Pengprov Akuatik Indonesia DIY Resmi Dilantik, Anindya Bakrie Tekankan Kolaborasi dan Prestasi

Pengprov Akuatik Indonesia DIY Resmi Dilantik, Anindya Bakrie Tekankan Kolaborasi dan Prestasi
Anindya Bakrie melantik pengurus provinsi Akuatik Indonesia DIY periode 2025-2029 di The Alana Hotel pada Sabtu 31 Januari 2026 (c) Dok.Akuatik Indonesia

Bola.net - Ketua Pengurus Besar Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, resmi melantik Pengprov Akuatik Indonesia DIY Yogyakarta periode 2025-2029. Acara tersebut berlangsung di The Alana Hotel and Convention Centre, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Anindya mendorong kepengurusan baru untuk membangun kolaborasi luas demi memajukan olahraga akuatik di Yogyakarta. Ia menilai sinergi lintas lembaga menjadi kunci pengembangan jangka panjang.

“Mungkin ke depannya bisa disinergikan antara Kadin dan juga Akuatik Indonesia, sama tentu di provinsi provinsi,” ujar Anindya.

Pada pelantikan ini, Anindya didampingi jajaran PB Akuatik Indonesia, termasuk Wakil Ketua Sarman Simanjorang dan Ketua Bidang Organisasi Juliandre Darwis. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua KONI Yogyakarta, Nolik Maryono.

1 dari 3 halaman

Harapan Anindya Bakrie

Anindya secara langsung melantik Maryanto sebagai Ketua Pengprov Akuatik Indonesia DIY beserta jajarannya untuk masa bakti 2025 hingga 2029. Ia berharap kepengurusan baru dapat bekerja lebih solid dalam memajukan olahraga akuatik di DIY.

“Cabang olahraga akuatik merupakan olahraga jangka panjang, sehingga untuk membangun dan mengembangkannya sangat dibutuhkan perjuangan, pengorbanan, dan dedikasi tinggi,” jelas Anindya.

Ia menilai pengelolaan yang tepat dapat membawa dampak besar bagi prestasi nasional. Menurut Anindya, olahraga akuatik berperan penting dalam menjaga daya saing Indonesia di Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games.

“Kalau berhasil dikelola dengan baik, olahraga akuatik dapat menyelamatkan posisi Indonesia di Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games. Yogyakarta memiliki potensi luar biasa, dan hal itu sudah terbukti,” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Kontribusi Atlet Akuatik DIY

Anindya, yang akrab disapa Anin, juga menyoroti kontribusi atlet akuatik DIY pada SEA Games Thailand 2025. Atlet dari Yogyakarta menyumbangkan medali perak polo air putra dan perunggu polo air putri.

Kontribusi tersebut membantu Akuatik Indonesia melampaui target dengan raihan tiga emas, empat perak, dan sembilan perunggu. Anindya menilai capaian itu sebagai hasil kerja bersama yang terencana.

“Apabila KONI dan organisasi PB Akuatik Indonesia bisa berkolaborasi dengan baik, tentunya hal tersebut bisa mengakselerasi prestasi akuatik Merah Putih di kancah internasional,” tuturnya.

Sementara itu, Maryanto menyebut pelantikan kepengurusan baru sebagai momen istimewa bagi insan akuatik DIY. Ia menilai acara ini memiliki makna historis bagi perkembangan olahraga akuatik di wilayah tersebut.

Menurut Maryanto, pembinaan akuatik di Yogyakarta selama ini berjalan konsisten tanpa banyak seremoni. Pendekatan tersebut kerap menghasilkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Pelantikan ini menjadi titik awal komitmen baru dengan semangat yang lebih kuat untuk memajukan olahraga akuatik, baik di DIY maupun di tingkat nasional,” kata Maryanto.

3 dari 3 halaman

Fokus Membangun Fasilitas Akuatik

Dalam masa kepengurusannya, Maryanto menegaskan fokus utama akan diarahkan pada pengembangan fasilitas akuatik di DIY. Langkah ini diambil agar atlet tetap termotivasi berlatih tanpa harus meninggalkan daerah.

“Pengprov Akuatik Indonesia DIY akan mendorong penguatan pembinaan pada lima subcabang olahraga akuatik, peningkatan sertifikasi pelatih di level nasional dan internasional, serta perluasan kerja sama lintas daerah,” ujar Maryanto.

Ia menambahkan, strategi tersebut bertujuan memastikan atlet tetap berkembang optimal tanpa perlu berpindah provinsi. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat fondasi prestasi akuatik DIY dalam jangka panjang.

Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adi Yaksa/Rizki Hidayat), 1 Februari 2026


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL