
Bola.net - Inter Milan akan menghadapi Real Madrid pada Grup D Liga Champions 2021/2022. Laga ini akan dihelat di Giuseppe Meazza, Kamis (16/09) dini hari.
Laga ini hampir bisa diprediksi bakal berlangsung seru. Pasalnya, baik Inter Milan maupun Real Madrid memiliki reputasi sebagai tim besar dengan jejak sejarah prestasi panjang di kancah sepak bola Eropa.
Pertandingan ini bakal menarik untuk disaksikan karena bakal menjadi ajang pertemuan dua pelatih beda generasi. Arsitek Inter Milan, Simone Inzaghi, akan beradu siasat dengan juru racik taktik Real Madrid, Carlo Ancelotti, yang merupakan seniornya di dunia sepak bola.
Ada sejumlah hal yang bisa menjadi catatan jelang pertemuan kedua pelatih beda generasi tersebut. Aapa saja catatan-catatan tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Ancelotti Lebih Dulu Masuk Dunia Kepelatihan

Beda generasi, Ancelotti masuk ke dunia kepelatihan jauh lebih dulu ketimbang Inzaghi. Pelatih yang kini berusia 62 tahun tersebut masuk ke dunia kepelatihan pada 1 Juli 1992, setelah gantung sepatu dari AC Milan. Waktu itu, ia menjadi Asisten Pelatih Timnas Italia.
Ketika Ancelotti sudah masuk ke dunia kepelatihan, Inzaghi masih menjadi pemain di tim junior Piacenza.
Inzaghi sendiri baru masuk ke dunia kepelatihan pada 1 Juli 2010, tak lama setelah ia memutuskan pensiun di Lazio dan gantung sepatu dari ajang sepak bola profesional.
Don Carlo Kenyang Asam Garam Dunia Kepelatihan
Lebih dulu masuk ke dunia kepelatihan, Don Carlo sudah kenyang asam garam di dunia kepelatihan. Pengalamannya tersebut jauh mengungguli pengalaman Inzaghi memimpin langsung anak asuhnya di lapangan hijau.
Sejauh ini, Don Carlo sudah melakoni 1133 laga bersama sepuluh klub profesional sepanjang kariernya. Sementara, Inzaghi baru memimpin langsung timnya dalam 340 laga.
Raihan Ancelotti Lebih Mentereng
Urusan raihan sepanjang menangani tim di level profesional, Ancelotti mengungguli Inzaghi. Sejauh ini, Don Carlo telah mengoleksi 2249 poin. Ini merupakan hasil 667 kemenangan, 308 hasil imbang, dan 218 kekalahan.
Rataan poin per pertandingan Don Carlo ada di angka 1,984 poin.
Sementara, dalam perjalanan kariernya, Inzaghi mengoleksi 635 poin. Ini merupakan hasil 193 kemenangan, 56 hasil imbang, dan 91 kekalahan.
Rataan poin per pertandingan Inzaghi ada di level 1,867.
Pertahanan Ancelotti Kokoh
Unggul soal rataan raihan poin, Ancelotti juga memiliki keunggulan lain dibanding Inzaghi. Anak asuh Don Carlo memiliki pertahanan lebih kokoh ketimbang besutan juniornya tersebut.
Dari 1133 laga, skuad besutan Don Carlo kebobolan 1085 gol. Artinya, rata-rata, dalam tiap pertandingan, gawang mereka kebobolan sebanyak 0,957 gol.
Di sisi lain, dalam 340 laga, tim asuhan Inzaghi kebobolan 448 gol. Artinya, dalam tiap laga, rata-rata, gawang mereka kebobolan 1,317 gol.
Serbuan Inzaghi Tajam

Kalah urusan kokohnya pertahanan, Inzaghi memiliki keunggulan sendiri dari Don Carlo. Skuad pelatih berusia 45 tahun ini memiliki rataan gol lebih baik ketimbang tim besutan seniornya tersebut.
Dari 340 laga, tim-tim besutan Inzaghi secata total mencetak 713 gol. Artinya, dalam tiap laga, rata-rata, tim yang ia latih mencetak 2,097 gol.
Di sisi lain, dari 1133 laga, tim-tim besutan Don Carlo secara total mencetak 2160 gol. Artinya, dalam tiap laga, rata-rata, tim besutannya mencetak 1,906 gol.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Solskjaer Bela Wan-Bissaka: Bukan Tekel Sembrono, Hanya Kurang Pengalaman
- Sukses Permalukan Barcelona di Camp Nou, Hari Yang Sempurna Buat Bayern
- 5 Alasan Liverpool Bakal Libas AC Milan: Keangkeran Anfield Hingga Masterclass Jurgen Klopp
- Solskjaer Dukung Lingard yang Bikin Blunder: Biasa Seperti Itu, Dia Akan Bangkit
- Barcelona Digasak Bayern Tiga Gol Tanpa Balas, Garcia: Skornya Tidak Adil
- MU Kalah Karena Blunder Jesse Lingard, Rio Ferdinand: Dia Bikin Kesalahan Besar!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Champions: Link Live Streaming Inter Milan vs Real Madrid di Vidio
Liga Champions 15 September 2021, 21:01
-
Karim Benzema: Saya Ingin Menangkan Ballon d'Or
Liga Spanyol 15 September 2021, 18:40
-
Januari, Milan dan Juventus Kompak Kejar Isco
Liga Italia 15 September 2021, 17:50
-
15 Pemain yang Pernah Membela Inter Milan dan Real Madrid, Hakimi Terbaru
Editorial 15 September 2021, 14:16
LATEST UPDATE
-
Lavani Tunjukkan Dominasi, Kalahkan Garuda Jaya 3-0 di Laga Perdana Proliga 2026
Voli 10 Januari 2026, 22:47
-
Rekor Sempurna Hansi Flick di Final Jadi Ancaman Real Madrid
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 22:38
-
Live Streaming Charlton vs Chelsea - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 10 Januari 2026, 20:00
-
Chelsea Tuntaskan Transfer Pertama di Era Liam Rosenior, Satu Gelandang Pergi
Liga Inggris 10 Januari 2026, 19:49
-
Phonska Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan Telak atas Falcons
Voli 10 Januari 2026, 19:36
-
Manchester United Siap Tikung Arsenal Demi Striker 17 Tahun
Liga Inggris 10 Januari 2026, 19:12
-
Jadwal Persib vs Persija di BRI Super League
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 18:20
-
Prediksi BRI Super League: Arema vs Persik 11 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 17:53
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persis Solo 11 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 17:49
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persija Jakarta 11 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 17:44
-
Hasil Persebaya vs Malut: Gali Freitas Borong Gol, Bajul Ijo Menang Tipis
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 17:39
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52






















KOMENTAR