
Bola.net - Thiago Motta memberikan evaluasi jujur atas performa Juventus usai tumbang dari Benfica dalam laga terakhir fase grup Liga Champions. Kekalahan ini membuat pelatih asal Italia itu mengakui bahwa timnya tampil di bawah standar dan tidak layak meraih kemenangan.
Motta menyebut Benfica bermain lebih baik, terutama di babak pertama. Meski Juventus mencoba bangkit di babak kedua, upaya mereka tidak cukup untuk membalikkan keadaan. Kini, fokus Motta adalah mempersiapkan tim untuk laga lanjutan Serie A kontra Empoli.
Pelatih berusia 41 tahun itu juga membahas cedera Pierre Kalulu yang memaksanya diganti lebih awal. Motta memuji Locatelli yang tampil solid meski tidak bermain di posisi andalannya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Juventus Bermain Buruk
Thiago Motta tidak mencari alasan untuk kekalahan Juventus dari Benfica. Dia mengakui bahwa timnya tidak menunjukkan performa terbaik sepanjang laga.
“Sepanjang pertandingan, kami jelas tidak layak menang. Mereka bermain lebih baik, terutama di babak pertama,” ujar Motta.
Di babak kedua, Juventus mencoba bermain lebih terbuka, tetapi upaya itu tidak cukup. Motta menegaskan bahwa timnya harus segera melupakan kekalahan ini dan fokus pada laga berikutnya.
“Kami harus me-reset dan mempersiapkan diri untuk laga Serie A melawan Empoli,” tambahnya.
“Kekalahan selalu menyakitkan. Kami tim besar dengan sejarah besar, dan saat kalah, tidak ada pembenaran. Kekalahan tetaplah kekalahan, dan untuk menang, kami harus tampil lebih baik selama 95 menit,” tegas Motta.
Meski harus melalui babak play-off, Motta tetap optimistis. Dia menyebut PSV dan Milan sebagai tim berkualitas tinggi, tetapi yakin Juventus akan siap menghadapi tantangan tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Blak-blakan Danilo Soal Kepergiannya Dari Juventus: Bukan Keputusan Saya
Liga Italia 30 Januari 2025, 18:53
-
Semoga Juventus dan AC Milan Tidak Bertemu Dulu di Playoff Liga Champions
Liga Champions 30 Januari 2025, 13:58
-
Siapa Calon Lawan Inter, Juventus, Milan, dan Atalanta di Liga Champions?
Liga Champions 30 Januari 2025, 13:29
-
Juventus Mengakui Sulitnya Melawan Benfica
Liga Champions 30 Januari 2025, 10:34
-
Juventus Memang Nggak Layak Menang
Liga Champions 30 Januari 2025, 10:31
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR