dicemooh di Wembley: Hadapi, Tulis Bab Baru!
Piala Dunia 28 Maret 2026, 09:29
-
Hasil Argentina vs Mauritania: Nico Paz Unjuk Gigi Gantikan Lionel Messi
Piala Dunia 28 Maret 2026, 08:50
-
Barcelona Konfirmasi Cedera Raphinha, Absen Sekitar Lima Pekan
Liga Spanyol 28 Maret 2026, 07:47
-
Kabar Buruk, Raphinha Cedera dan Mundur dari Skuad Brasil
Piala Dunia 28 Maret 2026, 07:42
-
Jerman Menang, Julian Nagelsmann Bicara PR di Lini Belakang
Piala Dunia 28 Maret 2026, 06:41
-
Man of the Match Spanyol vs Serbia: Mikel Oyarzabal
Piala Dunia 28 Maret 2026, 05:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37






















KOMENTAR